Berlindung di bawah Kuasa dan Kasih Tuhan

0
296

Oleh: Stefanus Widananta

Dengan kepak-Nya Ia akan melindungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung.

Mazmur 91;4

Setiap manusia pasti mendambakan rasa aman dan tenteram.

Untuk mendapatkan rasa aman ini seringkali manusia membutuhkan “pelindung”, entah itu orang yang berkuasa ataupun orang yang dianggap pintar.

Kesukaran hidup dan krisis finansial memang bisa menempatkan kita dalam posisi rawan bahaya, kita kehilangan rasa aman.

Kita merasa kehilangan satu demi satu apa yang kita anggap bisa menjamin masa depan kita.

Alkitab menceritakan mengenai Naomi, perempuan yang mencari perlindungan di tengah kesulitan hidup karena bencana kelaparan.

Bersama suami dan kedua anaknya, ia mengungsi ke tanah Moab demi mencari perlindungan dari bencana kelaparan.

Namun, bukan perlindungan yang dia dapatkan, melainkan kesusahan dan kepahitan hidup yang mendalam.

Suami dan menyusul kedua anaknya meninggal  dunia, menjadikan Naomi di posisi yang tidak aman, berstatus janda, orang asing dan tanpa keturunan, sepertinya masa depannya suram.

Tetapi kita melihat bagaima perlindungan Tuhan berlaku atasnya, perlindungan yang menaungi layaknya kepak sayap induk burung yang mendekap anak-anaknya.

Ayub juga mengalami kehilangan dan kepahitan hidup, satu persatu hilang dari kehidupannya, semua anaknya, lalu dia kehilangan hartanya dan juga kehilangan kesehatan fisiknya, namun Tuhan tidak pernah meninggalkan Ayub, Dia memulihkan Ayub, Tuhan memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu.

Pemazmur berkata, “Dengan kepak-Nya Ia akan melindungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok”.

Kepak dan sayap melambangkan kuasa dan kasih Tuhan yang merupakan perlindungan bagi kita dari hantaman badai kehidupan.

Tuhan Yesus memberkati.

Baca juga  SUKACITA DI SORGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here