Membangun Kasih Persaudaraan

0
1121

 

Oleh: Pdt. John Manopo

 

 

Peliharalah kasih persaudaraan! Jangan kamu lupa memberi tumpangan kepada orang, sebab dengan berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat.

…IBRANI 13:1-2…

 

 

 

Sobatku, kemampuan kita bergaul dengan orang lain merupakan salah satu tanda kedewasaan kita, Tuhan ingin mengajar kita bagaimana hubungan yang murni dan benar bisa kita kembangkan dalam hidup kita bersama sebagai anak-anak Allah.

 

Berada dalam keluarga Allah bukanlah usaha dan pilihan kita, tetapi anugerah Allah yang diberikan kepada kita karena kita menerima Yesus Kristus (Yoh 1:12).

 

Sebagai anak-anak Allah kita memiliki banyak saudara dan Tuhan ingin kita mengembangkan hubungan kita dengan mereka.

 

Perintah untuk memelihara kasih persaudaraan hanya mungkin bisa kita taati kalau kita memiliki hubungan yang dekat dan intensif dengan sesama orang Krsiten. Itu berarti kita harus berada pada sebuah komunitas rohani, yang kecil dan tidak berpindah-pindah.

 

Selain memiliki hubungan, memelihara kasih persaudaraan berarti juga ada tanggung jawab yang harus kita upayakan agar  hubungan itu bisa berkembang dengan sehat dan meningkat.

Ada komunikasi yang dikembangkan, ada saling mempedulikan dan saling menjaga agar tidak ada konflik yang terjadi dalam persaudaraan.

 

Berbagai perbedaan tidak menjadi hambatan untuk meningkatkan hubungan, tetapi justru memperkaya dan melengkapi satu sama lain.

 

Kita hrs mewaspadai hal-hal yang bisa merusak kasih persaudaraan kita sebagai anak-anak Allah, yaitu:

– Mentalitas independen (mau    bebas, tidak terikat, tidak mau diatur/dipimpin)

– Individualistis (berpusat pada diri sendiri, membangun isolasi sosial)

– Egois (hanya memikirkan kepentingan sendiri, tidak peduli dengan kepentingan dan perasaan org lain)

Baca juga  Kembali kepada Bapa, Masuk dalam Pesta Sorgawi

– Keangkuhan ( merasa dirinya paling benar, paling baik dan tidak butuh orang lain untuk mendukungnya bertumbuh).

 

Sobatku,  ayat 2 kita diajarkan bagaimana melakukan dengan konkrit kasih persaudaraan, yaitu memberi tumpangan. Dengan memberi tumpangan kita memposisikan orang lain sebagai saudara, bagian dari keluarga kita sendiri, bukan orang lain lagi.

 

Sobatku, hal ini semakin sulit dilakukan oleh orang-orang Kristen jaman sekarang ini, terutama di kota-kota  besar, tetapi bukan alasan untuk tidak melakukannya bukan?

Dengan melakukannya, firman Tuhan katakan bahwa kita sedang menjamu malaikat yang diutus Tuhan.

 

TUHAN INGIN KITA SEBAGAI ANAK-ANAK ALLAH, MENGEMBANGKAN HUBUNGAN  DENGAN KASIH PERSAUDARAAN.

 

Sudahkah kita melakukan kehendak Allah dalam hidup ini?

 

Renungkanlah…. !

 

Selamat Berkarya bagi Yesus dan jadilah Berkat bagi org lain.

…Tuhan Yesus Berkati…

**Rise and Shine Ministry**

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here