Pada Tuhan Kita Berlindung

0
1077

 

 

 

Oleh: Pdt. Stefanus Hadi Prayitno

 

Selamat Siang Saudaraku ..

 

Baca: Mazmur 11

 

“Pada TUHAN aku berlindung, bagaimana kamu berani berkata kepadaku: “Terbanglah ke gunung seperti burung!” (Mazmur 11:1)

 

Dalam suatu peperangan satu-satunya tempat yang paling aman adalah tempat perlindungan atau benteng perlindungan. Namun kita harus tahu secara persis seberapa kuat tempat perlindungan atau benteng perlindungan tersebut.

 

Dunia adalah medan peperangan karena setiap hari kita harus berjuang melawan hawa nafsu, berjuang untuk hidup benar, berjuang menghadapi badai persoalan, terlebih-lebih berjuang melawan penghulu-penghulu di udara dan roh-roh jahat di udara (Iblis), yang kesemuanya membutuhkan perjuangan yang tidak mudah.

 

Satu hal yang pasti adalah bahwa Tuhan berjanji kepada umat-Nya untuk memberikan jaminan kemenangan karena Dia adalah tempat perlindungan yang teguh.

 

Tetapi tidak semua orang akan beroleh perlindungan dari Tuhan, karena “TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus; TUHAN, takhta-Nya di sorga; mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia.” (Mazmur 11:4).

 

Semua tingkah laku atau perbuatan manusia (baik atau buruk) tidak ada yang luput dari pengamatan Tuhan. Seperti ada tertulis: “Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.” (Ibrani 4:13).

 

Tuhan memberikan jaminan perlindungan kepada setiap orang yang berhak untuk mendapatkan. Siapakah itu? Yaitu orang-orang yang hidup dalam ketulusan hati, “Sebab TUHAN adalah adil dan Ia mengasihi keadilan; orang yang tulus akan memandang wajah-Nya.” (Mazmur 11:7).

 

Di zaman sekarang ini sulit menemukan orang yang punya ketulusan hati karena banyak orang cenderung mementingkan diri sendiri, mengejar keuntungan dengan menghalalkan segala cara, bahkan kalau perlu mengorbankan orang lain. Di sisi lain hari-hari yang dihadapi orang-orang yang tulus hati sepertinya begitu berat dan seringkali diwarnai air mata, namun percayalah pada akhirnya orang yang tulus akan terpelihara hidupnya secara aman, karena Tuhan sendiri yang menjadi tempat perlindungan.

 

” *Perisai bagiku adalah Allah, yang menyelamatkan orang-orang yang tulus hati;” (Mazmur 7:11)*

Gembala Jemaat :

Pdt. STEFANUS HADI PRAYITNO.

Jesus bless you all n fam.

🤝🤴🙏🤝🤴🙏

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here