AKU AKAN MENCURAHKAN ROH-KU KE ATAS KETURUNANMU.  

0
701

 

 

Oleh: Pdt Martunas P. Manullang.

 

 

Selamat pagi dan salam damai sejahtera bagi kita semua. 

 

AKU AKAN MENCURAHKAN ROH-KU KE ATAS KETURUNANMU.

 

Inilah janji TUHAN, Allah satu-satunya yang akan melindungi dan menjaga umat-Nya, yang menebus dan menyelamatkan umat-Nya.

 

Itulah yang dinyatakan dalam ayat renungan hari ini, seperti tertulis pada Yesaya 44:3, yang selengkapnya berisi sbb: “Sebab Aku akan mencurahkan air ke atas tanah yang haus, dan hujan lebat ke atas tempat yang kering. Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas keturunanmu, dan berkat-Ku ke atas anak cucumu”.

 

Saat umat TUHAN dalam ketiadaan pengharapan akan masa depan, karena memang tidak ada lagi yang dapat diandalkan.

 

Saat itu keadaan mereka yang dalam pembuangan, dapat dikatakan tidak berdaya sama sekali. Tidak punya kekuatan apa pun, yang memungkinkan mereka kembali (pulang) ke Yerusalem, ke tanah Yehuda.

 

Ditinjau dari sosial politik, mereka adalah bangsa yang terjajah dan jauh dari kampung halaman.

 

Mereka adalah orang yang hidup “di negeri orang lain”, yang menguasai mereka, dan suatu kerajaan yang sangat besar dan kuat.

 

Lalu, bagaimana mereka dapat bernimpi atau berharap akan kembali lagi ke tanah leluhur mereka?

 

Di sinilah TUHAN, satu-satunya Allah yang hidup dan Maha Kuasa itu, menyatakan Diri melalui pesan-pesanNya kepada umat-Nya, sebagaimana disampaikan oleh nabi Yesaya.

 

Intinya, Allah, TUHAN Yang Mahakuasa itu sedang bekerja untuk umat-Nya. Jadi tidak ada alasan bagi umat-Nya, untuk takut mengenai hal apa pun.

 

Allah yang sudah berjanji untuk menyertai dan menuntun umat-Nya, dan yang pernah membawa nenek moyang mereka keluar dari Mesir, melewati padang gurun dan menghantar sampai ke Tanah Kanaan, yaitu Tanah Perjanjian, Dialah yang akan menyatakan kuasa-Nya kembali.

 

Dialah yang akan membawa pulang umat yang dikasihi-Nya ke tanah yang diperuntukkan bagi mereka.

 

Jika mereka percaya dan taat kepada TUHAN, jika mereka membiarkan Allah bertindak, mereka tidak perlu takut.

 

Bahkan, menurut ayat renungan hari ini, kepada umat-Nya dan keturunan mereka, Allah berjanji, akan mencurahkan Roh-Nya.

Dan tidak tanggung-tanggung janji Allah ini, bahkan sampai kepada keturunan mereka serta anak cucu.

 

Ini berarti, Allah sudah memberi jaminan akan  “penyertaan-Nya yang berkelanjutan” kepada keturunan dan generasi berikutnya.

 

Bagi kita, orang percaya yang hidup pada zaman ini, justru Firman TUHAN ini membawa bukan saja penghiburan dan penguatan, tetapi juga pengharapan yang hidup akan masa depan.

Masa depan yang pasti sangat menjanjikan.

 

Mengapa?

 

Karena TUHAN berjanji akan menyertai dan memberkati.

 

Hidup dan mengandalkan penyertaan TUHAN, hidup dan percaya sepenuhnya pada janji TUHAN, adalah suatu hidup yang berkemenangan.

Tidak lagi ada ketakutan.

Entah ketakutan sosial, ekonomi, politik, keagamaan, dan sejumlah ketakutan lainnya, apa pun itu.

 

Mengapa?

 

Karena kita sepenuhnya percaya, TUHAN pasti akan memenuhi segala kebutuhan kita. Dia akan menepati janji-janji-Nya.

 

Allah, TUHAN Yang Mahakuasa, adalah TUHAN yang tahu apa yang ada dan akan terjadi di depan kita. Dia adalah Allah yang berjanji akan memelihara, menuntun dan menyertai kita.

 

Dia adalah TUHAN yang selalu ada di depan kita, dan pasti akan menolong kita dalam menghadapi setiap masalah dan tantangan hidup yang ada di depan kita. Dia akan mencurahkan Roh-Nya dan juga berkat-berkat-Nya, kepada keturunan dan anak cucu kita.

 

TUHAN, Allah Yang Hidup, Dia adalah TUHAN dan Allah yang setia kepada kita semua.

 

Selamat beraktivitas di hari ini, Tuhan Yesus memberkati. Amin.

 

Pdt Martunas P. Manullang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here