Serahkanlah Semua Kekuatiranmu kepada Tuhan

0
1238

 

 

 

 

 

Oleh: P. Adriyanto

 

“Rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.”

*1 Petrus 5:7*

 

Beberapa waktu yang lalu, ada teman lama yang menyampaikan keluhannya via WA. Dia mengatakan bahwa akhir-akhir ini, dia kurang tidur karena selalu khawatir bahwa investasinya di bursa efek mengalami kerugian karena  kondisi IHSG yang eratik dan cenderung merosot akibat terdepresiasinya nilai rupiah terhadap u.s dollar, meningkatnya suku bunga, terorisme dan lain-lain.

Setiap orang pasti punya kekhawatirannya sendiri-sendiri. Orang lain merasa khawatir bahwa bisnisnya semakin memprihatinkan karena market share/pangsa pasarnya semakin menyusut karena semakin tajamnya persaingan di pasar. Yang lain lagi merasa selalu dihantui oleh penyakitnya yang semakin parah.

Tadi di TV juga diberitakan terjadinya keresahan para ibu-ibu yang prihatin karena semakin banyak situs-situs pornografi dan pornoaksi di internet yang meracuni anak-anak mereka yang tidak bisa mereka bendung. Ada laporan bahwa 80 persen dari anak-anak usia 9 – 12 tahun di Jabodetabek pernah mengakses situs-situs tersebut.

 

Kekhawatiran-kekhawatiran tingkat nasional yang melanda negara kita:

* Negara kita dalam darurat narkoba. Sebanyak 30 orang perhari meninggal karena narkoba.

 

* Korupsi yang terus berlangsung baik oleh para pejabat maupun oleh para kandidat pejabat pemerintah daerah/peserta Pilkada.

 

* Masalah membanjirnya tenaga kerja asing yang memboncengi pemberian pinjaman L.N.

 

* Radikalisme yang menyusup perguruan-perguruan tinggi, dan ancaman terorisme. Kapolri tadi juga mengingatkan agar kita lebih mewaspadai ancaman teroris pada bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

 

* Terjadinya bencana-bencana alam (banjir, tanah longsor, erupsi G. Merapi, dll)

 

Bila memikirkan kekhawatiran-kekhawatiran di atas, orang bukan hanya terkena stress tapi juga frustrasi dan depresi. Namun bagi kita yang percaya, kita harusnya tetap tenang karena Tuhan tidak tinggal diam bila melihat kita diliputi kegelisahan dan kekhawatiran sesuai dengan janji-Nya.  Tuhan berfirman bahwa kita boleh menyerahkan segala kekhawatiran kita kepada-Nya.

*”Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau!*

*Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.”*

*Mazmur 55:23*

Tuhan tidak pernah berubah akan janji-janji-Nya, mulai dari PL (Maz 55:23) sampai dengan PB

(1 Petrus 5:7) bahkan sampai saat ini dan selama-lamanya.

Kita tidak boleh takut menghadapi berbagai kejadian yang dapat menimbulkan keresahan dan kekhawatiran, karena Tuhan juga berjanji untuk senantiasa melindungi kita.

*”Sebab Aku ini TUHAN, Allahmu memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: “Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau.”*

*Yesaya 41:13*

Tuhan itu setia, Ia juga berjanji bahwa:

*”Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu.”*

*Yesaya 46:4*

 

Kita sungguh beruntung menjadi orang-orang pilihan-Nya. Apa lagi yang perlu kita resahkan dan khawatirkan? Yang harus kita lakukan adalah tetap menjaga iman kita. Adakalanya iman kita menjadi lemah bila menghadapi keadaan yang meresahkan yang terjadi bertubi-tubi, namun Tuhan mengundang kita yang letih lesu dan berbeban berat untuk datang kepada-Nya, karena Ia akan memberi kelegaan kapada kita (Matius 11:28).

Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here