Berjaga-jagalah Senantiasa

0
713

 

 

 

Oleh: Pdt. Anna Vera Pangaribuan

 

 

Selamat pagi untuk kita semua, kiranya kasih karunia dari Yesus Kristus menyertai kehidupan kita sekalian.

Markus 14:38,  Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah. ”

 

 

Di dunia ini, kita tidak tahu kapan kita akan mengalami Pencobaan/masalah, tetapi yang pasti ketika kita menghadapi masalah dan pencobaan, maka kita akan memohon pertolongan Allah melalui doa kita. Di dalam doa kita memperoleh ketenangan untuk menghadapi masalah dan Pencobaan yang kita hadapi. Hampir semua manusia mengalami masalah setiap waktu, secara khusus bagi jemaat Kristen yang mengalami pencobaan setiap harinya baik di dalam keluarga, masyarakat, pekerjaan dan gereja. Apalagi dalam rangka menyambut pesta demokrasi di tingkat kabupaten, kotamadya dan provinsi. Tentu jemaat mengalami tantangan dan pencobaan dari pihak-pihak yang ingin mendudukan seseorang menjadi pemimpin. Seberat apapun masalah yang terjadi saat ini di dalam kehidupan kita semuanya itu adalah kehendak Allah bukan kehendak manusia. Hanya saja bagaimana kita sebagai jemaat yang menghadapi masalah itu harus sepenuhnya berserah kepada Allah. Bukan menyepelekan masalah yang sedang terjadi.

 

Disini Yesus dan murid-muridNya berada di Getsemane, dimana Yesus ingin berdoa kepada Allah dan berserah diri sebab waktu penderitaan Yesus sudah dekat. Yesus mengatakan kepada murid-muridNya untuk tetap berdoa dan Berjaga-jagalah terhadap apa yang akan terjadi. Tetapi setelah Yesus selesai berdoa, Ia melihat murid-muridNya tertidur. Maka Yesus berkata: Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah. Hal ini ditegaskan oleh Yesus sebab daging atau dari sudut jasmani mereka adalah lemah dan tak berdaya untuk menghadapi akan masalah yang akan terjadi. Tujuan Yesus mengatakan itu adalah agar murid-muridNya tetap mempunyai sikap siap siaga dalam mengahadapi tantangan dan selalu berserah hanya kepada Allah saja. Tetapi mereka malah tertidur ketika menunggu Yesus yang sedang berdoa.

 

Saudaraku kekasih, sikap murid-murid Yesus juga ada di dalam pribadi kita saat ini. Dimana kita menyepelekan akan apa yang akan terjadi, padahal tanda-tanda yang diberikan oleh Yesus sudah jelas dan terang. Roh memang penurut tetapi daging memang lemah, maka dibutuhkan kesiapan untuk membentengi diri dari Pencobaan melalui sikap Berjaga-jaga dan berserah kepada Allah. Apalagi Pencobaan yang akan kita hadapi dalam waktu dekat ini, pesta demokrasi di daerah kita masing-masing. Apakah kita sudah menyerah diri akan apa yang akan terjadi pada waktu pesta demokrasi tersebut? Apakah sikap kita sudah menunjukkan sikap yang berjaga-jaga menghadapi pesta demokrasi dalam waktu dekat ini? Ingatlah sauadaraku, masalah selalu ada disekitar kita, namun bagaimana kita tetap bersikap Berjaga-jaga dan berserah kepada Allah. Ketika kita mampu berjaga-jaga dan berserah kepada Allah maka Pencobaan di dalam hidup kkta akan mampu kita hadapi. Amin.

 

Selamat beraktivitas untuk kita semua

Salam Marturia

Pdt.Dr Anna Ch Vera Pangaribuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here