Semangat yang Tak Pernah Padam

0
840

Oleh: Pdt. Stefanus Hadi Prayitno

 

 

Pada tahun 1878, Thomas Alfa Edison jatuh sakit karena kelelahan. Untuk menyehatkan diri dan mendapatkan ilham, Edison berlibur ke Rocky Mountains.

 

Saat berlibur itulah dia mendapatkan ide untuk mengembangkan eksperimen lampu pijar.

 

Dengan seluruh tim yang bekerja bersamanya, mulailah Edison membuat satu benda ganjil plus mustahil bernama lampu pijar.

 

Segera saja cibiran dan ejekan datang dari segala penjuru, tak terkecuali dari ahli-ahli elektro yang waktu itu cukup kondang namanya.

 

Edison dicap cari sensasi, menentang hukum elektro, kurang kerjaan dan orang gagal.

 

Kenyataan berbicara apa yang orang-orang hujatkan pada Edison benar.

 

Edison tak hanya gagal sekali dua kali, tapi ribuan kali. Orang yang membantunya bereksperimenpun sudah patah arang. Namun melihat keuletan Edison, mereka tetap setia membantunya.

 

Pada akhirnya Edison berhasil menemukan kawat halus PB yang tahan suhu tinggi untuk dicoba pada lampu pijarnya.

 

Akhirnya lampu pijar berhasil menyala dan tanggal 21 Oktober 1879 Edison berhasil mematahkan apa yang mustahil bagi ahli elektro pada jaman itu.

 

Edison mengajarkan kepada kita untuk jangan takut gagal dan mengucap syukur kepada kegagalan, karena itu membuat kita tahan uji.

 

Dengan mengalami kegagalan, kita akan semakin tahu di area mana harus berubah dan di area mana bisa mempertahankan karakter-karakter baik kita.

 

Edison sampai hari ini terkenal di dunia dan mendapat julukan raja penemu bukan dengan cara yang instan, namun dengan USAHA terus dan SEMANGAT yang tak pernah padam.

 

Dalam Alkitab pun mencatatkan 365 kata jangan takut.

 

Dalam setahun ada 365 hari, itu berarti TUHAN inginkan setiap harinya tidak ada rasa takut dalam diri kita.

 

TAK ADA HAL YANG MUSTAHIL BAGI ORANG YANG MAU TERUS BERUSAHA !!!

 

“Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana.”

(Amsal 24:16)

 

Semangat pagi…

Jesus bless You

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here