Hidup Berkemenangan di dalam Kristus

0
2058

Oleh: Stefanus Widananta

Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku, dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkankah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.

Yohanes 16:33

 

Hidup manusia di dalam dunia, memang tidak lepas dari masalah dan kesukaran, bahkan tidak sedikit yang mengalami penganiayaan,  bukan hanya secara fisik tetapi juga secara psikis dan sosial.

 

Paulus menggambarkan hidup ini sebagai gelanggang pertandingan atau perlombaan dan setiap peserta ingin memperoleh mahkota kemenangan.

 

Yesus mengatakan bahwa Dia telah mengalahkan dunia, artinya Dia telah menang atas dunia yang penuh dengan segala permasalahan, pertamyaannya adalah, bagaimana kemenangan Yesus menjadi kemenangan kita juga?

 

Tidak ada jalan lain kecuali kita menyatu dan melebur ke dalam Dia begitu rupa sehingga, kemenangan-Nya otomatis menjadi kemenangan kita juga.

 

Dalam buku, 365 anak tangga menuju hidup berkemenangan”, untuk bisa melebur harus ada kesediaan meninggalkan dan menanggalkan seluruh kedirian kita dan keakuan kita.

 

Bila Yesus tidak di dalam kita, kita tidak lebih daripada bejana tanah liat saja, tanpa nafas kehidupan dari Allah, manusa adalah debu tanah belaka, rapuh, rentan, rawan.

 

Tetapi apa yang terjadi ketika kekuatan Ilahi itu memasuki serta memenuhi bejana tanah liat itu? Kata Paulus, “Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit, habis akal, namun tidak putus asa, dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa”

 

Kita menjadi orang yang tahan banting, tidak cengeng, kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

 

Dan damai sejahtera akan menjadi milik kita bila kita ada dalam Kristus, tidak tergantung situasi dan kondisi dunia, karena dunia telah dikalahkan oleh Dia.

Baca juga  KEBERAGAMAN ADALAH ANUGERAH BUKAN MUSIBAH

 

Tuhan Yesus memberkati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here