Bahagia Orang yang Menantikan Tuhan

0
879

Oleh: Oscar Wirawan

 

 

Yesaya 40:31,Yesaya 30:18-23, Mazmur 25:3-14

 

“Tetapi orang-orang yang *menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru:*

mereka seumpama rajawali yang *naik terbang* dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan *tidak menjadi lesu*, mereka berjalan dan *tidak menjadi lelah.*

 

*Sebab itu TUHAN menanti-nantikan saatnya hendak menunjukkan kasih-Nya* kepada kita yg setia menantikan Tuhan.

 

*sebab itu TUHAN bangkit hendak menyayangi kita yang percaya kepada janjiNya*.

 

*Berbahagialah semua orang yang menanti-nantikan Dia!*

 

*Tuhan akan mengasihani kita, apabila kita berseru-seru kpd Tuhan;*

 

Pada saat *TUHAN mendengar teriak kita, Ia akan menjawab*.

 

*Pengajar kita tidak akan menyembunyikan diri lagi,* tetapi *mata kita akan terus melihat Dia,*

dan *telinga kita akan mendengar* perkataan ini dari belakang: *”Inilah jalan, berjalanlah mengikutinya,”* entah menganan atau mengiri.

 

*Kita akan sadar dan melihat betapa najisnya dosa-dosa kita*. Kita akan membuangnya seperti kain cemar sambil berkata: “Keluar!”

 

Lalu *TUHAN akan memberi hujan bagi benih yang baru* kita tabur di ladang, dan dari hasil tanah itu kita akan makan roti yang lezat dan berlimpah-limpah.

 

*Ya, semua orang yang menantikan Engkau takkan mendapat malu;* yang mendapat malu ialah mereka yang berbuat khianat dengan tidak ada alasannya.

 

Orang yang menantikan Tuhan akan selalu *mencaritahu jalan-jalan-TUHAN, berseru meminta petunjukkan Tuhan.*

 

*Doanya memohon Tuhan membawanya  berjalan dalam kebenaran-Nya*

 

*Berdoa memohon pengajaranNya*

 

*Sebab hatinya percaya Tuhanlah yang menyelamatkannya*

 

Karena itu ia setia *menanti-nantikan Tuhan sepanjang hari.*

 

*Ia mengingat segala rahmat-Nya dan kasih setia TUHAN*

 

Ia percaya kepada kasih setia Tuhan dan kebaikan TUHAN.

Baca juga  SUKACITA DI SORGA

 

TUHAN itu baik dan benar; sebab itu *Tuhan menunjukkan jalan kepada orang yang sesat.*

 

*Tuhan membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum*,

 

*Tuhan mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati.*

 

*Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran* bagi orang yang *berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya.*

 

Siapakah orang yang takut akan TUHAN? *Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya*.

Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan dan anak cucunya akan mewarisi bumi.

 

*TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.*

 

Amin. JBU.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here