Apakah Orang Kristen Tidak Boleh Menjadi Orang Kaya??

0
831

Oleh: P. Adriyanto

 

*Akar segala kejahatan ialah uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang  dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.*

*1 Timitius 6:10*

 

 

Anda pasti mengikuti berita penyitaan *Equanimity*, kapal pesiar mewah (yacht) seharga USD 250 juta (3. 5T) oleh kepolisian dan FBI di  perairan Benoa, Bali.

Pemiliknya adalah Jho Low (Low Taek  Jho) berusia 38 tahun, orang kaya termuda di Malaysia yang sampai saat ini menjadi buronan FBI sejak tahun lalu karena tersangkut mega korupsi dan pencucian uang.

 

Jho Low adalah contoh nyata, dimana orang yang mengejar kekayaan akhirnya menemui kesusahan. *He is the victim of his own success*

 

Tuhan tidak pernah melarang umat-Nya jadi kaya. Buktinya, Tuhan memberkati Abraham, Daud dan Ayub yang kaya. Namun, mengapa Tuhan mengatakan:

*”Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah.*

*Lebih mudah seekor unta melewati lubang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.”*

*Markus10:23~24*

Pernyataan Yesus di atas, memang berdasarkan fakta bahwa banyak orang kaya yang berat untuk meninggalkan dunia karena masih sayang terhadap hartanya.

 

*”Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.”*

*Matius 6:21*

 

Oleh sebab itu, Firman Tuhan berikut ini memberi nasehat kepada kita:

 

*¹ “Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman:” Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak meninggalkan engkau.”*

*Ibrani 13:5*

 

*² “Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah harta di surga; di surga ngengat dan karat tidak merusaknya dan pencuri tidak membongkar  serta mencurinya.*

Baca juga  DUNIA TERANCAM RESESI

*Matius 6:19~20*

 

Harta kekayaan adalah anugerah Tuhan. Asal kita berusaha dengan jujur dan berkenan kepada Tuhan, maka Tuhan senantiasa memberi hidup yang berkecukupan kepada kita.

Kita harus percaya bahwa Allah dapat menyediakan segala kebutuhan kita.

Amin.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here