Mari Melayani Tuhan dengan Tulus dan Cinta Kasih

0
1554

Oleh: Stefanus Widananta

 

 

Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.

Markus 10;45

 

Melayani Tuhan sebenarnya adalah suatu kehormatan yang diberikan Tuhan kepada kita, namun sayang banyak orang menolak untuk melayani Dia dengan berbagai alasan.

 

Di sisi lain banyak juga orang yang melayani Tuhan dengan motivasi tertentu, ada yang motivasinya ingin mendapat pujian, ada juga yang ingin mendapatkan sesuatu.

 

Tidak sedikit juga “hamba-hamba Tuhan” yang terkenal, justru inginnya dilayani dengan segala fasilitas yang “wah”, mereka sepertinya sudah lupa bahwa Yesus saja datang ke dunia bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani.

 

Kita perlu mengappresiasi mereka yang mau melayani jiwa-jiwa di pedesaan, di pelosok-pelosok yang minim fasilitas bahkan seringkali mereka harus bercocok tanam atau melakukan kegiatan lainnya untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.

 

Motivasi pelayanan mereka bukan semata ingin diberkati, melainkan seperti kata Paulus, “Mereka ini memberitakan Kristus karena kasih”.

 

Paulus sendiri merupakan pelayan Tuhan yang patut kita teladani, dia mengatakan, “Perak atau emas atau pakaian tidak pernah aku ingini dari siapapun”, dia tidak menuntut apa-apa dan dia juga mengatakan, “Kamu sendiri tahu bahwa dengan tanganku sendiri aku telah bekerja untuk memenuhi keperluanku dan keperluan kawan-kawan seperjalananku”

 

Lewat teladan Paulus, kita bisa belajar bagaimana seharusnya sikap kita dalam melayani Tuhan, ingatlah kalau Tuhan masih memberi kesempatan bagi kita untuk melayani Dia, itu adalah suatu anugerah

 

Tuhan Yesus memberkati.

Baca juga  Usaha yang Berhasil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here