Tuhan Sumber Keselamatan, Pengharapan dan Kekuatan Kita

0
1145

Oleh: Pdt Martunas P. Manullang

 

 

Selamat pagi dan salam damai sejahtera bagi kita semua.

 

TUHAN YANG KUPERCAYA, SELAMATKANLAH AKU. Itulah yang senantiasa menjadi inti seruan, doa dan permohonan setiap orang percaya, saat menghadapi berbagai pergumulan, tantangan dan ancaman dalam hidupnya. Mengapa? Karena baginya, TUHAN, yaitu ALLAH sumber keselamatan itu, benar-benar  dipercayai sebagai  ALLAH yang “melepaskan”, “melindungi” dan bahkan “menyelamatkan.”

 

Renungan hari ini tertulis dalam Mazmur 31:3: “Sendengkanlah telinga-Mu kepadaku, bersegeralah melepaskan aku! Jadilah bagiku gunung batu tempat perlindungan, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku!”

 

Ini adalah doa orang percaya. Doa penuh percaya dan benar-benar memohon pertolongan TUHAN. Ia berada dalam situasi yang gawat atau sangat kritis. Kalau TUHAN tidak segera datang menolongnya, maka dia akan hancur dan binasa.

 

Pendoa sebagai orang percaya, benar-benar menunjukan bahwa dia berlindung pada kasih setia Allah. Dia “mengenal Allah”, dia “percaya penuh” kepada Allah. Percaya kepada keadilan dan kesetiaan-Nya.

 

Itu sebabnya, apa pun yang dihadapinya, bagaimana pun pengalamannya, namun satu hal yang pasti baginya adalah ADA TUHAN YANG DIPERCAYAI. TUHAN ITU ADALAH SUMBER KESELAMATAN. TUHAN YANG MAHA PENGASIH. Karena itulah, di sini, pengharapannya murni diarahkan, disandarkan, dan ditumpahkan, hanya pada TUHAN. Isi doanya singkat, agar Tuhan mendengarnya dan segera melepaskannya.

 

Jika kita bertanya, apakah Tuhan itu menjawab doanya? Jawabnya:YA. Itu sebabnya, dalam rasa syukur dan penuh sukacita ia memuji TUHAN atas kebaikan-Nya. Dan mengajak kepada setiap orang yang mengalami kasih setia TUHAN itu, untuk mengasihi TUHAN dan dengan teguh berpengharapan hanya pada TUHAN (31:24,25).

 

Apa artinya ayat ini bagi kita orang oercaya yang hidup di zaman ini? Jawabnya sederhana. Bahwa kita ini HANYA AMAN DALAM TANGAN TUHAN. AMAN DALAM LINDUNGAN TUHAN. Karena itu, apa pun yang terjadi, marilah kita tetap belajar memercayakan diri sepenuhnya kepada Allah. Kepada kasih setia, keadilan dan perlindungan-Nya. Apa pun pergumulan dan pengalaman hidup kita, marilah tetap tekun berdoa dan mencurahkan (menumpahkan) isi hati kita kepada TUHAN.

Baca juga  100 Tahun HKBP di Tanah Rantau

 

Kepada-Nya sajalah kita percaya dan berlindung. Kepada-Nya sajalah kita menaikkan doa dan permohonan. Kepada-Nya sajalah kita menujukan pandangan mata kita. Hanya Dialah sumber kekuatan, penghiburan dan pengharapan kita. TUHAN SUMBER KESELAMATAN. TUHAN DAPAT DIPERCAYA.

 

Selamat beraktivitas di hari ini. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Pdt Martunas P. Manullang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here