Jangan Keraskan Hatimu

0
1524

Oleh: Pdt. Anna Vera Pangaribuan

 

 

Selamat pagi untuk kita semua, kiranya kasih karunia dari Yesus Kristus menyertai kehidupan kita sekalian.

 

Ibrani 3:15, Tetapi apabila pernah dikatakan: “Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman”

 

 

Orang percaya pasti akan haus akan nasihat dari firman Allah yang diberitakan melalui kebaktian di Gereja, lingkungan dan kebaktian rumah tangga. Bahkan orang percaya akan selalu hidup dari mendengar dan merenungkan firman Allah setiap harinya. Disamping itu, bukan berarti orang percaya tidak mempunyai tantangan yang luar biasa, melainkan tantangan itu semakin luar biasa ketika orang percaya semakin dekat dengan Yesus Kristus. Mendengar dan melakukan firman Allah adalah satu keharusan yang akan terjadi didalam pribadi orang percaya, ibarat kebutuhan manusia setiap harinya harus diberikan asupan gizi melalui makanan dan minuman. Jika ini tidak dilakukan maka akan ada serangan pada tubuh berupa sakit yang dapat mengancam ketahanan tubuh kita. Begitu juga dengan asupan firman Allah di dalam hidup kita, jika kita mendengar firman Allah hendaklah jangan keraskan hatimu di dalam kegeraman.

 

Paulus mengingatkan orang-orang Yahudi akan firman Allah di dalam perjanjian lama. Di dalam perjalanan umat Allah di padang gurun mengalami tantangan yang luar biasa. Pada awalnya mereka mendengar firman Allah dan Allah menjadi penuntun mereka. Tetapi di dalam perjalanan ada saja godaan bagi mereka untuk meninggalkan Allah.  Hal ini jelas terjadi pada hati umatNya yang menjadi keras seperti dalam kegeraman. Lalu Allah murka atas umatNya di Padang gurun. Paulus tidak mau orang Yahudi melakukan dan mengalami hal yang sama seperti umat Allah pada waktu itu. Firman Allah yang didengarkan hendaklah diyakini dan dilakukan, sebab itulah yang menjadi tuntunan hidup kita, arahan hidup kita, dan terang di dalam hidup kita.

Baca juga  FIRMAN YANG MENJADI MANUSIA

 

Saudaraku kekasih, ada banyak ilmu pengetahuan yang kita ketahui saat ini, ada banyak teknologi yang dapat membantu kita saat ini, ada begitu banyak  yang dapat memberikan kita penghiburan. Tetapi hanya firman Allah yang kekal untuk menuntun kita ke dalam kehidupan yang kekal. Ada berapa banyak yang mempunyai status di kartu tanda penduduk sebagai warga Kristen tetapi sikap dan tingkah lakunya masih jauh dari sikap Kristiani. Orang Kristen adalah orang yang percaya akan Yesus Kristus tentunya memiliki jiwa yang rindu mendengar firman Allah. Secara bukti saat ini bahwa orang Kristen sudah menurun tingkat mendengarkan firman Allah di gereja, di lingkungan, dikeluarga. Buktinya adalah dari seluruh jumlah kepala keluarga disatu gereja, yang hadir di dalam ibadah di gereja rata-rata hanya 50% dari jumlah jemaatnya. Itu artinya masih ada setengah lagi yang tidak mau mendengar dan malas mendengar firman Allah di gereja. Padahal tugas kita adalah selalu mendengar nasihatnya agar tetap kuat dan tangguh menghadapi tantangan. Oleh karena itu, janganlah keraskan hatimu dengan kegeraman tetapi lembutkanlah hatimu untuk menerima firman Allah didalam hidupmu. Amin

 

HAPPY DAY

 

Selamat beraktivitas untuk kita semua

Salam Marturia

Pdt. Anna Vera Pangaribuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here