Mari Hitunglah Berkat Tuhan

0
1772

Oleh: Pdt. Anna Vera Pangaribuan

 

Saudara-saudaraku yang dikasihi Tuhan.

Nas khotbah Minggu Estomihi Tgl 11 Februari 2018: Kejadian 12:1-9.

 

 

Seorang anak yang buta sejak lahir berani terus berjalan karena percaya kepada ayahnya menuntun dia dengan penuh kasih sayang. Sehingga, sekalipun ia tidak tahu kemana tujuannya tetapi ia percaya kepada ayahnya akan membawa dia ketempat yang aman. Percaya artinya betapa kepercayaan itu sungguh amat penting dalam perjalanan hidup.

 

Kepercayaan kepada siapa yang kita tunjukkan selama ini? Kalau anak yang buta tadi menaruh kepercayaan kepada ayahnya akan membawa dia ketempat yang aman. Hal ini juga bisa kita gambarkan bahwa seseorang menaruh kepercayaan kepada orang lain karena dapat menjaga, memelihara, mendukungnya, memberi keamanan, kesejahteraan, dan kehidupan seutuhnya.

Gambaran tersebut dapat kita lihat dalam kisah perjalanan hidup dari Abraham yang dikenal sebagai Bapa orang percaya. Allah memberi jaminan kehidupan baginya ketika ia menaati perintah Allah.

 

Jaminan kehidupan yang diberikan Allah kepada Abraham bukanlah sesuatu yang mudah sekali diterimanya begitu saja oleh Abraham karena jaminan itu boleh dapat dilihat dari sudut mata kepala; karena konsekuensinya, ialah meninggalkan kampung halaman, keluarga, kebudayaan, bahkan tempat yang akan diberikan oleh Allah kepada Abraham dan keturunannya adalah tempat yang sudah dihuni orang Kanaan , dimana suatu bangsa yang secara terus menerus menjadi antagoni bagi Israel.Mengapa Allah memerintahkan Abraham untuk meninggalkan kota Ur dan memberi Kanaan?

 

1. Kota Ur adalah kota yang tidak mengenal Tuhan melakukan penyembahan berhala, di samping itu tanah makmur /merdeka.

2. Kanaan adalah sebuah daerah subur yang akan menjadi sebuah bangsa yang berpusat kepada Tuhan. Kanaan menjadi titik penting bagi sejarah kehidupan Israel dan kebangkitan kekristenan.

Baca juga  PENANTIAN MEMBUAHKAN PENGHARAPAN

 

Oleh karena itu apa yang mendorong Abraham mengikuti panggilan/perintah Allah itu dan respon Abraham terhadap panggilan Allah:

1. Iman percaya Abraham menjadi DASAR melakukan rencana panggilan Allah

2. Iman/ kepercayaan Abraham menjadi DASAR menerima janji/ jaminan Allah sebagai menggerakkan perjalanan Abraham ke depan

3. Abraham mendirikan mezbah di Kanaan sebagai tanda penyerahan diri kepada kehendak Allah.

 

Apakah isi Janji atau jaminan Allah kepada Abraham sehingga hal itu yg dia pegang dgn teguh selama menjalani kehidupan?

1. Menjadi bangsa yang besar

2. Membuat kemakmuran dan kemahsyuran

3. Engkau akan menjadi berkat

4. Memberkati orang yang memberkati engkau, mengutuk orang yang mengutuki engkau

5. Semua kaum dimuka bumi ini akan mendapat berkat.

 

Saudara-saudariku,

Apa yang dapat kita maknai dari khotbah ini sesuai dengan konteks kita dewasa ini?

 

1. Mengimani janji/jaminan Allah:murni dengan sepenuh hati (Mazmur 12:7-8a Janji Tuhan adalah yang murni bagaikan perak yang teruji…Engkaulah ya Tuhan yang akan menepati janjinya). Mengimani janji Allah itu membutuhkan kesetiaan, kepatuhan, pengorbanan tanpa sedikitpun keraguan. Seperti kisah seorang anak kecil yang buta itu menaruh percaya pada ayahnya.Demikian orang percaya hendaklah mengimani janji Allah itu walau diperhadapkan banyak tantangan dan konsekuensi. Bagaimana kita bisa memenangkan tantangan atau kesulitan bahkan konsekuensi ditengah perjalanan hidup???

 

1.Menaati firman Allah yakni meninggalkan masa lalu/zona aman untuk mengikuti Kristus saja. Di dalam ketaatan ada unsur pergumulan, menyangkal diri (Luk 9:23) dan hidup baru (2 Kor 5:17)

2. Fokus pada janji Tuhan dan kesetiaan Tuhan bukan fokus pada keadaan sekarang yg sedang dihadapi : kesukaran hidup sampai-sampai berbeban berat (Mat 11:28-30).

Baca juga  PENANTIAN MEMBUAHKAN PENGHARAPAN

 

3. Apakah kehadiran kita sudah menjadi berkat bagi orang lain? atau masih kurang cukupkan berkat itu pada diri kita?

Kristus datang telah membawa berkat yang universal yakni keselamatan bagi manusia.  Sebagaimana topik Minggu ini adalah diberkati untuk menjadi berkat. Kita adalah orang-orang yang sdh diberkati Tuhan dan inilah waktunya utk pergi membawa berkat.Hitunglah berkat Tuhan maka kita akan kagum oleh KASIHNYA.

 

4. Berpikir positif dalam setiap peristiwa baik atau buruk. Antony de Mello  mengatakan mari belajar untuk mengatakan “ya” terhadap setiap peristiwa dalam hidup kita. Ya berarti menerima tanpa syarat segala sesuatu yang direncanakan Tuhan dalam hidup ini. Pada saatnya nanti kita akan dapat melihat berkat-berkat yang tersamar dalam berbagai peristiwa di kehidupan kita, karena Tuhan bekerja dengan caraNya yang misterius yang tidak terselami oleh keterbatasan akal kita. Amin

 

SELAMAT MERAYAKAN BERKAT TUHAN

 

SALAM MARTURIA

Pdt.Dr.Anna Ch.Vera Pangaribuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here