Tuhan Memberi Kita  Kekuatan  Agar Kita Mampu Menghadapi Ketakutan dan Kekuatiran

0
713

Oleh: P. Adriyanto

 

“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.”

*Filipi 4:13*

 

 

Dunia semakin dilanda dengan ketidakpastian (uncertainties) yang disebabkan karena perubahan teknologi, kondisi alam yang ekstrim, trend perubahan ekonomi/sosial/politik dan budaya serta perilaku manusia.

Dalam menghadapi ketidakpastian ini, pebisnis berusaha menyiapkan strategi yang didasarkan pada hasil “what if analysis* yakni analisis yang didasarkan pada asumsi atau berandai-andai:

* bagaimana seandainya apresiasi u.s dollar terhadap rupiah terus meningkat.

* bagaimana seandainya terjadi *disruption*yang lebih cepat.

* bagaimana seandainya bila persaingan dengan produk asing semakin meningkat,

dan banyak lagi pengandai-andaian yang lain.

 

Puji Tuhan, kita tidak perlu takut dan khawatir terhadap berbagai ketidakpastian, sehingga kita tidak perlu  melakukan what if analisis seperti di atas, atau mencari fortune teller/peramal untuk mengetahui nasib kita dan upaya untuk menangkal potensi nasib buruk yang akan menimpa.

 

Sesungguhnya rasa khawatir adalah merupakan dosa dan  pencobaan yang tidak mudah kita hindari.

Namun, kita selalu dikuatkan oleh-Nya.

*”Tuhan adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? Tuhan adalah benteng hidupku, terhadap siapakah  aku harus gemetar?”*

*Mazmur 27:1*

Kita harus beriman dan yakin bahwa kita sanggup menghadapi berbagai kettdakpastian karena Tuhan senantiasa membentengi kita.

 

Apapun yang terjadi dan yang akan terjadi di luar sana, tidak akan sanggup mengalahkan kuasa Tuhan yang ada di dalam kita. Kristus Yesus adalah kekuatan bagi kehidupan kita.

 

Tuhan selalu menyertai kita, oleh sebab itu tidak seharusnya kita takut atau khawatir akan apapun.

 

*”Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau  dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.*

*Yesaya 41:10*

 

Bila kita tidak percaya akan janji-janji Tuhan, maka hidup kita terasa terbelenggu dan akan semakin melemahkan iman kita.

Amin.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here