Upah Sebagai Pemenang

0
471

Oleh: Pdt. Anna Vera Pangaribuan

 

Syalom untuk kita semua, kiranya kasih karunia dari Yesus Kristus menyertai kehidupan kita sekalian.

 

 

Wahyu 2:7b, Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Allah.

 

 

 

Perjalanan hidup adalah sebuah tantangan yang pasti, mencakup seluruh atas kehidupan di dunia ini. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa, mulai dari orang miskin hingga orang yang kaya, mulai dari yang berpendidikan sampai orang yang jenius, dan lain sebagainya. Jika kita melihat tantangan yang formal di dalam hidup kita itu merupakan hasil karya manusia untuk mengantarkan kita kepada kehidupan yang sejahtera, berakhlak, dan berkarakter. Tetapi disamping itu, ada juga tantangan yang tidak formal di dalam kehidupan kita ini untuk meneguhkan iman kita di dunia ini memenangkan jiwa kita dari belenggu dosa. Itulah tantangan yang paling besar dalam kehidupan kita, bagaimana memenangkan jiwa dari belenggu dosa? Tentu hanya mendengar dan melakukan firman Allah saja kita dapat dimampukan dan dikuatkan. Tentu kemenangan ini bukan hanya sekedar ucapan atau apresiasi dari pihak gereja atau dari Pendeta tetapi Allah sendiri akan memberikan kesempatan makan buah dari pohon kehidupan Yang ada di taman Firdaus.

 

Kitab Wahyu pasal dua ini mengisahkan pengulangan janji Allah kepada jemaat yang setia mengikuti Dia. Setia mendengar dan melakukan firman Allah akan membuktikan yang dikatakan di pasal tujuh ini: Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Allah. Mendengarkan apa yang dikatakan oleh Roh, menggambarkan bahwa jemaat sudah menerima pemahaman tentang Roh dari Allah yang diberikan oleh Allah ke dunia ini untuk menuntun manusia. Ketika kita dapat menjadi pendengar yang baik dan pelaku yang baik akan firman Allah maka kita akan makan buah dari pohon kehidupan yang ada di taman Firdaus Allah. Itulah yang akan membuktikan kita telah menang melawan godaan si iblis dan pengaruh dari kejahatan.

Baca juga  Yang Diperkenan Allah

 

Saudaraku yang kekasih, sering sekali kita melihat dan menyaksikan kejahatan di televisi, surat kabar, dunia sosial dan media lainnya. Hal ini membuat kita semakin kuatir untuk menyatakan kebenaran dan berbuat baik, sebab kejahatan tidak melihat kebenaran dan perbuatan baik yang kita lakukan. Tetapi melalui firman Allah pada hari ini kita diingatkan untuk menang melawan godaan dan cobaan melalui kesetiaan dan keberanian kita melakukan firmanNya di dalam hidup kita. Melawan godaan dan cobaan itu semua tidak serta merta  menggunakan kekuatan fisik, otot, dan pikiran, tetapi mintalah kuasa Roh Kudus untuk menolong kita dan memampukan kita melawannya. Semoga kita selalu menang melawan godaan dan cobaan dari si jahat dan si iblis. Amin

 

 

Salam Marturia

Pdt. Anna Vera Pangaribuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here