Sukacita dan Ketenteraman dalam Kesesakan

0
1546

Oleh: Christian T

 

*Renungan BGA ( Baca Gali Alkitab )*

 

*Bacaan : Mazmur 4*

 

*Syalom, sahabat-sahabat setia BGA  yang terkasih dalam Kristus Yesus,*

 

Dapatkah kita bersukacita cita, tertawa riang, dan tidur dengan tenteram di tengah kesesakan yang sedang kita alami ?

 

Secara normal jawabannya tidaklah mungkin, apalagi dapat tidur dengan nyenyak dan tenteram. Mungkin kita bisa dikatakan sedang gangguan jiwa dan stress. Saya pernah mengalami depresi berat sehingga bermingu-minggu dan bahkan berbulan-bulan tidak dapat tidur dengan nyenyak, selalu terjaga dan mata ini dipaksakan terpejam namun pikiran terus bekerja. Tubuh ini sudah seperti mayat hidup, dan saya rasanya ingin mati saja. Dalam kesesakan itu sulit mendapatkan sukacita dan kenyamanan batin. Namun Puji Tuhan berkat dukungan  keluarga, khususnya istri persoalan  dapat diselesaikan satu persatu  dan dapat kembali hidup normal, namun masih dalam proses perjuangan. Puji Tuhan juga, pada tahun lalu tepatnya pada pertengahan bulan Juni, saya mengalami mukjizat Tuhan secara mendadak saya dapat berkumpul kembali bersama keluarga setelah beberapa bulan lamanya terpisah. TUHAN telah mendengar doa saya dan keluarga.

 

*Sahabat BGA yang terkasih dalam Yesus,*

Demikian dalam perenungan Kitab Mazmur pasal 4 ini Daud mengalami kesesakan (2c),yakni menghadapi musuh dari luar dan dari dalam lingkungan keluarganya sendiri. Di dalam kesesakan ini Daud menaikkan doa permohonan minta pertolongan TUHAN. Daud sungguh menjalin hubungan yang erat dengan TUHAN. Daud sangat mempercayai TUHAN.

 

Oleh sebab itu Daud berkata bahwa TUHAN memberikan sukacita lebih daripada mereka yang kelimpahan gandum dan anggur, serta  dia dapat tidur dan diam dengan tenteram dan aman.

 

Baca juga  Jangan Takut. Allah Selalu Hadir bagi Kita

*Sobat yang terkasih,* jikalau ada diantara kita yang masih bergumul dengan berbagai masalah yang membuat kita sesak, tidak ada sukacita dan sulit tidur. Kita diserang dari berbagai penjuru arah, sehingga membuat kita putus asa dan rasanya mau mati saja.

 

Sobat, Ingatlah selalu bahwa ada TUHAN yang selalu melihat, memperhatikan, mengawasi, mendengar, dan siap mengulurkan tangan-Nya asalkan kita mau selalu menjalin hubungan yang erat dengan TUHAN, selalu mencari wajah-Nya dan memohon pertolongan-Nya.  Jikalau TUHAN berkenan kepada Daud dan menjawab doanya, niscaya TUHAN juga melakukan hal yang sama kepada kita, umat kesayangan-Nya dan biji mata-Nya. Sungguh kita berharga di mata TUHAN.

 

*” Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya ” ( 1 Kor 10:13 )*

 

*” Sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu; engkaulah yang dipilih oleh TUHAN, Allahmu, dari segala bangsa di atas muka bumi untuk menjadi umat kesayangan-Nya ” ( Ul 7:6 )*

 

*” Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: ” ( 1 Pet 2:9 )*

 

Tuhan Yesus memberkati

 

*SOLI DEO GLORIA*

 

Salam dan doa

Christian T

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here