Jangan Kuatir, Serahkanlah Hidupmu kepada Tuhan!

0
932

Oleh: Stefanus Widananta

 

Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata; Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?

Matius 6;31

 

Memasuki tahun yang Baru bukan hanya dipenuhi harapan baru, tetapi juga kekuatiran baru, apalagi melihat dunia yang semakin kacau, terorisme terjadi di mana-mana, kekerasan atas nama agama semakin banyak terjadi, belum lagi persaingan semakin ketat dan hidup semakin sulit.

 

Memang mudah mengatakan “jangan kuatir”, kalau hidup kita berkecukupan, kalau lingkungan di sekitar kita aman dan tenteram, namun bagi orang yang hidupnya pas-pasan, bagi orang yang tinggal di daerah konflik, tentu tidak mudah.

 

Dalam khotbah, “Jangan kuatir, dikatakan bahwa kuatir itu manusiawi dan tanda bahwa kita masih mempunyai kepedulian, sayang, kasih, cinta.

Kita merasa kuatir tentang anak kita yang belum pulang lewat tengah malam, kita tentu kuatir dan itu tidak salah, justru tanda bahwa kita mengasihi dan mencintai anak kita.

Kita kuatir akan masa depan bangsa dan negara kita, karena kita melihat banyak ormas, tokoh-tokoh garis keras yang mencoba menggoyamg kesatuan dan persatuan nasional kita, bukankah itu berarti kita memiliki kepedulian akan bangsa dan negara kita?

 

Namun, perlu diingat, yang Tuhan tekankan adalah kuatir pada tempatnya, yang proporsional, jangan sampai kita dikuasai oleh kekuatiran, “Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta pada jalan hidupnya?”

Kuatir itu wajar, namun , tetapi hidup dikuasai kekuatiran tidak menolong apa-apa, bahkan sangat merugikan

Kunci agar tidak dikuasai kekuatiran, “Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya dan Ia akan bertindak

 

Tuhan Yesus memberkati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here