Apakah Harapan Anda Pada Tahun 2018??

0
1238

Oleh: P. Adriyanto

 

 

 

” Pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam kita, oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. ”

*Roma 5:5*

 

Para eksekutif perusahaan dan rata-rata setiap orang pasti mengharapkan hal-hal yang lebih baik dan kesuksesan pada tahun yang baru. Mereka menyusun daftar harapan *(wish list)* disertai doa agar Tuhan memberkati dan mengabulkan harapan-harapan mereka.

Harapan mereka beraneka ragam mulai dari kesembuhan dari penyakit, jodoh, rezeki yang semakin bertambah, pertumbuhan perusahaan, dan lain-lain. Di samping itu ada harapan lain yang negatif seperti lolos dari jeratan hukum karena korupsi, agar perselingkuhannya aman, dan lain-lain.

 

Ada yang pergi ke rumah ibadah, ke gunung Kawi, ke dukun dan ke kuburan keramat minta kaya dan ada pula yang pergi ke orang pintar minta naik jabatan. Ada yang mendatangi tukang ramal (fortune teller) untuk diramal bagaimana nasib mereka pada tahun yang baru.

 

Bagaimana dengan kita?

Tuhan memperingatkan kita untuk tidak mengandalkan orang-orang seperti itu.

*”Beginilah firman TUHAN:  terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri dan yang hatinya menjauh dari TUHAN. “*

*Yeremia 17:5*

 

Tuhan tidak akan membiarkan kita berjuang sendiri dan Dia sanggup memberi pengharapan seperti yang kita inginkan bahkan sebelum kita memintanya.

Roh kita berdoa untuk kita dan membantu mengatasi kelemahan-kelemahan kita (baca Roma 8:18~29).

Kita harus yakin bahwa Kristus adalah dasar dari pengharapan – 1Timotius1:1.

 

Ada sebagian orang yang tidak merasa punya harapan karena depresi berat dan sudah apatis terhadap kehidupan, sehingga orang-orang ini cenderung bersikap status quo. Padahal Tuhan berfirman:

Baca juga  Yang Diperkenan Allah

*”masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang”*

*Amsal 23:18*

 

Jadi, sebagai pengikut Kristus, kita harus tekun berdoa dan menyampaikan harapan-harapan kita dengan sukacita kepada-Nya.

*”Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan*

*dan bertekunlah  dalam doa!”*

*Roma 12:12*

 

Ada pengharapan yang sering kita lupakan:

“pakailah hidupku Tuhan selagi aku masih kuat, sehingga hidupku  bisa jadi berkat bagi banyak orang”

Itulah inti dari lirik pujian di bawah ini.

Selamat menyongsong tahun baru 2018, tahun yang penuh pengharapan, dengan penuh sukacita.

Amin.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here