Pdt. Weinata Sairin: Yang Tahan untuk Bertahan akan Menang

0
670

 

 

 

“Perficit, qui persequitur. Yang berhasil adalah dia yang terus bertahan.”

 

Kata “berhasil” atau “sukses” adalah sebuah kata yang menjadi sumber motivasi bagi seseorang tatkala ia mesti berjuang untuk mencapai sesuatu. Seorang ayah atau ibu yang melepas anaknya untuk mengadapi ujian, ujian apapun dan pada level apapun atau melaksanakan tugas yang berat, acapkali selalu mengucakan kata-kata “semoga engkau berhasil”. Bahkan seringkali ayah dan ibu mengajak anaknya berdoa kepada Tuhan sebelum sang anak berangkat menjalankan tugasnya. Istri atau suami acapkali juga melakukan hal yang sama, tatkala suami/istri akan menjalankan tugas dan tanggungjawab yang berat maka sang istri/suami akan mengajak lebih dulu berdoa sebelum suami/istri berangkat menunaikan tugasnya. Kesemua realitas itu menyatakan dengan jelas bahwa seseorang, siapapun dia, apapun kapasitasnya dan latar-belakangnya, sangat mendambakan keberhasilan dalam pelaksanaan tugas. Dari pengalaman empirik kata “berhasil” atau “sukses” sering juga menimbulkan semacam beban utamanya bagi para atlet yang akan berjuang di medan laga.

 

Apa pengalaman dan pendapat para tokoh tentang keberhasilan? Henry Ford memberikan saran agar seseorang berhasil itu demikian: “Sebelum melakukan segala sesuatu yang lain persiapan adalah merupakan rahasia keberhasilan”. Orang besar seperti Nehru menyatakan : “Keberhasilan biasanya datang kepada orang-orang yang berani dan bertindak; jarang datang kepada orang yang malu-malu yang takut dengan segala konsekuensinya. Kita bermain diatas panggung yang tinggi. Bila kita mencari cara untuk mencapai hal-hal yang besar itu hanya bisa dilakukan dengan melalui bahaya yang besar”.

 

Pengalaman dan para tokoh tentang bagaimana menggapai sebuah keberhasilan bukanlah sebuah “rumus standar”. Artinya jika kita melakukan proses seperti itu kita juga akan berhasil. Kesemua pengalaman orang besar itu bisa menjadi acuan dan inspirasi bagi setiap orang dalam perjuangannya mewujudkan keberhasilan. Mempelajari kisah-kisah sukses orang lain cukup besar manfaatnya bagi kita untuk melihat berbagai proses dan tantangan yang dilalui sebelum mereka tiba di puncak keberhasilan.

Baca juga  YESUS TETAP SETIA 

 

Kita semua telah mendapat nasihat orangtua dan sesepuh kita bahwa ‘ketekunan’ dan ‘kesabaran’ adalah juga hal-hal penting untuk kita kedepankan dalam mewujudkan cita-cita kita. Dari banyak pengalaman praktis kita melihat bahwa mereka yang _tekun_ dan _sabar_ adalah mereka yang pada akhirnya mengalami sukses dalam mewujudkan cita-cita mereka.

 

Profesionalisme, kompetensi, kualifikasi akademik memang tak bisa dibantah penting dan maknanya bagi pencapaian keberhasilan. Namun tanpa komitmen kuat, kesabaran dan ketekunan sebuah sukses akan sulit dicapai dengan baik. Sabar, tekun dan berserah kepada Tuhan adalah juga amanat luhur dari agama-agama bagi umatnya dalam menapaki kehidupan. Orang yang sabar dan tekun adalah mereka yang ulet, optimis, tahan banting dan pantang menyerah. Pepatah kita menyatakan bahwa mereka yang berhasil adalah mereka yang *terus bertahan*.  Ya terus bertahan artinya tiada kenal menyerah, terus berjuang hingga titik darah yang penghabisan. Mari terus bertahan demi hidup yang lebih baik.

 

Selamat berjuang. God bless.

 

*Weinata Sairin.*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here