Apa Makna Daftar Silsilah Yesus?

0
1815

Oleh: Pdt. Pinehas Djendjengi

 

 

Matius 1:1-17

(1) Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. (2) Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya, (3) Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram, (4) Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon, (5) Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai, (6) Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria, (7) Salomo memperanakkan Rehabeam, Rehabeam memperanakkan Abia, Abia memperanakkan Asa, (8) Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Uzia, (9) Uzia memperanakkan Yotam, Yotam memperanakkan Ahas, Ahas memperanakkan Hizkia, (10) Hizkia memperanakkan Manasye, Manasye memperanakkan Amon, Amon memperanakkan Yosia, (11) Yosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya pada waktu pembuangan ke Babel. (12) Sesudah pembuangan ke Babel, Yekhonya memperanakkan Sealtiel, Sealtiel memperanakkan Zerubabel, (13) Zerubabel memperanakkan Abihud, Abihud memperanakkan Elyakim, Elyakim memperanakkan Azor, (14) Azor memperanakkan Zadok, Zadok memperanakkan Akhim, Akhim memperanakkan Eliud, (15) Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan, Matan memperanakkan Yakub, (16) Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. (17) Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus.

 

Yesus lahir dari keturunan Daud. Dia memang tidak diperanakkan oleh manusia, tetapi oleh Roh Kudus. Ibu-Nya Maria bertunangan dengan Yusuf, salah seorang keuturunan Daud. Maria yang hamil oleh Roh Kudus itu diterima oleh Yusuf sebagai istrinya. Penerimaan Yusuf atas Maria sebagai istrinya, secara hukum setempat menjadi landasan yang kuat untuk menjadi ayah dari anak yang dikandung oleh Maria. faktor penguat lainnya adalah kesediaan sang ayah memberikan nama kepada anak-Nya. Kita tahu bahwa nama itu sudah diberitahukan oleh Malaikat kepada Yusuf lewat mimpi. Jadi garis keturunan Yesus dari silsilah Abraham dan Daud datang dari pihak Yusuf, meskipun Maria adalah keturunan Daud juga.

Baca juga  CARILAH TUHAN MAKA KAMU AKAN HIDUP

 

Mengapa silsilah Yesus perlu diutarakan? Karena menurut tuntutan pada waktu itu seorang Mesias haruslah merupakan sosok yang dijanjikan oleh Tuhan. Janji Tuhan menyatakan bahwa Mesias akan lahir dari keturunan Daud. Hal ini dapat dibuktikan lewat silsilah Yesus.

 

Selain untuk membuktikan bahwa Yesus adalah Mesias yang dijanjikan Tuhan, deretan silsilah Yesus juga menjelaskan bahwa Yesus itu adalah pribadi yang historis. Dia bukan bayangan atau jin, tapi sungguh nyata sebagai manusia. Dia punya keluarga, mengalami pembinaan dan punya pengalaman sosial. Segi ini dapat menolong kita untuk hidup dalam iman. Yesus sendiri belajar dan berjuang untuk menerapkan nilai-nilai yang dikehendaki Bapa-Nya dalam situasi dan kondisi-Nya. Bagi kita, menjalankan apa yang telah dicontohkan oleh Yesus adalah sesuatu yang harus dinyatakan dalam lingkup kekeluargaan dan situasi yang kita hadapi. Dengan kata lain, kita dapat memulaikannya dari rumah dan kehidupan sosial kita

 

Dalam ayat 17, Matius memperlihatkan pekerjaan Tuhan yang teratur. Dari Abraham sampai dengan Daud ada 14 keturunan; dari Daud sampai dengan pembuangan ke Babel ada 14 keturunan juga; dan dari pembuangan ke Babel sampai dengan Kristus ada 14 keturunan lagi. Nyata di sini bahwa rencana Tuhan itu tertata dan jelas. Ia memang Allah yang berencana dan telah memikirkan rencana-Nya sedemikian rupa, sehingga tampak unik bagi manusia.

 

Sisi lain yang tak kalah penting untuk disimak dari penuturan silsilah Yesus adalah Allah bekerja pada setiap angkatan atau generasi. Ia bertindak khas pada setiap generasi karena tiap generasi menghadapi tantangan dan perubahan yang berbeda-beda. Karya Allah itu mewarnai sejarah manusia. Tidak ada sejarah tanpa kehadiran dan tindakan Allah. Sejarah adalah rangkaian masa di mana Allah bertindak bagi dunia dan manusia. Tidaklah salah jika dikatakan bahwa sejarah manusia dan terlebih khusus sejarah umat Tuhan adalah sejarah penyelamatan Tuhan.

Baca juga  FIRMAN YANG MENJADI MANUSIA

 

Sifat Tuhan yang menyertai manusia dalam setiap generasinya masih berlangsung sampai sekarang. Ia masih bekerja untuk menyelamatkan manusia. Cara kerja-Nya semakin optimal dan efektif melalui kehadiran Roh Kudus. Roh Kudus membangkitkan dan mengaktifkan setiap generasi untuk muncul sebagai ‘perangkat’ Allah dalam memeprkenalkan keselamatan-Nya bagi dunia. Roh Kudus juga menggiring sejarah manusia menuju puncak dari sejarah Penyelamatan Tuhan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here