Tetap Bersyukur di dalam Penderitaan

0
1522

Oleh: Stefanus Widananta

 

Sebab jiwaku kenyang dengan malapetaka dan hidupku  sudah dekat dunia orang mati.

Mazmur 88;4

 

Sakit adalah realita kehidupan, tidak ada seoranv manusiapun yang tidak pernah sakit, entah ringan atau berat.

Pemazmur mengungkapkan perasaannya dalam doa pada waktu sakit payah, bahkan dia merasa sudah dekat dengan dunia orang mati, seperti sedang bertanya, di mana Tuhan ketika dia sedang sakit payah.

Kita sebagai manusia seringkali tidak tahu seluk beluk misteri, kenapa si A sakit sedang si B tidak.

 

Namun yang sering kita pikirkan adalah, mungkin Tuhan sedang memberikan ujian agar iman kita bertumbuh.

Sebenarnya, yang terpenting adalah bagaimana kita meresponi kesakitan yang menghampiri kita.

Perbedaan yang seharusnya terjadi adalah, di dalam Tuhan, kita masih dapat bersukacita dalam kesakitan kita, ada pengharapan yang tidak akan mengecewakan bahwa pada satu saat semua itu akan berlalu dan digantikan dengan sukacita yang luar biasa.

 

Paulus mengatakan, “Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uni menimbulkan pengharapan dan pengharapan tidak mengecewakan”.

 

Di sisi lain, sehat dalam pandangan teologis, bukan hanya bebas dari sakit atau kemampuan untuk menikmati segala sesuatu, tetapi yang terutama adalah kekuatan untuk menanggung penderitaan dan kesanggupan untuk menghadapi kematian.

Dalam khotbah, “Sakit, tapi jangan takluk”, dikatakan bahwa sehat tidak terutama berhubungan dengan kondisi tubuh, melainkan kekuatan jiwa untuk mengatasi kondisi tubuh yang berubah-ubah.

Jadi, walaupun kita sakit payah dan tergolek di tempat tidur, lemah, terbatas, sebenarnya “sehat”, karena masih punya peran, makna, sesuatu untuk memuliakan Tuhan, baik melalui kesaksian maupun mendoakan orang lain yang juga sedang tergolek lemah di pembaringan.

 

Tuhan Yesus memberkati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here