Iman Mengalahkan Kejahatan

0
681

Oleh: Pdt. Pinehas Djendjengi

 

 

1 Yohanes 5:1-5

(1) Setiap orang yang percaya, bahwa Yesus adalah Kristus, lahir dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi Dia yang melahirkan, mengasihi juga dia yang lahir dari pada-Nya. (2) Inilah tandanya, bahwa kita mengasihi anak-anak Allah, yaitu apabila kita mengasihi Allah serta melakukan perintah-perintah-Nya. (3) Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat, (4) sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. (5) Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah?

 

Yesus bersabda dalam Yohanes 16:33 demikian: “Semuanya itu Kukatakan kepadamu supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia ini kamu menderita penganiyaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”

Perhatikan bagian terakhir ayat tersebut. Yesus mengatakan bahwa Ia telah mengalahkan dunia. Dunia adalah tempat kita berada, hidup, bersaksi dan lain sebagainya. Pada saat yang sama, dalam dunia ini pula kita menderita penganiayaan bahkan dicerai-beraikan oleh berbagai sebab. Mungkin kita ditolak, dibenci, dimusuhi, dirusakkan gerejanya dan seterusnya. Tapi ingatlah, Yesus justru menjanjikan kekuatan, damai sejahtera, pertolongan, dan penyertaan-Nya. Semua itu dinyatakan kepada orang-orang percaya (beriman) kepada-Nya.

Bacaan kita, 1 Yohanes 5:1-5, mau mengatakan paling tidak dua hal sehubungan dengan tema kita kali ini.

Pertama, iman Kristen itu dapat mengalahkan kejahatan / dunia (yang dimaksud di sini adalah keinginan, kuasa dan kehendak yang berasal dari dunia). Kita dapat mengalahkannya dengan tetap berpegang atau menuruti perintah-perintah Allah. Perintah Allah itu tidak berat (ay. 3b). Hal ini tidak berarti bahwa perintah-perintah-Nya tidak menuntut kekuatan kita, tetapi dalam kesediaan diri kita untuk mewujudkannya kuasa Allah menopang kita. Musuh-musuh Allah banyak dan kuat, sehingga menuntut kerelaan kita untuk menghadapinya. Meski kekuatan diri kita terbatas, Allah akan memberikan kemenangan iman kepada kita karena Ia mengasihi orang-orang yang percaya kepada-Nya.

Baca juga  OLEH BILUR-BILURNYA KITA TELAH SEMBUH

Kedua, iman Kristen itu dapat mengalahkan dunia ini hanya dengan tetap percaya kepada Yesus Kristus yang adalah Anak Allah. Buktinya, Yesus telah bangkit dan telah mengalahkan maut. Benar, kita dapat mengalahkan dunia dengan segala cobaannya karena Yesus sudah menang dalam pencobaan-pencobaan dunia. Sebelum terangkat ke sorga, Injil Matius menyaksikan bahwa segala kuasa di bumi dan di sorga telah diserahkan (diberikan) kepada Yesus (Matius 28:18). Hal berkuasa memang berarti dapat melakukan apa saja. Namun bagi manusia, kekuasaannya tidak mungkin di bumi dan di sorga sekaligus. Manusia boleh punya kuasa apa saja, tapi ia tidak dapat berkuasa menghadapi kematian. Kuasa di bumi dan di sorga hanya ada pada Yesus saja. Sekali lagi buktinya adalah: Ia bangkit!

Dengan kuasa Yesus itulah, gereja berdiri, orang Kristen bertahan dan memiliki iman yang teguh dalam dunia ini sambil menyongsong pengharapan akan masa depan yang pasti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here