Jangan Ada Perpecahan di antara Kamu!

0
2138

Oleh: Stefanus Widananda

 

 

Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir

1 Krorintus 1;10

 

Rasul Paulus mengingatkan jemaat di Korintus tentang pentingnya persatuan, hal itu terjadi karena telah terjadi perpecahan di antara pengikutnya, mereka membentuk kubu-kubu, ada golongan Apolos, ada golongan Kefas ada golongan Paulus dan sebagainya.

Pada masa ini, juga terjadi perpecahan di antara jemaat Tuhan, salah satu penyebabnya adalah terlalu mengkultus individukan hamba Tuhan atau pemimpin gereja, hatinya melekat kepada mereka dibandingkan firman Tuhan.

 

Mereka terlalu mengidolakan sang pemimpin atau hamba Tuhan, bukan lagi Kristus.

Apa yang dikatakan sang pemimpin atau hamba Tuhan selalu dianggap sebagai kebenaran, akibatnya jemaat mulai mengkotak-kotakkan dirinya dan lahirlah gereja-gereja baru.

Memang tidak salah bahkan baik sekali kalau banyak gereja-gereja baru dibuka, namun jangan karena didasari atas perpecahan atau perselisihan, tetapi sebaiknya karena program misi gereja untuk menjangkau jiwa-jiwa yang dilakukan.

 

Paulus mengingatkan bahwa masing-masing dari kita mempunyai peran dan fungsi yang berbeda, namun semuanya tetap satu tubuh, untuk itu perlu untuk saling memperhatikan, karena jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita, jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita, kita semua adalah tubuh Kristus dan kita semua, masing-masing adalah anggotanya.

 

Ingatlah tugas kita hanya mengerjakan apa yang Tuhan percayakan kepada kita dan kita perlu ingat bahwa yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan.

Baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama dan masing-masing akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri.

Baca juga  Kebiasaan Hidup yang Membawa Kebahagiaan: Memilih untuk Bersukacita

 

Tuhan Yesus memberkati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here