Bijak Kata & Bijak Bicara

0
3212

Oleh: Stefanus Widananta

 

Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini; setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata dan juga lambat untuk marah

Yakobus 1:19

 

Sudah terlalu sering kita mendengar ucapan-ucapan yang kosong, sinis, penuh kebencian yang dilontarkan orang-orang yang terhornat, politikus, bahkan yang berjubah agama

Pluto mengatakan bahwa orang bijak berkata-kata karena ada sesuatu yang perlu diucapkan, sedangkan orang bodoh, perlu mengucapkan sesuatu alias suka ngomong walaupun sebenarnya tidak ada yang perlu dikatakan

Firman Tuhan mengingatkan kita untuk cepat mendengar tetapi lambat untuk berkata-kata, kita perlu berhati-hati dengan kata-kata kita, selain ada kuasa dibalik kata-kata kita, terlalu banyak bicara juga akan membuka kelemahan kita atau malah menunjukkan kepicikan dan kebodohan diri kita sendiri

 

Sudah berapa banyak perselisihan dalam rumah tangga, masyarakat dalam satu area bahkan antar bangsa, hanya karena kata-kata yang diucapkan menyinggung, menyakiti, menghina orang lain dan pada umumnya kita tidak mau mendengar pendapat atau ucapan dari orang lain

Dalam kitab Amsal kita menemukan firman Tuhan sebagai berikut, “Hati orang bijak menjadikan mulutnya berakal budi dan menjadikan bibirnya lebih dapat meyakinkan, perkataan yanv menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang”

 

Yesus mengatakan bahwa apa yang diucapkan mulut itu meluap dari hati, kalau hati kita dipenuhi dengan firman Tuhan, maka kata-kata yang kita ucapkan menguatkan, mendorong, menghibur orang lain dan secara otomatis kita bisa mengucapkan firman Tuhan melalui mulut kita kepada orang lain

“Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat”, apa yang ada dalam perbendaharaan kita?

 

Yesus berkata, “Tetapi Aku berkata kepadamu; setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman, karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum”, ingatlah, kita harus cepat mendengar, lambat untuk berkata-kata dan lambat untuk marah

 

Tuhan Yesus memberkati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here