Orang-orang yang Menabur dengan Mencucurkan Air Mata akan Menuai dengan Bersorak-sorai

0
1245

Oleh: Yonghan

 

Di Mat.9:36, hati Tuhan Yesus dikisahkan tergerak oleh belas kasihan melihat orang-orang Yahudi yang ”lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala”.

 

Mereka menjadi korban gembala-gembala jahat yang dimaksud di Kitab Yehezkiel pasal 34. Para imam dan ahli Taurat pada zaman itu tidak mengembalakan umat pilihan Allah dengan sepantasnya-dan-seharusnya.

 

Allah terbukti memang membangkitkan orang-orang tertentu memberitakan Injil ke daerah-daerah tertentu pada suku-suku tertentu. Apa yang dimaksud Tuhan Yesus di bagian ini bisa kita lihat misalnya dalam hidup Hudson Taylor.

 

Ia lahir di Yorkshire, Inggris, pada 1832. Taylor merupakan misionaris Protestan asal Inggris, yang kelak mendirikan  China Inland Mission (CIM), yang sekarang lebih dikenal sebagai OMF International. Sebelum berumur 5 tahun, Hudson kecil sudah berkata, ”Kalau saya dewasa, saya akan menjadi seorang utusan Injil dan pergi ke Tiongkok.”

 

Terbukti, memang benar itu yang kelak terjadi. Taylor tiba di Shanghai pada awal musim semi 1854. Setahun setelah sampai di Tiongkok, Taylor segera melakukan perjalanan penginjilan menelusuri pedalaman Tiongkok. Dalam perjalanan itu, ia tidak jarang melakukannya seorang diri. Taylor akhirnya meninggal di Tiongkok pada 1905.

 

Pada 2010, diperkirakan sudah ada 58 juta manusia yang menjadi orang Kristen di Tiongkok. Benih yang ditabur Hudson pada 1855 pastilah ikut memberi kontribusi pada hasil tuaian ini.

 

Bukan Taylor yang memilih pergi ke Cina. ”Yang empunya tuaian” yang ”mengirimkan” ia ke sana untuk “tuaian itu”. Allah sendiri yang mengirimkan ia ke sana dengan menaruh keinginan itu dalam hatinya.

 

Entah bagaimana, setiap pekerja yang dikirim ”yang empunya tuaian” tidak merasa terpaksa-dan-dipaksa, tetapi melakukannya dengan sukacita dan hati yang berkobar-kobar. Mereka tahu dengan pasti kalau jerih payah mereka dalam persekutuan dengan Tuhan tidak akan sia-sia (1 Kor. 15:58).

Baca juga  OLEH BILUR-BILURNYA KITA TELAH SEMBUH

 

Inilah mengapa Kitab Mazmur menyatakan kalau orang-orang yang *menabur dengan mencucurkan air mata* akan *menuai dengan bersorak-sorai*; orang yang *berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih* pasti *pulang dengan sorak sorai sambil membawa berkas-berkasnya* (Mzm. 126:5-6).

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here