Dipanggil Menjadi Penjala Manusia

0
2039

Oleh: Stefanus Widananta

Kata Yesus kepada Simon; “Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia”
Lukas 5;10b

Beberapa murid Yesus berprofesi sebagai nelayan, salah satunya adalah Petrus, yang tadinya menjala ikan, setelah mengikut Yesus menjadi penjala manusia, mereka bahkan rela menderita dan mati untuk panggilan itu, mereka tidak lagi hidup “semau gue”, seenaknya, melainkan mereka mengikuti apa yang Tuhan perintahkan kepada mereka
Mereka melakukan perintah Tuhan Yesus, bukan karena mereka takut akan hukuman, melainkan karena “kasih”

Ketika Yesus naik ke perahu Simon Petrus untuk mengajar orang banyak, Yesus menyuruhnya untuk bertolak ke tempat yang lebih dalam, lalu dia disuruh menebarkan jalanya, padahal mereka sudah semalam-malaman bekerja keras menangkap ikan, namun hasilnya “nihil”.

Tetapi karena Yesus yang menyuruhnya, maka dia taat dan mengikuti saran Yesus, walaupun sebenarnya Petrus adalah nelayan yang sangat berpengalaman.

Petrus sadar bahwa pengalaman serta pengetahuannya soal menjala ikan tidaklah berarti apa-apa, dia mendapatkan begitu banyak ikan yang masuk ke jalanya dan membuat jalanya terkoyak, hanya karena mengikuti perkataan Tuhan Yesus saja

Selain itu, kita juga dapat melihat bahwa Petrus adalah orang yang rendah hati, ketika melihat bagaimana Tuhan melakukan sesuatu keajaiban, dia tersungkur di depan Yesus dan berkata; “Tuhan pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa”.

Sebelumnya Petrus memanggil Yesus dengan sebutan “Guru”, sekarang dia memanggil Yesus, “Tuhan”, sebagai bentuk pengagungan, penyembahan kepada Yesus Petrus sadar bahwa dirinya adalah orang yang berdosa.

Alkitab berkata, “Jika kita berkata bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita”

Kita dipanggil untuk menjadi penjala manusia, Dia bisa memakai kita sesuai dengan pekerjaan dan profesi kita, Dia mau kita mengasihi jiwa-jiwa yang terhilang, masih begitu banyak manusia yang belum mengenal Kristus dan kalau kita diminta untuk menjadi penjala manusia, bukan karena kita hebat, punya kehebatan intelektual, kekuasaan, namun semata-mata karena anugerah Tuhan

Tuhan Yesus memberkati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here