Panggilan untuk Merdeka

0
482

Oleh: Pdt. Anna Vera Pangaribuan

Syalom saudaraku, kiranya kasih karunia dari Yesus Kristus menyertai kehidupan kita.

Galatia 5:13, Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.

Merdeka, merdeka, merdeka, selamat memperingati hari kemerdekaan republik Indonesia yang ke-72 bagi kita semuanya. Tentunya pada hari ini kita mempunyai banyak kegiatan pertandingan yang memeriahkan perayaan ulang tahun kemerdekaan Indonesia saat ini. Apapun kegiatan perayaan hari ini kita harus merdeka. Jangan sebaliknya, perayaan kemerdekaan tetapi jiwa masih terpenjarakan. Sebab masih ada beberapa diantara kita memahami kemerdekaan adalah sebuah kebebasan, misalnya pada hari ini ada beberapa diantara kita yang menafsirkan kemerdekaan ini dalam hal praktek tidak memakai helm ketika membawa kendaraan roda dua dijalan raya. Sungguh itu suatu tindakan tak terpuji bukan?

Kemerdekaan diartikan didalam hidup yang mengikuti atau menaati aturan kehidupan yang diberlakukan pada waktunya. Bukan sebaliknya, yang melakukan kehendak bebas dalam hidupnya tanpa aturan. Kemerdekaan itu jelas sudah membawa kita kepada kebaikan dan keteraturan, salah satu contoh tadi adalah harus memakai helm ketika berkendaraan roda dua dijalan raya dengan tujuan agar memperoleh keselamatan pribadi dan teman yang dibonceng dari kecelakaan serta menghindari sanksi razia dari satlantas.
Demikian juga pengalaman yang kecil-kecil seperti ini harus kita perhatikan, sebab ini menggambar siapa kita di dalam aturan itu, orang merdeka atau orang tertindas!

Sesungguhnya orang yang melakukan aturan dengan baiklah orang yang merdeka dan orang yang mau meninggalkan dosa. Sebab Paulus menjelaskan bahwa orang percaya sudah dipanggil untuk merdeka dan memakai kemerdekaan itu untuk mengasihi dirinya dan melayani orang lain. Bukan sebaliknya kemerdekaan yang tidak terkontrol.

Kemungkinan diantara kita masih ada yang tidak tahu dan tidak mau mengasihi dirinya sendiri, juga tidak tahu dan mau melayani orang lain. Mengasihi diri bukan mengarahkan kita kepada kesombongan dan kepelitan, tetapi jagalah kesehatanmu dan imanmu dengan baik, ini tentunya punya hubungan yang erat dengan melayani orang lain. Kesehatan dan iman kita baik maka kita bisa melayani orang lain dengan baik juga.Selanjutnya pelayanan itu akan menempa dan menguji dalam iman dan kesehatan. Inilah yang diarahkan Paulus kepada orang percaya agar merdeka dalam kesehatan yang sifatnya HOLISTIK dan merdeka dalam iman untuk melayaniNya.

Untuk itu saudaraku, apapun kegiatan hari ini ikutilah aturan dan peraturan pertandingan itu, agar kita tetap merdeka, bila tidak kita masih hidup dalam penindasan dan tekanan. Namun bukan hari ini saja, tetapi untuk selanjutnya dan seterusnya, agar hidup di dalam aturanNya. Bebaskan dirimu di dalam aturan yang MEMBELENGGU tetapi tunduklah dalam ATURAN YANG MEMBEBASKAN YAKNI FIRMAN TUHAN serta layanilah orang lain seperti dirimu sendiri. Amin.

MERDEKA ….MERDEKA…MERDEKA

Selamat beraktifitas untuk kita semua
Salam Marturia
Pdt. Anna Vera Pangaribuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here