Happy Cows for Delicious and Nutritious Milk

0
26

 

Happy Cows for Delicious and Nutritious Milk

 

Indonesia, Suarakristen.com

 

Di Amerika Serikat, setiap hari Selasa kedua di bulan Juli ada perayaan “Cows’ Appreciation Day” di mana masyarakat diajak untuk “menghargai” sapi dengan tidak makan dagingnya pada hari tersebut. Memang, ini adalah kegiatan lucu-lucuan di mana sejak tahun 2005, tua-muda berbondong-bondong memakai atribut dan kostum sapi ke salah satu gerai fast food ternama di sana untuk bisa mendapatkan hidangan gratis. Namun, tidak ada salahnya jika “Cows’ Appreciation Day” kemudian membuat kita teringat akan sapi yang sudah sejak ribuan tahun menjadi sumber pangan seperti daging dan susu yang selain rasanya yang lezat, juga mengandung berbagai nutrisi penting untuk tubuh kita.

Appreciating Cows

Tahun ini, “Cows’ Appreciation Day” diperingati pada tanggal 13 Juli 2021. Bagaimana kamu memberikan “penghargaan” kepada sapi yang daging dan susunya sudah kamu nikmati sejak kecil ini? Atau mungkin kamu juga bisa memberikan penghargaan kepada para peternak yang sudah membantu merawat dan memerah sapi sehingga kita bisa menikmati hasilnya?

Greenfields secara harfiah selalu memberikan “penghargaan” tinggi kepada sapi dengan memberikan perawatan terbaik di peternakan modern yang canggih di dua peternakan yang berlokasi di Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar; karena Greenfields percaya bahwa sapi yang happy akan menghasilkan susu berkualitas tinggi yang lezat dan bernutrisi.

Happy Cows

Greenfields memiliki lebih dari 15.000 ekor sapi Holstein dan Jersey yang induknya diimpor langsung dari Australia. Para sapi dirawat dan dijaga layaknya selebriti di kedua peternakan Greenfields.

  • Greenfields menyiapkan sand-bedding yang nyaman, bersih dan didesain khusus untuk menjaga kenyaman sapi-sapi tersebut.
  • Setiap sapi mendapat perawatan kesehatan dan nutrisi yang istimewa dari tim dokter hewan dan ahli gizi untuk memastikan mereka dipelihara sesuai dengan standar peternakan internasional.
  • Sapi-sapi selalu dimanjakan dengan pakan sehat terdiri jagung dengan kualitas terbaik, biji-bijian, Rumput Alfalfa yang didatangkan khusus dari luar negeri dan jenis rumput lokal khusus yang disebut Rumput Odot yang memiliki kandungan protein dan serat yang tinggi.
  • Para sapi juga “berolahraga” ringan dengan teratur – mereka berjalan kaki setiap hari dari kandang tempat mereka tinggal ke lokasi pemerahan tiga kali sehari.
  • Tidak ketinggalan pula, sapi diberikan perawatan kuku (pedicure) dua kali setahun untuk memastikan mereka bisa berjalan dengan lebih nyaman.

Dari peternakan sampai ke tangan kita – tidak terkontaminasi oleh tangan manusia

Setelah para sapi yang happy diperah di peternakan Greenfields,

  • Susu yang diperah langsung dialirkan ke cooling chamber untuk menurunkan suhunya dan mengeliminasi bakteri yang mungkin terbawa saat pemerahan.
  • Susunya pun langsung dikirim menggunakan tangki pendingin ke pabrik Greenfields di Palaan, Malang untuk diolah menjadi berbagai macam produk susu dan turunannya.
  • Masing-masing produk diolah dengan metode yang sesuai dan tentunya tidak terkontaminasi tangan manusia.
  • Untuk Greenfields Fresh Milk, susu yang sudah dipasteurisasi kemudian dilakukan pengemasan dengan mesin ultra clean filling system.
  • Untuk Greenfields UHT, susu yang sudah disterilisasi dengan proses Ultra High Temperature (UHT) dan dilakukan pengemasan menggunakan mesin aseptic filling.
  • Untuk produk dairy Greenfields lainnya, susu yang sudah dipasteurisasi kemudian melewati proses fermentasi, pengolahan menjadi yogurt atau keju, kemudian masuk proses pengemasan secara aseptik.
  • Proses yang sepenuhnya otomatis dan terintegrasi dari pasteurisasi maupun sterilisasi hingga pengemasan dikendalikan oleh Programmable Logic Controller (PLC) yang menjamin proses tersebut berjalan lancar dan tidak ada kesalahan.
Baca juga  MGID Memenangkan Dua Penghargaan Bronze Stevie®di Penghargaan Stevie Asia-Pasifik 2021  

Kelebihan proses pasteurisasi

  • Susu segar dari peternakan Greenfields melewati proses pasteurisasi untuk menghancurkan patogen, spora, mikroorganisme yang tidak baik, sehingga kesegaran dan nutrisi dari Susu Segar Pasteurisasi Greenfields tetap terjaga.
  • Susu yang telah dipasteurisasi membantu menjaga kualitas susu segar dengan menghancurkan mikroorganisme yang mengakibatkan kerusakan, tetapi tidak merusak seluruh enzim-enzim yang terkandung. Enzi mini bermanfaat untuk membantu pencernaan susu di dalam tubuh.
  • Pasteurisasi juga dapat mempertahankan nutrisi yang baik dari susu segar tanpa menjadi basi asalkan disimpan pada suhu yang dianjutkan yaitu antara 1 – 4oC; suhu di mana mikroba tidak bisa beraktivitas dan menyebabkan kerusakan susu.
  • Dan jangan lupa, susu yang diproses dengan Teknik Pasteurisasi rasanya lebih lezat; tidak membuat eneg dan sangat menyegarkan apalagi jika dikonsumi dalam keadaan dingin. Untuk fakta yang ini silakan dibuktikan dengan mengkonsumi langsung, ya.

Susu sapi segar dari Greenfields yang lezat dan bergizi bisa membuat minuman kopi dan berbagai hidangan lainnya menjadi lebih enak. Berikut beberapa resep menggunakan Greenfields Fresh Milk yang bisa kamu coba di rumah:

Potato Cheese Souffle kreasi @bu_bob_2009:

Bahan:

100 gr kentang

2 sdm mentega

2 sdm tepung terigu

250 ml Greenfields Fresh Milk

2 butir telur

Garam

Merica

Greenfields Mozzarella Cheese sesuai selera, potong kotak dadu agar besar, taruh ditengah-tengah adonan

Siapkan 4 mangkuk tahan panas, oles mentega dan taburi dengan bread crumbs, sisihkan

Cara membuat:

  1. Rebus kentang yang sudah dikupas dengan air, beri garam sedikit hingga empuk, lalu haluskan.
  2. Siapkan panci, masukkan mentega, panaskan hingga cair, lalu masukkan tepung, aduk rata,
  3. Masukkan Greenfields Fresh Milk, aduk hingga mendidik dan mengental, masukkan ke dalam kentang, aduk rata, sisihkan
  4. Pisah kuning telur dari putihnya, masukkan kuning telur ke dalam adonan nomor 3, aduk rata
  5. Mixer putih telur dengan 1/2 sdt jeruk nipis hingga mengembang kaku
  6. Masukkan putih telur yang sudah dimixer ke dalam adonan sedikit demi sedikit, campur rata
  7. Masukkan ke dalam mangkuk tahan panas hingga 3/4 bagian, lalu panggang dalam oven yang telah dipanaskan selama 10-15 menit pada susu 185˚C.
Baca juga  PROGRAM PERLINDUNGAN SOSIAL DI MASA PANDEMI COVID-19 OLEH PEMERINTAH WAJIB DIDUKUNG SELURUH KOMPONEN MASYARAKAT DAN BANGSA

Sajikan langsung sesaat dari oven.

Chicken Kofta Curry kreasi @brigitta.iko

Bahan kofta:

350 gr daging ayam giling

1 buah bawang bombay, cincang halus

1 batang seledri, cincang

1 butir telur ayam

1 sdt kunyit bubuk

1/2 sdt ketumbar bubuk

1/4 sdt jinten bubuk

1/2 sdt cabe bubuk

1/2 sdt lada putih bubuk

Bumbu untuk kuah:

3 cabe merah keriting, haluskan

2 lembar daun jeruk

2 sdm margarin

3 sdm kari bubuk

1/4 sdt jahe bubuk

2 batang serai, ambil bagian putihnya

500 ml susu Greenfields Fresh Milk

1 buah tomat

Air dan garam dan lada bubuk secukupnya

KOFTA:

Campur semua bahan kofta, aduk rata. Bentuk bulat-bulat lalu masak di wajan anti lengket dengan margarin hingga kecoklatan, angkat dan sisihkan.

Kuah:

Tumis cabe merah dan daun jeruk dengan margarin, tambahkan semua sisa bahan kuah dan didihkan. Masukkan bola-bola daging, masak hingga kuah agak menyusut dan bumbu meresap. Angkat dan sajikan. Beri taburan irisan seledri

Paris Brest with Klappertaart Cream kreasi @nianings

Bahan choux:

65 ml Greenfields Fresh Milk

60 ml air

50 gr mentega

1 sdt gula pasir

Sejumput garam

45 gr terigu protein sedang

15 gr terigu protein tinggi

75 gr telur

KLAPPERTAART CREAM

Bahan vla:

25 gr terigu protein sedang

10 gr tepung custard

100 ml Greenfields Fresh Milk

150 ml air kelapa

30 gr gula pasir

25 gr margarin

1 butir kuning telur

20 gr kismis

¼ sdt pasta vanilla

Kelapa muda

Bahan krim:

Whipped cream bubuk & air es, kocok kaku (perbandingan dgn vla 1:1)

Cara membuat:

  1. Choux: masak mentega, air, susu, garam+gula hingga mendidih, kecilkan api. Masukkan terigu, aduk cepat. Lanjutkan memasak hingga kalis. Biarkan hingga uap panasnya hilang.
  2. Masukkan telur, kocok hingga menjadi adonan kental.
  3. Masukkan ke piping bag. Semprot adonan melingkar, lalu buat lagi lingkaran di dalamnya , lalu 1 lagi di atas antara 2 lingkaran tadi.
  4. Taburi almond slice. Panggang di suhu 200ºC api atas bawah selama 15 menit, lalu turunkan ke 180ºC hingga choux terlihat kokoh, berwarna kecoklatan dan sudah tidak berbuih. Sisihkan.
  5. Vla: whisk susu, kutel+ air kelapa. Tuang ke bahan kering, whisk sampai licin, saring. Tambahkan gula+vanilla. Masak sampai meletup. Matikan api.
  6. Masukkan sisa bahan. Biarkan hingga suhu ruang.
  7. Aduk lipat vla dan krim hingga rata. Masukkan ke piping bag berspuit.
  8. Penyelesaian: belah choux, kemudian spuitkan filling. Sajikan segera.
Baca juga  Satgas Pamtas Yonarmed 6/3 Kostrad Door To Door Beri Layanan Kesehatan dan Edukasi Warga Patuhi Prokes

Nastar Parfait kreasi @pawon.rafli

Bahan vanilla cake:

2 butir telur

60 gr tepung terigu

60 gr gula pasir

1/2 sdt emulsifier

1 sdt vanilla cair

10 gr maizena

50 gr butter, lelehkan

Bahan selai nanas:

1 buah nanas, larut

70 gr gula pasir

2 cm kayu manis

2 butir cengkeh

Bahan whipped cream:

50 gr whip cream bubuk

100 ml Greenfields Fresh Milk

Topping:

Nastar crumble

Cara:

  1. Selai nanas: masak nanas parut hingga airnya menyusut, tambahkan gula pasir, kayu manis & cengkeh. Masak kembali hingga selai mengental. Dinginkan & masukkan dalam piping bag
  2. Kocok whip cream & Greenfiels Fresh Milk dengan kecepatan tinggi hingga kaku & mengembang. Masukkan kedalam piping bag
  3. Kocok telur, gula, emulsifier & vanilla dengan kecepatan tinggi hingga putih kental & berjejak. Tambahkan terigu & maizena yang sudah diayak, aduk hingga rata. Tambahkan butter cair, aduk balik kembali hingga rata
  4. Masukkan ke dalam loyang yg sdh dialasi baking paper & dioles dg mentega. Panggang pada suhu 170C hingga matang & dinginkan
  5. Potong bulat vanilla cake dengan ring cutter, letakkan dalam gelas saji. Beri selai nanas & whipped cream diatasnya secara berselang-seling. Hias bagian atasnya dengan nastar crumble
  6. Nastar parfait siap disajikan

TENTANG GREENFIELDS

PT Greenfields Indonesia memproduksi susu segar berkualitas tinggi, higienis dan kaya nutrisi yang berasal dari sumber alami; yakni lebih dari 15.000 ekor sapi jenis Holstein dan Jersey yang diimpor dari Australia. Peternakan Greenfields berlokasi di dataran tinggi Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Indonesia. Dari kawasan sejuk 1.000 meter di atas permukaan laut dengan suhu 15-22°C, peternakan Greenfields telah menghasilkan susu sejak tahun 1997, dengan kapasitas yang semakin meningkat setiap tahunnya.

Susu segar murni dari sapi perah pilihan ini diolah dengan teknologi mutakhir secara Pasteurisasi dan Ultra High Temperature (UHT) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Berawal dari sebuah mimpi untuk memberikan nutrisi dan kelezatan susu segar dari sapi pilihan untuk dinikmati oleh masyarakat Indonesia. Kini PT Greenfields Indonesia berfokus untuk memproduksi susu cair segar dengan kualitas terbaik, bernutrisi tinggi, dan tanpa fortifikasi dari peternakan dan pabrik PT Greenfields Indonesia di Malang yang tak hanya dinikmati masyarakat Indonesia, namun juga dipasarkan ke Hong Kong, Singapura, Malaysia, Filipina, dan Brunei Darrusalam.

Kunjungi www.greenfieldsdairy.comuntuk informasi lengkap mengenai Susu Pasteurisasi Greenfields dan produk turunan susu lainnya.

Dapatkan berita terbaru tentang Greenfields melalui:

Website: https://greenfieldsdairy.com/

Facebook: https://www.facebook.com/GreenfieldsID/

Instagram: @Greenfields.ID

Twitter: @GreenfieldsID

***

(Hotben)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here