Berkah Acara Puncak Hari Nusantara 2019 Untuk Kota Pariaman

0
117

Pariaman, Suarakristen.com

Bertempat di Pantai Gandoriah Kota Pariaman, Sumatera Barat, acara puncak Hari Nusantara 2019 terselenggara dengan sukses pada hari Sabtu (14/12). Di panggung utama, telah hadir Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Airlangga Hartarto, yang hadir mewakili Presiden Joko Widodo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Asops KASAL Laksamana Muda TNI Didik Setiyono, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, Dirjen Kominfo Widodo Muktiyo dan Walikota Pariaman Genius Umar.

Rangkaian kegiatan menarik mengisi puncak acara Hari Nusantara 2019 seperti Gandang Tasa Kreasi yang berhasil masuk dalam rekor MURI dengan jumlah peserta 1000 pelajar, atraksi terjun payung oleh 28 penerjun dari TNI AL, dan Parade Perahu Hias yang dihadiri oleh ribuan masyarakat yang ingin melihat secara langsung.
Selain itu, dalam kesempatan ini diadakan pula penandatanganan Prasasti Kawasan Pantai Gandoriah, penandatangan Prasasti Pengamanan Pantai Pariaman dan penandatangan Prasasti Bantuan Rumah Khusus Nelayan Nagari Karan Aur. Serta pemberian bantuan stimulan rumah swadaya sebanyak 1000 unit.

Dalam acara ini pula, diberikan penyerahan penghargaan Dharma Pertahanan dan Penghargaan Green Port bagi pelabuhan internasional Indonesia dan penyerahan sertifikat oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
Sebagai tuan rumah peringatan Hari Nusantara 2019, Kota Pariaman mendapatkan berkah tersendiri karena terpilih menjadi tempat terlaksananya acara tersebut.

“Dipercayakannya kota Pariaman sebagai tuan rumah Peringatan Hari Nusantara tahun 2019 menjadi berkah tersendiri bagi Kota Pariaman, terutama dalam pembangunan infrastruktur. Akses jalan menuju lokasi Puncak Acara Peringatan Hari Nusantara di Pantai Gandoriah, berhasil diaspal hotmix hanya dalam tempo dua hari pengerjaan saja,” tutur Walikota Pariaman, Genius Umar dalam pidato pembukaan di panggung utama Acara Puncak Hari Nusantara 2019.

Baca juga  Komite Keselamatan Jurnalis Kecam Tindakan Represif dan Penangkapan 3 Jurnalis Pers Mahasiswa di Makassar

Ditambahkan oleh Genius, selain dari bidang infrastruktur event Hari Nusantara juga turut berpengaruh di bidang pariwisata dan menaikkan ekonomi keluarga nelayan di sepanjang Pantai Gandoriah.

“Kawasan pantai dan pulau-pulau yang dulunya tidak menarik, kita bangun menjadi destinasi wisata yang menarik. Kawasan perkampungan nelayan yang dulunya kumuh, kita jadikan kawasan wisata kuliner yang menggugah selera, sehingga memiliki nilai tambah terhadap peningkatan ekonomi keluarga nelayan di Kota Pariaman,” imbuhnya.

Hal ini tentunya semakin melengkapi identitas Kota Pariaman sebagai kota maritim, yang saat ini sedang giat-giatnya membangun sektor wisata maritim. “Melalui kesempatan ini dapat kami sampaikan, dengan ditetapkannya Kota Pariaman sebagai tuan rumah peringatan Hari Nusantara tahun 2019, semakin meneguhkan tekad kami siap menjadi penyangga utama Poros Maritim Nasional, gagasan besar dari Presiden Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia,” tutup Genius dalam pidatonya.

Selain sekapur sirih dari Walikota Pariaman, sambutan selamat datang turut disampaikan oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit. Beliau menyampaikan bahwa Pantai Gandoriah adalah salah satu pantai yang pengembangannya sangat besar. Dengan adanya bantuan APBN dan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus, pembangunan dipercepat dan angka kemiskinan turun. Disamping itu pula, pariwisata Sumatera Barat akan menjadi destinasi wisata bertaraf internasional.

Momentum peringatan Hari Nusantara dapat melahirkan kembali semangat yang mencerminkan kekuatan dan kekompakan bangsa untuk maju. Diharapkan masyarakat kota Pariaman mampu mengembangkan potensi ekonomi khususnya pariwisata di kota Pariaman dan Sumatera Barat sebagai satu kesatuan yang utuh.

“Peringatan Hari Nusantara merupakan sarana penguat Wawasan Nusantara dan sarana mengembangkan potensi daerah seperti menjadi destinasi pariwisata nasional maupun internasional’, ucap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam sambutannya mewakili Presiden RI.

Baca juga  Begini Cara Karantina Pertanian Periksa Kontainer di Pelabuhan Merauke

Selanjutnya beliau menyampaikan, agar laut ditempatkan sebagai sumber daya yang potensial dan menjadi perekat budaya maritim. Stabilitas dan keamanan di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur harus diwujudkan melalui peran aktif seluruh Negara di kawasan ini, termasuk Indonesia.

Press Conference Puncak Acara Hari Nusantara 2019
Bertempat di Media Center, Jumpa Media Acara Puncak Hari Nusantara 2019 diadakan dengan menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto; Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono; Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit; Dirjen Kominfo Widodo Muktiyo; serta Asisten Operasi Kasal, Laksamana Muda Didik Setiyono; dengan moderator Septriana Tangkary, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementerian Kominfo.
Bapak Airlangga Hartarto, Menko Bidang Perekonomian menyampaikan bahwa pemerintah mendorong beberapa hal terkait program-program kewilayahan terutama pariwisata yang berbasis kelautan. Di Sumatra Barat ada kawasan proyek strategis nasional menjadi kawasan wisata. Ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah investasi dan wisatawan. Selain itu pula, pemerintah daerah didorong untuk aktif membangun. Kawasan didorong untuk investasi, bukan hanya perizinan.
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa masa depan Indonesia ada di laut. Pemerintah memberikan bantuan peningkatan kawasan nelayan melalui pembangunan dan perbaikan perumahan. Bukan hanya peningkatan infrastruktur namun juga ekonominya, karena nelayan juga merupakan pencipta lapangan pekerjaan.

Asisten Operasi Kasal, Laksamana Muda Didik Setiyono, menegaskan bahwa sepanjang tahun TNI-AL melalukan patroli di semua kawasan laut Indonesia, dibawah kendali langsung panglimaTNI.
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abi, menambahkan bahwa di Sumatera Barat ini terdapat 19 Kabupaten/Kota dimana 7 diantaranya berbatasan langsung dengan laut. Destinasi laut harus ditingkatkan dengan menyiapkan infrastruktur dalam rangka meningkatkan ekonomi yang didukung pula dengan hadirnya Usaha Mikro Kecil Menengah.

Baca juga  Puan Pastikan DPR Tetap Produktif di Masa Pandemi

#HariNusantaraAyokePariaman
#HariNusantara2019
***

Tentang Hari Nusantara 2019
Hari Nusantara merupakan perwujudan dari Deklarasi Djuanda yang dianggap sebagai Deklarasi Kemerdekaan Indonesia kedua. Melalui deklarasi tersebut, tepatnya 13 Desember 1957 silam, Indonesia merajut dan mempersatukan kembali wilayah dan lautannya yang luas, menyatu menjadi kesatuan yang utuh dan berdaulat.
Melalui Keppres No. 126/2001 Hari Nusantara pun dikukuhkan setiap tanggal 13 Desember dan menjadi salah satu Hari Nasional. Hari Nusantara yang diperingati setiap tanggal 13 Desember pun menjadi penegasan dan pengingat bahwa Indonesia adalah Negara Kepulauan terbesar di dunia.

Tema Hari Nusantara 2019 bertajuk “Nusantaraku Berdaulat, Indonesiaku Maju”, dan memilih kota Pariaman, Sumatera Barat sebagai pusat perhelatan. Karena tanggal 13 Desember jatuh pada hari Jumat, tahun ini puncak peringatan akan digelar pada tanggal 14 Desember kegiatan dipusatkan di Pantai Gandoriah kota Pariaman, Sumatera Barat.

Dalam penyelenggaraannya, Hari Nusantara 2019 melibatkan 15 Kementerian yang bersama-sama memberikan kontribusinya untuk menyukseskan program besar ini, dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang dipercaya menjadi Ketua Pelaksana tahun ini.
***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here