KPNEJ (Komite Pengusul Nobel Ekonomi Untuk Jokowi) Ikuti Tahapan Komite Nobel di Norwegia

0
222

 

Medan, Suarakristen.com

Ketua KPNEJ (Komite Pengusul Nobel Ekonomi Untuk Jokowi)/The Committee Propose Of Nobel Economy For Jokowi (CPNEJ), Yonge Sihombing mengatakan KPNEJ akan mengikuti tahapan seleksi kompetisi nobel ekonomi tahun 2020 di Oslo-Norwegia. KPNEJ mengusung dan mengusulkan nama Presiden RI Ir. H. Joko Widodo sebagai kandidat penerima Nobel Ekonomi Tahun 2020.

“Karena itu, KPNEJ akan mengikuti seluruh tahapan dan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komite Nobel”, Kata Yonge kepada Pers di Sekretariat KPNEJ Jl. Sei Asahan Medan No. 80.

Yonge mengatakan bahwa KPNEJ akan mengikuti seluruh tahapan dan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komite Nobel.

Berikut Tahapan dan Jadwal Komite Nobel di Oslo-Norwegia dan KPNEJ di Medan-Indonesia:
*1 September 2019:*
– Pengumuman Nominator Calon Penerima Nobel Ekonomi Tahun 2019 oleh Komite Nobel di Oslo-Norwegia.
– Persiapan Deklarasi dan Pengumuman Pengusulan Nama Presiden Ir. Joko Widodo Sebagai Nominator Calon Penerima Nobel Ekonomi ke Komite Nobel.
– Pembentukan KPNEJ (Komite Pengusul Nobel Ekonomi Untuk Jokowi) Sebagai Wadah Pengusul Nama Presiden RI Ir. Joko Widodo Sebagai Nominator Calon Penerima Nobel.
– Penyusunan Nama Personil KPNEJ
– Penyusunan Judul dan Naskah Yang Akan Diusung dan Diusulkan Oleh KPNEJ ke Komite Nobel di Oslo-Norwegia.
– Penyusunan Rencana Kerja KPNEJ.

*14 Oktober 2019:*
– Pengumuman Nama Penerima Nobel Ekonomi Tahun 2019 di Oslo-Norwegia
– Deklarasi dan Pengumuman Pengusulan Nama Presiden RI Ir. H. Joko Widodo Sebagai Nominator Calon Penerima Nobel Ekonomi Tahun 2020 Ke Komite Nobel di Oslo-Norwegia.
– Sosialisasi, Publikasi, Survey Lapagnan dan Penggalangan Dukungan dan Rekomendasi Pegusulan Nama Presiden RI Ir. H. Joko Widodo Sebagai Penerima Nobel Ekonomi Tahun 2020.

*14 Nopember 2019:*
Audiensi KPNEJ kepada Bpk. Presiden RI Ir. H. Joko Widodo terkait Inisiatif KPNEJ yang telah mendeklarasikan dan mengumumkan nama Presiden RI Ir. H. Joko Widodo Sebagai Nominator Penerima Nobel Ekonomi Tahun 2020 ke Komite Nobel di Oslo-Norwegia.

Baca juga  Puan Pastikan DPR Tetap Produktif di Masa Pandemi

– Lanjutan KPNEJ Melakukan Sosialisasi, Publikasi, Survey Lapangan dan Penggalangan Dukungan dan Rekomendasi Pegusulan Nama Presiden RI Ir. H. Joko Widodo Sebagai Penerima Nobel Ekonomi Tahun 2020.

*10 Desember 2019:*
– Nobel Peace Prize award ceremony The 2019 Nobel Peace Prize is awarded in Oslo City Hall. *(Acara Seremoni Pemberian Hadiah Nobel Bagi Para Pemenang/Peraih Nobel Tahun 2019)*

– Pengiriman Surat KPNEJ Tentang Pengusulan Nama Presiden RI Ir. H. Joko Widodo Sebagai Nominator Calon Penerima Nobel Ekonomi Tahun 2020 ke Komite Nobel di Oslo-Norwegia, Beserta Dokumen (Naskah/Vidio) “Jokowi Membangun Ekonomi Masyarakat Pinggiran Indonesia).

– Lanjutan KPNEJ Melakukan Sosialisasi, Publikasi, Survey Lapangan dan Penggalangan Dukungan dan Rekomendasi Pegusulan Nama Presiden RI Ir. H. Joko Widodo Sebagai Penerima Nobel Ekonomi Tahun 2020.

*31 Januari 2020:*
Nomination deadline *(Batas Akhir Pengusulan Nama Ke Komite Nobel)*
All nominations for the 2020 Nobel Peace Prize must be submitted by 31 January, midnight CET (Central European Time).
*Batas Akhir Pengusulan Nama Nominator Candidat Penerima Nobel Tahun 2020.*

*Februari s/d Agustus 2020:*
– Lanjutan KPNEJ Melakukan Sosialisasi, Publikasi, Survey Lapangan dan Penggalangan Dukungan dan Rekomendasi Pegusulan Nama Presiden RI Ir. H. Joko Widodo Sebagai Penerima Nobel Ekonomi Tahun 2020.

*1 September 2020:*
– Diharapkan Nama Presiden RI Ir. H. Joko Widodo masuk dalam daftar nama nominator calon penerima Nobel Ekonomi Tahun 2020 oleh Komite Nobel di Oslo-Norwegia.
– Lanjutan KPNEJ Melakukan Sosialisasi, Publikasi, Survey Lapagan dan Penggalangan Dukungan dan Rekomendasi Pegusulan Nama Presiden RI Ir. H. Joko Widodo Sebagai Penerima Nobel Ekonomi Tahun 2020.

*10 September 2020:*
– Presiden RI Ir. H. Joko Widodo Menghadiri Undangan Komite Nobel di Oslo-Norwegia, Untuk Pidato/Ekspose Pembangunan Ekonomi Masyarakat Pinggiran Indonesia.

Baca juga  Karantina Pertanian Merauke Sasar Kampung Kelapa di Makaling Jadi Desa Gratieks

*14 Oktober 2020:*
– Pengumuman Nama Penerima Nobel Ekonomi Tahun 2020 oleh Komite Nobel di Oslo-Norwegia.
– Diharapkan Nama Presiden RI Ir. Joko Widodo Diumumkan oleh Komite Nobel Sebagai Penerima/Peraih/Pemenang Kompetisi Nobel Ekonomi Tahun2020.

*10 Desember 2020:*
– Presiden RI Ir. H. Joko Widodo Hadir ke Oslo-Norwegia untuk Menerima Hadiah Nobel Ekonomi dari Komite Nobel Sebagai Puncak Seremoni Komite Nobel.
– Tugas KPNEJ Tahun 2020 berakhir.

Karena itu, Kata Yonge, KPNEJ akan mengirimkan dokumen dokumen ke Komite Nobel di Oslo-Norwegia, yakni:
– Naskah dan CD Vidio tentang: “Konsep dan Capaian Hasil Implementasi Kebijakan Pembangunan Ekonomi Masyarakat Pinggiran Indonesia Yang Dilakukan Oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo Selama Kurun Waktu 5 Tahun”.
– Buku Profil Presiden RI Ir. H. Joko Widodo
– Buku Kumpulan Surat-surat Dukungan dan Rekomendasi Kepada Presiden RI Ir. H. Joko Widodo Sebagai Nominator Penerima Nobel Ekonomi Tahun 2020.
– Buku Profil KPNEJ (Komite Pengusul Nobel Ekonomi Untuk Jokowi)/The Committee Propose Of Nobel Economy For Jokowi (CPNEJ).

Adapun judul yang akan kami usung dalam rangka pengusulan Nama Jokowi dalam kompetisi Nobel Ekonomi di Oslo-Norwegia adalah: “Konsep dan Capaian Hasil Implementasi Kebijakan Pembangunan Ekonomi Masyarakat Pinggiran Indonesia Dalam Rangka Pemerataan Pembangunan, Penanggulangan Kemiskinan dan Pengangguran, Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi dan Pendapatan Nasional Menuju Indonesia Yang Unggul, Maju dan Sejahtera Yang Dilakukan Oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo Selama Kurun Waktu 5 Tahun”.

“Judul ini yang kita usung, karena sesuai dengan hasil dan capaian kebijakan Jokowi, dan ini akan menggugah hati dan pikiran Komite Nobel, pemimpin dunia, dan masyarakat internasional ini”, kata Yonge didampingi Murni Huber (Sekretaris), dan Elly Harianto (Bendahara).

Baca juga  Mari Bersaat Teduh Setiap Malam Bersama Revivo

Karena itu, Kami KPNEJ akan menyakinkan Komite Nobel, para pemimpin dunia, dan masyarakat internasional tentang kepedulian Jokowi membangun ekonomi masyarakat pinggiran Indonesia, sebagai kaum yg dilupakan, kaum yang terpinggirkan, kaum yang dipinggirkan, dan kaum papa.

Kita akan segera menyurati para pemimpin di luar negeri, yakni:
*Luar Negeri (Internasional):*
1. Sultan Brunei Darussalam
2. Presiden Republik Rakyat China
3. Perdana Menteri Malaysia
4. Perdana Menteri Singapura
5. Perdana Menteri Australia
6. Raja Eswantini
7. Raja Mswati III
8. Presiden Myanmar
9. Presiden Vietnam
10. Perdana Menteri Thailand
11. Presiden Amerika Serikat
12. Presiden Uni Emirat
13. Kaisar Jepang
14. Perdana Menteri Norwegia
15. Presiden Jerman
16. Perdana Menteri Inggris
17. Perdana Menteri Belanda
18. Perdana Menteri Papua Nugini
19. Presiden Rusia
20. Presiden Prancis
21. Presiden Bank
22. Presiden Bank Dunia (World Bank)
23. Direktur ADB (Asean Development Bank)
24. Direktur IMF
25. Michael Kremer (Pemenang Nobel Ekonomi Tahun 2019)
26. Abhijit Banerjee (Pemenang Nobel Ekonomi Tahun 2019)
27. Esther Duflo (Pemenang Nobel Ekonomi Tahun 2019)

Termasuk pemimpin dari dalam negeri, yakni:
1. Wakil Presiden RI
2. Seluruh Menteri Kabinet Indonesia Maju
3. Ketua Ketua Lembaga Tinggi Negara
4. Seluruh Uspida tingkat Provinsi, Kabupaten, dan Kota
5. Seluruh Pimpinan BUMN
6. Seluruh Rektor PTN dan PTS
7. Seluruh Pimpinan Asosiasi

“Karena itu, kami KPNEJ memohon dukungan dari semua pihak dan masyarakat Indonesia, Tegas Yonge Sihombing.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here