Kekuasaan Membutakan Jokowi terhadap Suara dari Maluku

0
934

Foto: Jeannie Latumahina

 

Jakarta, Suarakristen.com

Dalam wawancara dengan beberapa tokoh Maluku terungkap kekecewaan mereka terhadap Jokowi .

Jeannie Latumahina MTH, SH, SE, seorang relawan Jokowi, aktivis perempuan dan anak. Kiprah pendampingannya terhadap anak dan perempuan Indonesia, tidak diragukan pada tingkat Nasional, dalam pendampingannya terhadap beberapa kasus besar kekerasan anak , berdampak positip sehingga Jokowi mengeluarkan UU tentang hukuman kebiri, ini adalah salah satu perjuangannya di tingkat Nasional, dari banyak hal yang telah dilakukan Jeannie Latumahina untuk masyarakat Indonesia.

Jeannie Latumahina adalah juga seorang penulis, berkiprah juga didunia politik, seorang perempuan cerdas dengan penguasaan latar belakang ilmu, Teologi, Filsafat, ekonomi, hukum dan sosiologi , Jeannie Latumahina menjabat ketua dari beberapa Ormas. Tulisannya yang tajam, lugas, bermakna selalu menjadi viral dimedia nasional , saat dihubungi mengatakan:

Satu-satunya Presiden yang memakai putra Maluku sebagai menteri, hanya Presiden Soekarno, setelah itu belasan dekade tidak ada putra/i Maluku yang menjadi menteri.

Saya melihat ada upaya pemiskinan dan pembodohan Maluku secara sistematis dan terstuktur.

Lanjut Jeannie Latumahina ,
Siapa pun orangnya, putra/i Maluku harus masuk di dalam Kabinet menjadi menteri. Kalau tidak Maluku kembali tidak mendapat prioritas pembangunan, dan tetap Angka kemiskinan di Maluku 2 ( dua) kali lipat rata-rata angka kemiskinan Nasional, padahal memiliki sumber daya alam yang melimpah, karena memang Maluku tidak diberikan peran sebagai menteri yang pada hakikatnya pengambil kebijakan dalam prioritas pembangunan.

Aspirasi masyarakat Maluku telah disampaikan tetapi
Tidak dianggap Jokowi. Suara Gubernur Maluku, ketua DPRD Maluku, Majelis Latupati sebagai perwakilan masyarakat adat Maluku , komponen relawan Jokowi asal Maluku yang telah menyuarakan kepada Jokowi untuk adanya putra/ i Maluku masuk dalam Kabinet Jokowi, hasilnya nihil.

Jeannie Latumahina mengatakan lebih lanjut bahwa: Jokowi tidak melihat kondisi kedaerahan lagi, Jokowi hanya melihat kondisi kekuasaan
Kenapa jokowi melakukan hal ini ?
Dimana kah makna keberagaman dalam rangkaian kebinekaan?? Kekhasan dari Maluku , setiap orang asli Maluku punya marga atau Fam, jadi jangan karena situasi yang tidak ada orang Maluku ditempatkan dalam kabinet, lalu ngaku bahwa dia ini, dia itu, orang Maluku.Maluku adalah Maluku yang punya jadidiri dan kekhasan.Banyak orang-orang cerdas dilahirkan dari bumi Maluku yang kaya dengan sumber daya alamnya, tetapi dalam kenyataan ditegaskan Jeannie Latumahina sekali lagi..angka kemiskinan di Maluku 2 ( dua) kali lipat rata- rata angka kemiskinan Nasional, karena tidak ada kesempatan berperan dalam menetapkan prioritas pembangunan, pada beberapa kementerian strategis diberikan bagi orang Maluku.

Baca juga  Pengalaman dan Kesaksian Menjadi Ketua Pemuda Katolik Komisariat Anak Cabang Siberut Utara.

Kekecewaan yang sama , disampaikan juga oleh tokoh Maluku yang lain, Chris Z . Sahetapy , STh. M.Si.

Sebagai putra Maluku pendukung berat, Presiden Jokowi tidak lagi punya beban moral yang selama ini dipikul diatas pundak setelah 2 kali pilpres menang di Maluku.

Sebelumnya rekam jejaknya didunia perpolitikan sejak menjadi Mahasiswa dididik oleh tokoh2 Parkindo ,baru terjun di PDI, 1982 CALON DPRD KOTA AMBON , Anggota DPRD Prov.Maluku 1999-2004,
Ketua Partai Demokrasi Pembaruan(PDP) PROV.MALUKU 2009-2014. Mantan sekretaris BARAJP Prov.Maluku.2014- 2018 mengundurkan diri tapi tetap bekerja dengan bangun group Tetap Jokowi , jokowi seng ada lawan ( Menuju Indonesia Satu) sampai hari ini.

Chris Z Sahetapy lebih jauh mengatakan:
Pada periode pertama calon Presiden Jokowi 2014,saya sebagai relawan Jokowi BaraJP kemudian diangkat sebagai sekretaris Bara JP Maluku , yang saat itu berjuang tanpa pamrih .
Ketika Pak Jokowi menjadi presiden dan dalam kunjungan kedua hari pers Nasional dalam pertemuan dengan Presiden di ruang ViP bandara Pattimura, telah menyerahkan surat yang ditanda tangani ketua dan sekretaris Bara JP diserahkan untuk bangun perikanan dan wisata Maluku,dan membangun Seram dibidang pertanian .

Presiden berjanji mendatangkan tracktor 25 buah pengadaan lahan .
Atas perencanaan itu maka Bara JP Maluku kerja sama dengan fakultas pertanian membuat pertemuan penyusunan prosal dan meminta masukan dari Pangdam Pattimura Bapak Mayor Jenderal Donni Munardo terhadap proposal yang dibuat.

Proposal tersebut surat pengantarnya ditanda tangani oleh ketua dan sekretaris Bara JP Maluku.
Proposal tersebut telah diberikan ke staf Presiden oleh ketua Bara JP Maluku Hengky Sirait , ternyata sampai selesai periode pertama rencana tersebut kandas tidak ada berita dari Presiden.(Copy proposal masih tersimpan).

Sangat memilukan hati lagi saat pertemuan di Wisma Haji di kota Solo jawa Tengah tahun 2017 bersama staf Presiden dan bpk Luhut Panjaitan yang presentasikan program pembangunan Indonesia,dimana Maluku tidak mendapat prioritas pembangunan.

Baca juga  ERAJAYA GROUP GELAR ERAFONE FAIR 2020

Untuk itu saya dari Maluku mempertanyakan beberapa program strategis yang diantaranya :
1. Lumbung ikan Nasional yang dipindahkan ke Maluku Utara dan saya protes karena dijanjikan oleh Presiden SBY, dijawab bpk Luhut Panjaitan ,bahwa ini program jaman Jokowi bukan jaman presiden SBY ,dan sudah dipindahkan,kata bpk Luhut Panjaitan.

2.Pariwisata Maluku yang begitu kaya dan indah dengan alamnya kenapa tidak termasuk dalam rencana Destinasi Nasional . Tidak dijawab.

3.Maluku sebagai provinsi termiskin dan tertinggal , akibat marak korupsi mohon pemerintah pusat turun tangan agar ada perhatian ,juga tidak dijawab.

Lebih miris lagi , untuk saat ini, Maluku sudah tidak lagi berada diposisi menteri sebagai jabatan strategis dalam menyusun prioritas program kerja .

Sampai hari ini Maluku tidak diperhatikan oleh pemerintah pusat ketika Maluku berada diperingkat kemiskinan dan ketertinggalan.
Anggaran Belanja Negara hanya perhitungkan Luasnya daratan yang terdiri dari pulau- pulau dibandinglan pelayanan yang harus dilakukan pemerintah daerah yang memiliki laut yang luas melebihi pulau-pulau.

Bila kita bertolak dari UU 12 mil dari garis pantai,maka Maluku sebetulnya tidak lagi memiliki wilayah sebagai provinsi, provinsi semu dan bayang- bayang ,hanya secara manajemen administrasi Maluku ada dipeta nasional. karena tidak lagi memiliki wilayah teritori provinsi.

Berarti seluruh laut di Maluku dikelola Pemeribtah pusat.
Dari semua perilaku bernegara seperti itu,maka diduga ada skenario sistematis mempasung Maluku agar terpuruk diberbagai bidang,dan itu sangat kelihatan dalam percaturan politik Nasional. Jenderal hitung dengan jari, test masuk polisi saja hampir sebagian besar dari luar Maluku.

Bayangkan puluhan tahun tidak ada Menteri dari anak asli Maluku duduk dikabinet Pemerintah RI.
Apakah tidak ada purnawirawan Jenderal asal Maluku,atau tidak ada para profesional , intelektual atau enterpreuner asal Maluku ?
Kami hanya meminta dengan hak prerogativ bapak Presiden, bapak diminta agar bukan saja perhatian tapi tindakan nyata untuk Maluku.

Baca juga  Penerima Kartu Prakerja Capai 12,3 Juta Orang

Semuel Matulessy SH, MH ,yang adalah seorang Lawyer mengatakan hal yang senada bahwa:

MALUKU TUMPAH DARAH BETA, YANG TERPINGGIRKAN : …!!

Sebuah catatan historis, ketika dalam genggaman Bung karno Proklamator ,Presiden RI pertama, bersama Bung Hatta, sebagai wakil presiden , seorang tokoh Nasional asal Sumatra Barat. ketika itu mempercayakan manusia manusia asal keturunan Maluku menduduki posisi-posisi penting di pemerintahan,…puncaknya Dr.Yohanes Leimena sebagai WAPERDAM sebanyak DELAPAN (8) KALI,menjabat ketika PRESIDEN bertugas ke LUAR NEGERI. sudah 42 tahun 1978 ketika Prof .G A Siwabessy ahli Atom Indonesia menjabat Menteri Kesehatan, Maluku merupakan provinsi tertua, termasuk delapan ( 8 ) provinsi tertua yang mendirikan Republik INDONESIA.

Namun apa yang terjadi 42 tahun ssdh itu,…!!! Maluku terpinggirkan…kemiskinan dinobatkan provinsi termiskin keempat ( 4 ) n
..di Indonesia…! salah siapa,dosa siapa…?

Jangan-jangan Rezim berkuasa sengaja melupakan Maluku…Lumbung ikan yang ditetapkan rezim seblmnya..sudah ditarik dari Maluku.!! sedih, nasib orang keturunan Maluku, sebentar lagi blok MASELA/ Gas terbesar didunia di produksi…lalu hasilnya dibawah kemana…? Jangan-jangan pemilik petuanan jadi miskin pula…!!! Itulah yang dikatakan Pewaris semangat perjuangan Pahlawan Nasional PATTIMURA. ( THOMAS MATULESSY ).LAWANENA HAULALA.salam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here