Tawarkan Gagasan 1 RW 1 Koperasi untuk Penguatan Ekonomi Rakyat, Bustan Bantu Jokowi Aksi Nyata

0
29

 

H. Bustan Pinrang. Foto: Istimewa.

Jakarta, Suarakristen.com

H. Bustan Pinrang Direktur Utama PT Mall Pinrang Sejahtera mencuat menjadi salah satu sosok yang digadang-gadang layak menduduki jabatan menteri dalam kabinet Presiden Joko Widodo periode ke-2 atau Kabinet Indonesia Kerja (KIK) jilid II. Hal ini seiring dengan niat Jokowi untuk mengangkat menteri dari kalangan yang memang ahli dibidangnya.

Bak gayung bersambut, H. Bustan Pinrang, pakar koperasi dan ekonomi kerakyatan ini mengaku siap mengabdi secara totalitas untuk menyempurnakan perekonomian masyarakat Indonesia hingga level bawah. Salah satu gagasannya milenialnya adalah akan meluncurkan program 1 RW 1 Koperasi di tiap desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

“Kalau perlu kita adakan program satu RW satu Koperasi dalam menerapkan gerakan satu juta koperasi. Ini penting karena sesuai amanat Bung Karno dan Bung Hatta bahwa koperasi harus ditingkatkan,“ terang H. Bustan Pinrang saat ditemui media ini, Senin (7/10).

Bustan menambahkan, penerapan ‘Gerakan 1 Juta Koperasi dan UMKM untuk titik tekannya adalah menguatkan Pondasi Bangsa Indonesia dalam Pembangunan Ekonomi Nasional’.

“Untuk itu kami berharap semua pihak bersatu membangun Indonesia,“ imbuhnya menjelaskan.

Terkait dengan banyaknya dukungan dari kalangan relawan terhadap sosok Bustan Pinrang agar bisa mengisi kabinet Jokowi jilid dua ini, diyakini akan mampu menumbuh suburkan perekonomian warga melalui pendekatan Koperasi dan UKM.

Sementara Bustan sendiri tidak menampik derasnya dukungan dari para relawan Jokowi bisa masuk dalam kabinet kerja periode kedua. Bustan yang memiliki segudang pengalaman bidang koperasi dan UKM ini sangat optimis, bisa membangun perkoperasian di tanah air akan berkembang pesat dengan konsep yang dimilikinya, yakni program satu juta koperasi.

Baca juga  RELAWAN JOKOWI SAMBUT INAGURASI PRESIDEN 20 OKTOBER DENGAN PARADE BUDAYA

Bustan juga melihat realisasi koperasi di daerah masih perlu diberdayakan karena penyuluhan belum dilakukan secara maksimal.

“Kita melihat dinas-dinas di daerah (Dinas Koperasi, Red) masih perlu diberdayakan lagi karena anggaran mereka yang terbatas hingga menyebabkan penyuluhan tidak maksimal”.

Langkah Kongkrit yang pertamakali dilakukan, jika Bustan dipercaya Presiden menjadi Menteri Koperasi akan melakukan pembinaan langsung ke Dinas Koperasi di Daerah.

“Kita akan lakukan pembinaan langsung ke Dinas Koperasi di daerah untuk melakukan penyuluhan langsung kebawah. Kedepan harus ada laporan yang jelas mengenai koperasi yang ada. Ibarat anak, perlu kita tengok bagaimana nasibnya. Kalau memang berkembang buatkan laporan dan kalau sebaliknya kita ciptakan solusinya,“ tutup Bustan pria asal Pinrang Sulawesi Selatan ini. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here