EKSPONEN ORMAS TRI KARYA GOLKAR GELAR DISKUSI: MERAWAT GOLKAR SEBAGAI RUMAH BESAR KEBANGSAAN INDONESIA

0
50

Jakarta, Gramediapost.com

Acara Diskusi Panel hari ini diselenggarakan atas keinginan semua stake holder Eksponen Ormas Tri Karya Golkar, yang terdiri dari SOKSi yang didirikan oleh Bapak Mayjen Suhardiman pada 20 Mei 1960. Kosgoro 1957 yang didirikan Mayjen Mas Isman, pada tanggal 10 November 1957 dan Ormas
MKGR yang didirikan oleh Mayjen RH. Sugandhi pada tanggal 3 Januari 1960. Ormas Tri Karya tersebut lebih dikenal sebagai ormas pendiri Golkar dan yang kemudian berubah menjadi Partai Golkar pada tahun 1999 sebagai buah dari reformasi.

Sebagaimana diketahui Golkar adalah benteng utama Pancasila dan UUD 1945 yang berdiri di garis terdepan dan telah membuktikan pengabdian dan kesetiaannya mempertahankan, melindungi dan mengamalkan serta mengawal Pancasila dan UUD 1945 di dalam kehidupan sehari – hari, kata
Zainal Bintang, ketua kordinator Eksponen Ormas Tri Karya kepada media.

Menurut Bintang, Eskponen Ormas Tri Karya Golkar berperan sebagai wadah berhimpun masyarakat karya dan kekaryaan yang menyalurkan aspirasinya kepada Partai Golkar.

“Golkar telah membuktikan kinerja dan pengabdiannya dari masa ke masa mempersembahkan karya nyata di dalam berbagai sektor pembangunan yang menopang dan menunjang terciptanya
kesejahteraan rakyat sesuai dengan cita – cita Proklamasi 1945”, tegas Bintang.

Lebih lanjut Bintang menguraikan, Eksponen Ormas Tri Karya Golkar memandang perlu membenahi diri guna memperkuat dan mendukung proses pembibitan kader – kader muda pemimpin
bangsa di semua lapisan. Mulai dari tingkat desa, kelurahan, kabupaten/kota, propinsi dan tingkat nasional. “Eksponen Ormas Tri Karya Golkar hari ini adalah sebagai think tank alias tangki pemikir bagi kepenitngan Golkar maupun bagi bangsa Indonesia ke depan”, kata Bintang yang juga wartawan senior itu.

Baca juga  Octopus Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Rupiah yang Bisa Biayai Gaya Hidup Masa Kini

Keberadaan Eksponen Ormas Tri Karya jelas adalah sebagai moral force (kekuatan moral) yang akan mengonsentrasikan diri pada masalah – masalah pengkajian, pemikiran, konsultan politik dan lembaga survey untuk mendukung proses pembibitan kader muda pemimpin Golkar yang akan menjadi pemimpin bangsa ke depan. Termasuk mempersiapkan calon presiden pada tahun – tahun mendatang,” tegas Bintang.

Tegasnya, keberadaan Eksponen Ormas Tri Karya tidak dititik beratkan kepada pengumpulan massa, akan tetapi berfokus kepada pengumpulan pemikiran- pemikiran terbaik untuk kepentingan bangsa Indonesia di masa datang. Tidak ada kata lain bagi Eksponen Ormas Tri Karya, selain harus melakukan
konsolidasi internal dan eksternal agar supaya melakukan berbagai inovasi untuk mengambil bagian penting di dalam perjalanan bangsa ke depan.

Singkat kata Eksponen Ormas Tri Karya mulai saat ini harus membulatkan diri, menyatukan potensi dan bahu membahu melakukan serangkaian program karya nyata demi untuk merealisasi. Jati
diri Golkar sebagai wadah berhimpun kader – kader handal yang berorientasi kepada karya dan kekaryaan, ujar Bintang menutup keterangannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here