KARENA PERCAYA

0
71

*_Matius 17:20 “Ia berkata kepada mereka: “Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, — maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.”_*

Percaya pada sesuatu yang belum terjadi tentunya bukan hal yang mudah. Kadang kita membutuhkan bukti yang bisa kita lihat dan rasakan langsung agar kita menjadi percaya.

Mungkin setelah sesuatu terjadi, barulah kita bisa percaya. Tapi Tuhan menghendaki agar kita tidak hanya mengutamakan bukti, melainkan iman, seperti si perwira. Ia ingin agar kita percaya penuh pada kuasa-Nya dan segala sesuatu adalah mungkin di dalam nama-Nya. *_“Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!” Markus 9:23b._*

Kita percaya kepada Allah yang tidak akan pernah mengecewakan. Dan siapapun yang percaya kepada-Nya tidak akan dipermalukan. Ia adalah pribadi yang tidak akan lalai dengan janji-janji-Nya. *_“Dan apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari pada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya” 1 Yohanes 3:22._*

Segala sesuatu yang kelihatannya tidak mungkin akan menjadi mungkin jika kita percaya, karena segala perbuatan-Nya ajaib. Walaupun kita belum bisa melihat bukti untuk saat ini, namun dengan iman percaya kita pasti akan melihat mujizat-Nya yang indah.

Mujizat terjadi karena kita percaya bahwa Ia sanggup melakukan segala sesuatu atas hidup kita.

*”Karena itu, apapun permohonan kita kepada Tuhan, yakinlah bahwa Ia turut campur tangan dalam segala situasi dan kuasa-Nya tidak terbatas untuk menolong kita.”*

Tetap semangat dalam Tuhan Yesus Kristus, terus berjuang dan Tuhan mengasihi selalu.

Baca juga  DPP Perkumpulan Cendekiawan Protestan Indonesia (PCPI) Siap Mendukung Program Pemerintahan Baru Jokowi-Kyai Ma'ruf dalam Bidang Pembangunan SDM, Pendidikan dan Kesejahteraan Sosial

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here