Garis Besar Panduan Pelaksanaan Kerja Bagi Pejabat Baru (Bagian 7): Pejabat Baru Harus Memiliki Strategic Thinking (Kemampuam Berpikir Strategis) 

0
387

Oleh: P. Adriyanto

 

 

Apa yang dimaksud dengan strategi?

*Dalam bahasa yang sederhana, strategi adalah tindakan/cara untuk lebih memastikan tercapainya suatu tujuan/sasaran atau untuk pemecahan masalah secara efektif dan efisien.*

 

*Cara Merumuskan Strategi yang Baik*

 

*Harus dipikirkan secara matang dan memungkinkan manajemen untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan._*

*Strategi menetapkan apa yang akan dilaksanakan dan apa yang tidak harus dilaksanakan.*

*Pertanyaan-pertanyaan strategis dan fundamental di bawah ini akan membantu perumusan strategi yang baik:_*

 

*# Siapa pelanggan (customers) dan konsumen (consumers) yang harus kita bina dan pertahankan? Mana daerah-daerah pemasaran yang potensial dan mana yang harus diblack list?*

 

*# Berapa tambahan modal kerja untuk mengimplementasikan strategi yang akan dilancarkan?*

 

*# Kemampuan-kemampuan apa yang harus dimiliki oleh manajemen dan kemampuan-kemampuan apa yang harus ditingkatkan?*

 

*# Apa keikatan (commitment) penting yang harus dibuat, dan kapan?*

 

*Alat Bantu/Metode Perumusan Strategi*

 

Ada beberapa metode untuk perumusan strategi, di antaranya adalah:

 

* BCG (Boston Consulting Group) Matrix

 

* Five Forces Framework (Kerangka Lima Kekuatan Persaingan) dari Michael Porter

 

* Matrix Identifikasi Masalah/ MIM (saya rancang sendiri)

 

* TOWS Matrix

 

Saya akan batasi penjelasan terhadap MIM dan TOWS Matrix saja (alat bantu yang lain dapat anda pelajari pada artikel-artikel tentang Strategic Management).

 

*§ Matrix Identifikasi Masalah (MIM)*

 

Pejabat baru  akan terjebak dengan berbagai masalah dengan berbagai tingkat keunikannya. Hal ini merupakan batu sandungan yang menyulitkan pelaksanaan fungsi jabatannya.

Oleh sebab itu ia harus bisa mengidentifikasi masalah di berbagai bidang  sedini mungkin.

 

Untuk mempermudah identifikasi masalah tersebut, maka dapat dipakai form dalam bentuk matrix.

Baca juga  WANITA PERKASA UNTUK KABINET JOKOWI 2019 – 2024

Saya tidak dapat menyajikan matrix tersebut melalui WA ini, tapi intinya proses penyiapannya adalah sebagai berikut:

 

* Buat daftar bidang-bidang pekerjaan yang ada di organisasi/unit organisasi, misalnya:

– Akuntansi

– Keuangan

– Sales & Marketing

– HRD

– Teknologi Informasi

– Pergudangan

 

* Siapkan tabel dalam bentuk  matrix, dengan membuat kolom-kolom secara horizontal dari kiri ke kanan : kolom 1:Akuntansi, Kolom 2: Keuangan, dst sampai kolom 6: Pergudangan.

Demikian juga di sebelah kiri tabel secara vertikal buat kolom-kolom:

– Akuntansi, di bawahnya kolom:

– Keuangan, dst sampai kolom terbawah yakni Pergudangan.

 

* Pada kolom yang terbentuk  dari perpaduan, misal:

< Keuangan vs Sales & Marketing, terjadi. masalah – Kesulitan membayar supplier tepat pada waktunya.

 

< Keuangan vs Pergudangan –  Cukup banyak modal kerja yang tertanam pada dead stock

 

< HRD vs Sales & Marketing – Kurangnya tenaga sales yang produktif

 

< Akuntansi vs Teknologi Informasi –  Sistem komputer akuntansi belum running well.

 

Catatan:

Kolom yang terbentuk dari perpaduan antara bidang yang sama, misal Keuangan dengan Keuangan, maka kolom tersebut blank (tidak ada masalah).

 

* Berdasarkan MIM tersebut, maka akan dapat diidentifikasikan berbagai masalah secara lebih cermat.

Catatan:

Interaksi antara bidang-bidang pekerjaan akan menimbulkan berbagai masalah.

 

*§ TOWS (THREATS, OPPORTUNITIES, WEAKNESSES, STRENGTHS) MATRIX*

 

Perumusan strategi dapat dilakukan dengan bantuan TOWS Matrix yang dapat dimanfaatkan untuk menggali ide-ide baru guna mengatasi ancaman dan kelemahan, serta memanfaatkan peluang yang terbuka dengan mempergunakan kekuatan yang dimiliki.

TOWS Matrix disajikan dalam bentuk tabel, di mana pada kanan atas secara horizontal terdiri dari 2 kolom faktor internal yakni *Kekuatan/Strengths dan Kelemahan/Weaknesses.*

Baca juga  Jokowi Umumkan Kabinet Kerja Jilid-2: "Tim Eksekusi Impian Indonesia"*

Pada sisi kiri dari tabel, secara vertikal, juga dibagi menjadi 2 kolom faktor eksternal yakni

*Peluang/Opportunities dan Ancamam/Threats*

 

Empat kolom akan terbentuk dari perpaduan antara Kekuatan/S vs Peluang/O, yang akan membantu perumusan

strategi yakni mempergunakan S untuk memanfaatkan O (selanjutnya kita sebut kolom strategi SO). Pada sisi kanan dari kolom SO adalah perpaduan antara W dan O yang memberi ide tentang strategi bagaimana mengatasi W dengan mempergunakan O (selanjutnya kita sebut kolom strategi WO).

 

Di bawah kolom strategi SO adalah perpaduan antara S dan T yang mempermudah kita menetapkan strategi menggunakan S untuk mengatasi T (selanjutnya kita sebut kolom strategi  ST).

Di sebelah kanan kolom strategi ST), adalah perpaduan antara W dan T yakni bagaimana strategi untuk mengatasi W dan menghindari T (untuk selanjutnya kita sebut kolom strategi WT).

 

*Penjelasan 1*

 

# Strategi SO : Bagaimana memanfaatkan kekuatan untuk mengeksploitasi peluang yang terbuka.

 

# Strategi WO : Bagaimana memanfaatkan peluang yang terbuka untuk mengatasi atau menekan kelemahan.

 

# Strategi ST: Mempergunakan kekuatan untuk mengatasi ancaman.

 

# Strategi WT: bagaimana meminimalkan kelemahan untuk mengjindari ancaman (strategi defensif).

 

*Penjelasan 2*

 

1. Sebelum menyiapkan perumusan strategi dengan mempergunakan TOWS Matrix, terlebih dahulu kita harus mengidentifikasi apa kekuatan (S), kelemahan (W), peluang (O) yang terbuka dan ancaman (T) yang dihadapi oleh perusahaan.

Hal-hal yang harus diperhatikan adalah:

 

# Kekuatan (S) dan Kelemahan (W) ditetapkan dengan membandingkan dengan perusahaan pesaing (relatif lebih kuat atau felatif lebih lemah  dibandingkan dengan para pesaing).

Sebagai contoh, jumlah  karyawan yang banyak, belum pasti. merupakan kekuatan, karena ada kemungkinan perusahaan pesaing. memiliki karyawan yang lebih banyak.

 

# Peluang (O)  dan Ancamam (T)  datangnya dari luar perusahaan.

Baca juga  Penyusunan Menteri Kabinet 2019-2014 Di Hari Santri Nasional 2019

 

# Ada kalanya Kekuatan juga mengandung suatu. kelemahan atau ancaman.

Contoh, banyaknya karyawan bisa membawa ancaman bila revenue/produksi menurun.

 

*Catatan:*

Semoga dengan contoh di bawah ini dapat memberi gambaran yang lebih jelas terhadap bagan TOWS Matrix yang tidak bisa saya gambarkan via WA ini.

 

*Bersambung*

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here