PGLII Mengecam Tindakan Oknum yang Membubarkan Kegiatan Ibadah Kebaktian Sabtu Ceria Anak Sekolah Minggu KGPM di Rusun Pulo Gebang dengan Kapak dan Gergaji

0
811
Sekum PGLII, Pdt. Dr. Freddy Soenyoto

 

Jakarta, Suarakristen.com

 

Merespon peristiwa ancaman dan teror yang telah membubarkan aktivitas KEBAKTIAN SABTU CERIA  Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) SIDANG DANIEL (relokasi Pulo Mas) pada hari Sabtu tanggal 23 September 2017, di Rusun Pulo Gebang, Jakarta Timur. Dengan ini kami menyatakan :

1. Mengecam keras tindakan oknum yang membawa kapak dan gergaji serta telah membubarkan kegiatan Ibadah Kebaktian Sabtu Ceria Anak Sekolah Minggu KGPM di Rusun Pulo Gebang Jakarta Timur, sehingga telah menimbulkan trauma bagi anak-anak Kristen yang adalah generasi muda bangsa Indonesia.

2. Mendesak Pemerintah dan Polda Metro Jaya untuk menindak tegas  oknum pelaku pembubaran Kebaktian diatas dan memproses pelaku guna proses penegakan hukum

3. Menyampaikan keprihatian yang mendalam kepada Jemaat Daniel GKPM Rusun Pulo Gebang 4, Menyerukan kepada seluruh umat kristiani untuk bersikap tenang dan menahan diri serta tidak melakukan hal hal yang tidak perlu melainkan menyikapi peristiwa diatas secara arif dan tetap mengedepankan kasih Kristus.

4. Menyerukan kepada semua pihak untuk mengedepankan kesatuan dan persatuan bangsa dan tidak terprovokasi oleh pihak- pihak tertentu yang diduga dapat memancing di air keruh sehingga menimbulkan situasi dan keadaan yg tidak kondusif bagi terselenggaranya kehidupan, ketertiban dan tegaknya NKRI, BHINEKA TUNGGAL IKA, PANCASILA DAN UUD 1945.

Demikian surat pernyataan ini kami buat dengan keprihatinan yang mendalam.

 

Jakarta, 24 September 2017,

Pdt Dr Freddy Soenyoto

SEKUM PGLII

Baca juga  Seminar Nasional Hak Azasi Perempuan Dalam Negara Hukum Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here