Rakernas dan KLB PIKI: Revitalisasi Wawasan Kebangsaan untuk Menegakkan Kembali Derajat Bangsa & Menegaskan KeIndonesiaan

0
255

 

 

Jakarta, Suarakristen.com

 

 

(Menapaki Pasang Surut Komitmen Kebangsaan Dan Realitas Kekinian Kita)“

Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Gelar Rapat Kerja Nasional dan Kongres Luar Biasa (Rakernas dan KLB) di  Merlyn Park Hotel, Jakarta Pusat, 7-9 Juli 2017.

Dinamika kehidupan kebangsaan Indonesia dalam dekade terakhir membawa dampak  sosial yang seolah divergen. Pada satu sisi kemajuan demokrasi dan HAM mendapat perhatian setelah puluhan tahun sebelumnya kehilangan tempat dalam diskursus bahkan praktek kebangsaan kita. Sementara pada sisi lain, atas nama demokrasi dan HAM itu sendiri, kelompok radikal tumbuh dan menjadi ancaman serius bagi keutuhan bangsa dan negara.

Selama itu pula terdapat ruang kosong dalam diskursus mengenai dasar bernegara  di Indonesia yang majemuk dan plural yang sebenarnya sudah dirancang founding fathers bangsa kita secara lengkap dan futuristik. Oleh kerana itu, PIKI terus terpanggil untuk mengisi ruang tersebut bersama elemen organisasi keumatan Kristen lainnya bahkan bersama kelompok cendekiawan dan  elemen bangsa lain yang sadar akan pentingnya mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam memenuhi panggilan tersebut, Ketua Umum DPP PIKI Baktinendra Prawiro MSc, MHum menegaskan, PIKI mengindentifikasi diri sebagai organisasi inteligensia yang mengedepankan intelektualitas dan bobot akademik serta berlandaskan nilai-nilai kristiani dalam merespon perubahan serta  mendorong gagasan – gagasan perubahan.

Agar terus “berpijak di bumi”, PIKI perlu melakukan inward looking sehingga dapat memberi pengaruh dan dampak bagi lingkungannya secara kontekstual. “PIKI diharapkan bisa bergerak menjadi aktor utama bersama komponen bangsa lainnya dalam upaya mewujudkan kehidupan kebangsaan Indonesia sesuai cita-cita proklamasi kemerdekaan,” ujar Bakti di Jakarta, Jumat (7/7).

Demi maksimalnya insiatif dan peran tersebut, maka PIKI perlu melakukan reposisi bahkan reinventing kehidupan kelembagaannya. PIKI telah lahir sejak tahun 1963 dan sempat mengalami pasang surut organisasi di tengah perubahan lingkungan ornganisasi yang begitu cepat. Oleh karena itu itu  dalam mengemban amanat organisasi yang diberikan oleh forum  Kongres V PIKI akan menggelar pelaksanaan pertemuan nasional melalui Rakernas dan KLB.

Baca juga  UPH Menyambut Hangat Kunjungan Lumina College Hongkong

Sekretaris Umum DPP PIKI Audy WMR Wuisang STh MSi menambahkan, Rakernas dimaksudkan untuk konsolidasi dan pemetaan kelambagaan serta  posisioning  visi dan misi organisasi secara internal. “Selain itu kegiatan tersebut diharapkan  menyatukan pemahaman secara mendasar tentang pentingnya PIKI merespon perubahan-perubahan lingkungan eksternal yang terjadi akhir-akhir ini,” tambah Audy.

Adapun KLB untuk Amandemen AD/ART PIKI merupakan amanat Keputusan Kongres 2015 harus dilaksanakan, sebagai forum pembahasan dan memutuskan perubahan dan penetapan AD/ART PIKI sebagai payung hukum tertinggi yang akan mengikat seluruh perangkat organisasi di semua tingkatan.

Rakernas dan KLB PIKI 2017 yang mengusung tema “MENEGASKAN KEINDONESIAAN  KITA (Menapaki pasang surut komitmen kebangsaan dan realitas kekinian kita ) akan berlangsung selama tiga hari (7-9 Juli 2017) di Hotel Merlyn Park, Jln KH Hasyim Azhari No. 29 – 31 Jakarta Pusat. Ketua Panitia Rakernas dan KLB PIKI 2017 Mamberob Y Rumakiek, menjelaskan   kegiatan ini akan diikuti  peserta dari DPP PIKI  ( Dewan Penasehat, Dewan Pakar, dan DPP ),  pengurus DPD dan DPC PIKI se – Indonesia, serta undangan khusus.

Adapun Pembukaan  Rakernas dan KLB akan berlangsung, Jumat (7/9). Pada pembukaan akan diisi dengan Orasi Kebangsaan oleh Prof Dr Komaruddin Hidayat, Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Selanjutnya acara Rakernas dan KLB diisi dengan Study Meeting yang dibagi dalam dua sesi. Pertama materi tentang Oikumene/ Gereja : “Positioning & Kontekstualisasi Bergereja Di Tengah Gesekan Sosial & Radikalisme Agama”. Kedua, materi tentang Pendidikan/PT: “Strategi Perguruan Tinggi  Kristen Menjawab  Tantangan  Akselerasi  Peradaban“. Sejumlah tokoh dari lembaga keumatan maupun pimpinan perguruan tinggi menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.

Agenda berikutnya adalah Rakernas yang diisi dengan Laporan/Informasi dari DPP dan DPD serta pembahasan Program dalam komisi-komisi dilanjutkan Kongres Luar Biasa dengan agenda tunggal Pembahasan Perubahan  AD/ART  PIKI  dan Penetapan AD/ART  PIKI.

Baca juga  POLEMIK RUU PENGHAPUSAN KEKERASAN SEKSUAL, PP GMKI: NEGARA HARUS BERTANGGUNGJAWAB ATAS KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN

 

Untuk keterangan lanjut hubungi :

Audy WMR Wuisang STh, MSi (Sekretaris Umum DPP PIKI) – 0813-8100-1777

Mamberob Y Rumakiek (Ketua Panitia Rakernas dan KLB) – 0812-7116-7588

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here