Dimana Ada Tuhan, Disitu Ada Harapan

0
84

Dimana Ada Tuhan, Disitu Ada Harapan

Oleh:  Rick Warren

“Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu. Sehingga kamu akan berlimpah dengan pengharapan oleh kuasa Roh Kudus.” (Roma 15:13 GWT)

Di akhir Perang Dunia II, kapal selam Amerika kembali ke Newport News, menuju dermaga. Ketika kapal selam itu menuju pelabuhan, sesuatu yang mengerikan terjadi, dan kapal mulai tenggelam. Penjaga pantai segera dikirim untuk pergi dan menyelamatkan awak kapal. Penyelam berenang ke dasar kapal untuk mengetahui masalahnya. Ketika penyelam mendekati kapal selam, mereka mendengar salah satu teknisi pelaut menggunakan palu untuk menekan dasar kapal dan bertanya dalam Kode Morse, “Apakah ada harapan?”

Ada pertanyaan mendasar dalam kehidupan — “Apakah hidup ini layak dijalani?”

Pertanyaan ini ditanyakan setiap hari oleh ribuan orang dalam ribuan cara yang berbeda:
Ketika anda duduk di ruang dokter menunggu hasil tes
Ketika pasangan yang telah berbulan-bulan konseling tanpa hasil
Ketika berhadapan dengan akuntan pajak di persidangan kebangkrutan
Ketika sebuah keluarga mendengar anak mereka hilang
Anda bisa hidup 40 hari tanpa makanan dan tiga hari tanpa minum. Anda bisa hidup delapan menit tanpa udara. Tetapi anda tidak bisa hidup satu detik pun tanpa harapan. Harapan merupakan bagian penting dari kehidupan. Ketika harapan hilang, hidup berakhir.

Karena harapan sangat minim ketersediaannya dalam masyarakat kita sekarang ini, orang akan jatuh ke dalam berbagai jenis penipuan. Mereka percaya dengan harapan palsu, seperti ramalan paranormal, pembacaan garis tangan, astrologi, tabib palsu, dan obat dukun. Pastinya, semua harapan palsu itu mengecewakan. Tidak ada yang lebih mengecewakan daripada harapan palsu.

Baca juga  Kantor Badan Penghubung Provinsi Nusa Tenggara Timur Buka “Posko Bersama Satu Hati untuk NTT” untuk Galang Bantuan bagi Masyarakat NTT yang Terdampak Bencana

Jadi kemana saya harus berbalik untuk mendapatkan harapan yang nyata? Alkitab mengatakan untuk berpalinglah kepada Tuhan.

Roma 15:13 mengatakan, “Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu. Sehingga kamu akan berlimpah dengan pengharapan oleh kuasa Roh Kudus” (GWT).

Tuhan adalah satu-satunya sumber pengharapan yang tidak akan pernah mengecewakan. Ketika kita menempatkan iman kita dalam Tuhan, Tuhan menyediakan sukacita, damai sejahtera, dan pengharapan yang berlimpah.

Anda perlu jenis pengharapan ini.

Di akhir kitab Yehezkiel, Tuhan mengatakan, “Akulah Jehovah Shammah.” Dalam bahasa Ibrani artinya, “Aku adalah Tuhan yang selalu ada.” Tuhan selalu ada. Tuhan ada di masa lalu anda, di masa kini anda, dan di masa depan anda. Tuhan ada di saat yang baik. Tuhan ada disaat yang buruk.

Tuhan ada dimana-mana. Dan anda tidak akan pernah sendirian.

Dan dimana Tuhan ada, disitu ada harapan.

Diskusikan

Berdasarkan pengalaman anda di masa lalu apakah anda sangat kesulitan melihat hadirat Tuhan?

Bagaimana realisasi kehadiran Tuhan memberikan anda harapan di tengah keputusasaan?

Siapa yang ada di tengah keputusasaan dalam hidup anda yang anda bisa berikan dorongan dengan mengingatkan mereka pada hadirat Tuhan?
Salam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here