Pemerintahan Jokowi Berjalan dan Bekerja Bersama Rakyat

0
57

Pemerintahan Jokowi Berjalan dan Bekerja Bersama Rakyat

 

Oleh: Yonge Sihombing, SE., M.B.A.

 

Tulisan berjudul: “Pemerintahan Jokowi senantiasa berjalan dan bekerja bersama rakyat”, adalah sebuah hasil pengamatan penulis terhadap perjalanan pemerintahan Jokowi selama hampir 6 tahun, yang kemudian dituliskan ke dalam sebuah artikel. Berikut hasil pengamatan penulis.

Pertama, pemerintahan Jokowi senantiasa berjalan bersama rakyat, karena pemerintahan Jokowi tau kebutuhan dan keinginan rakyatnya. Saya teringat pada sebuah bacaan tentang hasil wawancara wartawan BBC dengan Jokowi yang dilakukan di Bandara Internasional Yogyakarta Baru, Jumat, 31 Januari 2020, berikut petikan pertayaan wartawan BBC dan jawaban Jokowi. Pertanyaan wartawan BBC: *Sebenarnya pemimpin seperti apa yang Indonesia butuhkan?* Jawaban Presiden Jokowi:

*Pemimpin yang tahu kebutuhan rakyat, pemimpin yang tahu keinginan rakyat, pemimpin yang mau bekerja keras untuk rakyatnya.*

Kemudian saya teringat juga dengan pernyataan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, seorang politikus Korea Selatan dan pemimpin oposisi dari partai Aliansi Politik Baru untuk Demokrasi. Dalam penjelasannya, Moon Jae-in mengaku memiliki kesamaan dengan Presiden Joko Widodo di mana lebih mengutamakan masyarakat dan membangun perekonomian bersifat toleran.

“Saya dan Presiden Jokowi mempunyai kesamaan yaitu mengutamakan rakyat dan pengembangan ekonomi bersifat toleran,” kata Jae-in di Istana Bogor, Jakarta, beberapa waktu lalu.

*Selama Hampir 6 Tahun ‘Mengikuti’ Pemerintahan Jokowi*
Selama hampir 6 tahun pemerintahan Jokowi, saya berupaya untuk ‘mengikuti’, menyimak, dan memperhatikan pola dan cara yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi. Yang saya lihat, fahami, dan perhatikan adalah benar bahwa pemerintahan Jokowi senantiasa berjalan bersama rakyatnya, berjalan untuk mengetahui kebutuhan rakyatnya, dan berjalan untuk mengetahui keinginan rakyatnya. Salah satu yang dilakukan selalu dilakukan oleh pemerintahan Jokowi adalah hadir di tengah kehidupan rakyatnya, melalui blusukan, kunjungan kerja, dan monitoring terhadap pelaksanaan proyek yang sedang dikerjakan.

Kedua, Pemerintahan Jokowi bekerja bersama rakyatnya. Hal ini ditandai dengan cara yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi, yaitu mengikutsertakan rakyatnya dalam pembangunan. Rakyat diposisikan sebagai garda terdepan untuk menentukan arah, tujuan, program dan kegiatan pembangunan. Pemerintahan Jokowi menempatkan rakyatnya sebagai mata dan telinga pemerintah. Artinya pemerintahan Jokowi percaya kepada rakyatnya, dan tentunya rakyatnya juga percaya kepada pemerintahnya. Maka hal yang pantas dan patut, jika pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintahan Jokowi ‘berbuah manis’, dan dapat dirasakan dan dinikmati oleh rakyatnya. Memang pemerintahan Jokowi belumlah sempurna adanya, akan tetapi kita patut memberikan apresiasi dan dukungan kepada pemerintahan Jokowi, supaya cita cita, visi, misi, dan program program pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan dapat terlaksana dengan baik.

Baca juga  Komunisme Memang Gagal

*Di Tengah Rasa Duka, Jokowi Tetap Tegar Menjalankan Tugas*
Di tengah rasa duka yang masih menyelimuti, di mana sang ibunda baru saja meninggal, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap tegar dan menjalankan tugasnya sebagai pemimpin negara. Setelah prosesi pemakaman selesai, Presiden langsung terbang kembali ke Jakarta untuk menuju Istana Bogor mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) secara virtual.

Presiden Joko Widodo mengikuti KTT Kelompok Negara 20 atau G20 meski dalam keadaan duka setelah sang Ibunda Sujiatmi Notomiharjo berpulang. Hal tersebut pun membuat salah satunya Menteri Keuangan Sri Mulyani terharu. Hal tersebut disampaikan Sri Mulyani usai mendampingi Jokowi mengikuti KTT yang digelar secara virtual dari Istana Bogor, Kamis (26/3/2020).

*Kritik, Sebuah Keniscayaan*
Namun patut juga kita apresiasi, kritikan-kritikan yang dilontarkan terhadap pemerintahan Jokowi, sepanjang kritik yang sifatnya membangun. Kritik dengan dasar, dalil, takaran, tujuan, manfaat, dan tanggungjawab yang nyata. Kritik yang jujur, kritik yang cerdas, dan kritik yang bijak. Karena rakyat juga cerdas dan bijak. Rakyat tau yang benar, dan tau yang salah. Rakyat tau yang baik, rakyat tau yang tidak baik. Dan kita juga patut mengapresiasi pujian-pujian yang diberikan kepada pemerintah, bukan hanya kepada pemerintahan Jokowi, termasuk pemerintahan sebelum Jokowi, jika memang ada yang patut dan pantas untuk diapresiasi. Saya mengapresiasi pemimpin pemimpin dunia yang secara jujur dan lugas mengapresiasi pemerintahan Jokowi.

*Patut dan Pantas Bersyukur dan Tetap Rendah Hati*

Dalam 4 tahun masa jabatannya, Presiden Jokowi berhasil membawa nama Republik Indonesia menjadi terpandang di mata internasional. Tak hanya itu, Indonesia mampu menjadi negara yang memiliki pengaruh di kawasan bahkan dunia. Atas kinerjanya membawa Indonesia dalam tren positif di semua bidang, membuat Jokowi menuai banyak pujian dari para pemimpin-pemimpin negara dan tokoh-tokoh besar.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memuji kinerja Jokowi di bidang ekonomi yang berhasil mengentas kemiskinan dan menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tinggi. Pujian dilontarkan oleh Trump saat berpidato dalam pembukaan forum Asia Pasific Economic Cooperation (APEC), Da Nang, Vietnam. Trump mengatakan sejak 1990-an, rakyat Indonesia saat ini telah mengangkat diri mereka dari kemiskinan menjadi negara dengan pertumbuhan tercepat di G20.

Sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, Trump menilai telah terjadi perubahan yang luar biasa di Indonesia. Selain itu, dia menekankan bahwa negara-negara di Asia Pasifik harus menjadi lebih terbuka dan bebas dalam perdagangan dunia. Indonesia selama beberapa dekade telah membangun institusi domestik dan demokratis untuk mengelola wilayah luas yang terdiri dari 17 ribu pulau. Trump yang terkenal sebagai Presiden yang keras dan jarang memuji justru memberi pujian terhadap Presiden Indonesia.

Baca juga  Koalisi Masyarakat Sipil Meminta Dasar Pemerintah Menolak Rekomendasi WHO terkait Ganja Medis untuk Dibuka ke Publik

Selain Trump, Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull juga memuji Presiden Jokowi atas keberhasilannya memimpin negara multikultural seperti Indonesia. Turnbull menyatakan Indonesia berperilaku positif dalam melaksanakan sinergi Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP). Peningkatan indeks kemudahan berbisnis yang terjadi di Indonesia juga menjadi sorotan. Tidak mudah memimpin negara dengan struktur masyarakat yang kompleks dan beragam, bahkan Australia sendiri hanya memiliki penduduk asli Aborigin dan penduduk pendatang kulit putih namun permasalahannya sudah sangat banyak.

Menurut Turnbull, Jokowi adalah seorang Presiden yang sukses merawat keberagaman di negaranya.  Selain tu juga berhasil mewujudkan kepemimpinan di Indonesia, yang merupakan perpaduan antara demokrasi, Islam, dan moderasi. Jokowi adalah salah satu panutan pemimpin dunia saat ini. Pujian tersebut dikatakan Turnbull dalam sambutannya saat bertemu dengan para pelajar yang tergabung dalam Outstanding Youth for The World (OYTW) di Exhibition Hall, International Convention Centre, Sydney.

Sementara, pujian lain datang dari Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe yang memuji iklim investasi Indonesia karena semakin kondusif sejak beberapa tahun terakhir. Pernyataan ini disampaikannya langsung kepada Jokowi dalam pertemuan bilateral di Hotel Diamond, Manila, Filipina. Shinzo Abe dan Jokowi melakukan pertemuan bilateral sekaligus mempersiapkan berbagai kegiatan bersama menjelang tahun 2019 sebagai puncak perayaan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang.

Tak hanya dari pemimpin negara. Pujian lain juga datang dari Presiden Bank Pembangunan Asia (ADB) Takehiko Nakao yang menilai fundamental ekonomi Indonesia sampai saat ini masih cukup kuat dalam menahan gejolak dari ketidakpastian global. Nakao menyampaikan, secara pribadi dia memuji kepemimpinan Jokowi bersama jajarannya yang telah mengelola perekonomian dengan baik. Menurut Nakao, perekonomian Indonesia mempunyai dasar yang kuat, di mana proyeksi terhadap pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tahun ini sebesar 5,2 persen.

Presiden Dewan Olimpiade Asia (OCA) Syeikh Ahmad Al Fahad Al Sabah dan Presiden Komite Olimpiade International (IOC) Thomas Bach juga menyampaikan pujian serupa saat berkunjung di Istana Kepresiden Bogor, Jawa Barat. Presiden Joko Widodo bersama Ketua Inasgoc Erick Thohir dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melakukan pembicaraan terkait penyelenggaraan Asian Games 2018, dalam kesempatan itu Syeikh ahmad dan Thomas memuji perhelatan Asian Games 2018. Kedua tokoh olahraga itu sangat menghargai dan kagum atas kesuksesan dalam menyelanggarakan perhelatan Asian Games di Indonesia.

Sementara pendiri sekaligus CEO Alibaba Group Jack Ma yang berkunjung ke Indonesia juga memberikan apresiasi untuk Indonesia dan Presiden Jokowi terutama dalam penyelenggaraan Event Internasional seperti Asian Games. Menurut Jack Ma Indonesia telah berhasil melakukannya, bahkan dinilai sebagai penyelenggara Asian Games terbaik sepanjang sejarah. Jack Ma menilai gelaran ini sangat sukses dan tidak mudah menyelanggarakan acara yang sebesar ini. Terkait dengan aksi Jokowi yang mengendarai sepeda motor saat upacara pembukaan Asian Games 2018, menurut Jack Ma itu adalah hal yang inovatif dan mengesankan.

Baca juga  Tim Bencana MUI-BNPB Edukasi Mitigasi Bencana Lewat Dakwah

Jokowi memang sosok yang sering dijatuhkan oleh oposisi, namun di dunia internasional nama Jokowi sering dipuji-puji. Leadership atau kepemimpinan Jokowi diakui dunia. Bahkan majalah terkemuka Amerika Serikat, FORTUNE memasukkan nama Joko Widodo itu sebagai salah satu dari 50 pemimpin terhebat dunia. Jokowi sebelumnya pernah masuk dalam daftar 25 walikota terbaik sedunia dalam rilis yang dipublikasikan The City Mayors Foundation, London, Inggris. Pria berusia 53 tahun itu juga meraih peringkat 3 sebagai walikota terbaik dunia versi situs worldmayor.com.

Kinerja Jokowi juga beberapa kali masuk laporan media asing. Seperti New York Times yang melaporkan blusukan Jokowi lewat artikel bertajuk, “In Indonesia, a Governor at Home on the Streets”. Sosok Jokowi dikenal sebagai pengusaha yang rendah hati. Sikapnya yang toleran juga menarik perhatian banyak orang. Maka, tidak heran, dalam ulasan Time dia mendapat pujian dari Mantan Presiden Bank Dunia, Paul Wolfowitz. Tentunya sebagai masyarakat Indonesia, kita bangga memiliki Presiden seperti Joko Widodo.

*Pujian Jelang 6 Tahun Pemerintahan Jokowi*
Presiden China Xi Jinping menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi). Dalam komunikasi via telepon Selasa (11/2/2020), Xi bahkan berterima kasih pada kepercayaan dan pengertian yang diberikan rakyat Indonesia ke China, di tengah virus corona yang kini mengerogoti negeri tersebut.

Tak hanya itu, redaksi TIME pun menuliskan headline “A NEW HOPE,” yang artinya adalah harapan baru. Dalam profil yang ditulis oleh majalah TIME, mereka memuji kesederhanaan Jokowi ketika memilih duduk di kursi kelas ekonomi pesawat Garuda Indonesia beberapa waktu lalu. TIME pun menyebutkan bahwa Jokowi merupakan harapan baru bagi Indonesia dan dunia.

Akhirnya tibalah saya pada bagian penutup tulisan ini dengan menyampaikan sebuah pepatah: “jika ada jarum yang patah, janganlah disimpan di dalam peti, jikalau ada kata yang salah dalam tulisan ini, janganlah disimpan di dalam hati. Marilah kita senantiasa bersatu dan kompak untuk membangun masyarakat, bangsa, dan negara. Dan marilah kita berdoa, agar badai dan bencana wabah pandemi Covid 19 segera berakhir dari Indonesia, dan dunia. Merdeka, Merdeka, Merdeka.

Hormat dan Salam
Medan, Selasa, 16 Juni 2020

Yonge Sihombing
081360578435

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here