GEMBALA TELADAN

0
274

Oleh: Pdt. Martunas P. Manullang

GEMBALA TELADAN

Selamat pagi dan salam damai sejahtera bagi kita semua.

“Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu” (1Petrus 5:3).

Dalam perkembangan dan pertumbuhan gereja, semakin dibutuhkan kehadiran gembala atau para pemimpin yang melayani jemaat atau gembalaannya dengan semangat atau hati seorang hamba.

Melayani dengan hati seorang hamba artinya melakukan pelayanan dengan kerendahan hati, sehingga gembalaannya dapat dituntun dengan baik.

Gembalaan bukan dikuasai, diperintah atau didesak, tetapi dengan penuh semangat ditolong dan diberi dorongan untuk bangkit dan diberi peneguhan atau penguatan.

Semuanya ini dilakukan dengan hati seorang hamba atau dengan penuh kerendahan hati.

Rasul Petrus meninggalkan pesan berharga bagi gembala, pendeta, pemimpin kristiani di sepanjang zaman, juga pada zaman sekarang ini dan nanti dalam hal melayani atau bagaimana semestinya sikap, hubungan atau relasi seorang gembala (di sini: Pendeta) dengan jemaat atau gembalaannya.

Kita semua (sebagai pendeta atau sebagai anggota jemaat) bisa terkejut dan merasa tertampar saat membaca kalimat ini : “Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu .”

Pertanyaan pribadi untuk pendeta: Dalam hal apa sajakah selama ini saya sudah menjadi teladan bagi jemaat yang saya layani?

Dan pertanyaan pribadi bagi jemaat: Keteladanan apa saja yang saya tiru/teladani dari setiap orang pendeta/gembala yang saya kenal?

Untuk dicatat gembala atau pendeta: bukan memerintah umat Tuhan, tetapi dalam kasih, melayani dengan penuh kerelaan, atau bersemangat menolong orang lain dengan ketulusan dan kerendahan hati.

Baca juga  Mensegerakan Realisasi Anggaran Kesehatan Untuk Covid-19

Semangat menghamba dari pelayan yang memiliki hati seorang hamba.

Selamat beraktivitas (bersaksi, ber-marturia) pada hari ini.
Salam marturia.
Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Pdt. Martunas P. Manullang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here