Tuhan yang Maha Agung Menghakimi Bangsa-Bangsa.

0
337

Oleh: Pdt. Dr. Anna Ch Vera Pangaribuan.

 

Saudara-saudari yang saya kasihi.

Habakuk 3 : 1 – 6
Tuhan yang Maha Agung Menghakimi Bangsa-Bangsa.

Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan Yesus.

Habakuk adalah seorang nabi Allah yang memiliki arti rangkulan, pelukan kasih dan bergumul.Habakuk seorang yang bergumul melihat bangsa Israel yang mengalami ketidakadilan. Ia melihat bangsa Israel yang hidup dalam dosa sudah tidak lagi takut kepada Allah. Itulah mengapa dikatakan doa Habakuk ini adalah ratapan. Adapun yang menjadi Missi Habakuk sebagai nabi Tuhan adalah Supaya Tuhan mengampuni bangsaNya yang penuh dengan dosa dan melepaskan bangsanya dari tengah-tengah ketidakadilan. Sebab Tuhan yang dia kenal itu adalah Tuhan yang mahakuasa Tuhan yang penuh kuasa dilangit dan dibumi. Habakuk sangat mengenal dan mengagumi Allah itu sendiri karena Allah lah yang menciptakan segala isinya dibumi maupun dilangit Allah lah yang berkuasa atas segala kuasa dibumi ini. Hal tersebut dapat kita lihat dari doa Habakuk

1) Pada ayat 3 dikatakan, “Allah yang datang dari negeri teman dan yang mahakudus dari pegunungan Paran keagunganNya menutupi segenap langit dan bumi pun penuh dengan pujian kepadaNya”.

Disini jelas dikatakan bahwa keagungan Allah menutupi segenap langit dan bumi artinya keagungan Allah tidak dapat dilukiskan oleh manusia karena keagungan Allah sungguh luarbiasa.

2) Ayat 4 dikatakan “ada kilauan seperti cahaya. Sinar cahaya dari sisiNya dan dari situlah terselubung kekuatanNya.

3) Ayat 6 ” Ia berdiri maka bumi dibuatnya bergoyang, Ia melihat berkeliling maka bangsa-bangsa dibuatnya melompat terkejut. Hancur gunung-gunung yang ada sejak purbakala. Merendah bukit-bukit yang berabad-abad itulah perjalanannya berabad-abad”.

Dari ayat tersebut kita dapat melihat bahwa Allah juga memakai alam ciptaannya bahwa semua ada digenggamannya.

Baca juga  Prima Rasa Dining Group Memperkenalkan Liberta; Restoran Italia dan Bar Berkonsep Modern Klasik di Bilangan CBD, Sudirman, Jakarta

Dari doa Habakuk ini menggambarkan betapa besarnya pergumulan bangsa Tuhan bangsa Israel tetapi kuasa Allah lah yang berkuasa ditengah-tengah umatNya. Pergumulan Habakuk dibawa kepada Tuhan didalam doanya.

Ada dua permohonan doa Habakuk:

1) Ia berdoa agar kuasa Allah terjadi ditengah-tengah kehidupan umatnya karna Habakuk sangat yakin bahwa jika Allah tidak menyelamatkan bangsanya maka bangsanya akan mati dibinasakan. Oleh karna itu ia meminta supaya Tuhan ikut campur tangan dalam hidup mereka melalui pencurahan kasih Tuhan kepada umatnya yang dikasihinya.

2) Agar Allah berkenan untuk menunjukkan kasih sayangnya sebab tanpa kasihNya maka umat Allah tidak akan mampu bertahan.

Demikianlah doa penekanan nabi Habakuk kepada Tuhan.

Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan Yesus,

Jika hal ini diperhadapkan pada hidup orang percaya masa kini, dimana pada umumnya manusia menghadapi banyaknya kesulitan dan tantangan dalam hidup ini yang disebabkan oleh berbagai macam hal atau karena dosa manusia yang sudah merajalela sehingga seruan doa dari nabi Habakuk dari zamannya adalah berlaku pada zaman sekarang ini. Oleh karena itu, Kita membutuhkan pendoa-pendoa seperti nabi Habakuk dimana dia bergumul melihat realita kehidupan bangsa Israel yang mengalami penderitaan tetapi karena doanya dia yakin Tuhan mengasihi umatnya. Ketika Tuhan Allah akan menghakimi bangsanya tetapi karena doa daripada nabi Tuhan dia menyerukan supaya Tuhan melalui kasih sayangnya kepada umatnya supaya umat tersebut beroleh keselamatan daripada Allah.

Nabi Habakuk melihat bagaimana perjalanan bangsa israel keluar dari bangsa Mesir adalah karena kuasa Tuhanlah yang membebaskan bangsa tersebut. Dari sana dapat kita lihat bagaimana penyertaan Tuhan sejak dulu kala, sekarang dan sampai selamalamanya. Semua orang percaya menantikan kedatangan Tuhan yang kita percayai pada kedatangan Yesus yang keduakalinya.

Baca juga  KEPCO Tunda Pembahasan Pendanaan: Hasil Studi Kelayakan Awal KDI, Proyek PLTU Jawa 9&10: Tidak Layak Secara Ekonomi dan Kemanusiaan!

Alalh yang memerintah kehidupan umatnya dan Allah yang menyatakan diriNya melalui Yesus Kristus dan berjanji akan datang untuk keduakalinya.

Saudara-saudaraku yang dikasihi Tuhan Yesus,
Minggu ini kita masuk pada akhir tahun gerejawi dengan topik minggu “Allah yang agung menghakimi bangsa-bangsa.”
Mengingatkan kita bahwa tidak satupun didunia yang bersifat kekal dan bersifat abadi, baik kekuasaan, jabatan maupun kekayaan semuanya akan tinggalkan.
Mementomori artinya “ingatlah akan hari kematianmu”. Yang mengingatkan kita bahwa hidup kita begitu singkat agar kita berefleksi atas setiap perbuatan setiap ucapan selama satu tahun yang telah berlangsung ini. Sehingga orang-orang percaya akan bersaksi akan kebenaran dan menyadari bahwa semuanya akan berakhir dan tidak ada yang kita bawa dalam dunia ini. Diujung tahun gerejawi ini juga memberikan penghiburan kepada kita supaya mengikhlaskan orang-orang yang kita kasihi yang telah mandahului kita dan mengingatkan kita semua, bahwa kita juga akan dipanggil pada waktunya sesuai dengan waktu dan rencana Allah.

Saudara-saudaraku yang dikasihi Tuhan Yesus,
Sebagaimana Habakuk tetap percaya kepada Tuhan dalam situasi apapun baik dalam suka ataupun duka sehingga ia akan mendapatkan rangkulan kasih Allah ditengah-tengah tugasnya mendoakan bangsa Allah tersebut.
Tetaplah percaya dan memiliki pengharapan.

Pada Minggu ini kita masuk kepada minggu akhir tahun gerejawi yang menyerukan supaya kita percaya walaupun manusia itu sudah mati tetapi kita imani bahwa Tuhan tetap berada ditengah-tengah orang mati maupun orang hidup. Dalam Roma 14 : 8 dikatakan, “sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan jadi baik hidup maupun mati kita adalah milik Tuhan.
Walaupun semuanya akan berakhir tetapi kasih setia Tuhan tidak akan pernah berakhir. Kasih setia Tuhan kekal sampai selama-lamanya karena Tuhanlah yang berkuasa atas segalanya. Oleh karena itu sebagai orang yang percaya kepada Kristus, marilah kita bersaksi tentang Tuhan Allah yang berkuasa dan Dia juga mampu untuk menghakimi bangsa-bangsa yang tidak berkenan dihadapanNya dan kita sebagai orang-orang percaya akan memperoleh kasih karunia yang daripadaNya. Marilah berpegang teguh akan firmanNya maka kita akan memperoleh keselamatan.
Amin.

Baca juga  Pernyataan Sikap dari "Tim Sembilan" terkait komposisi Kepengurusan DPP Partai Golkar Periode 2019-2024 adalah AMPI (Anak, Menantu, Ponakan, Istri)?

Salam Marturia
Pdt. Dr. Anna Ch Vera Pangaribuan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here