Komitmen Daewoong bagi Indonesia, Kembangkan SDM dan Tenaga Medis Lokal Menuju Kelas Dunia

0
43

 

Jakarta, Suarakristen.com

Kontribusi Daewoong untuk Indonesia tidak terhenti pada kegiatan bakti sosial layanan kesehatan Firefighter Health Initiative untuk petugas pemadam kebakaran (damkar) DKI Jakarta pada 24-25 Oktober lalu. Nyatanya, relasi dan kerja sama Daewoong dengan tenaga medis Indonesia telah terjalan cukup lama dan terjalin erat melalui Daewoong Foundation, sebuah yayasan sosial di bawah Daewoong Group yang memfasilitasi pelatihan dari pembimbing akademis di Korea.

Memiliki komitmen dalam pengembangan sumber daya manusia secara global dan sebagai yayasan yang berkontribusi pada peningkatan kesehatan nasional serta pengembangan teknologi medis, Daewoong Foundation memberikan dukungan beasiswa kepada tenaga medis, mahasiswa kedokteran dan farmasi melalui berbagai macam program yang senantiasa dilakukan dalam beberapa tahun ini.

Sejak 2011, Daewoong telah mengundang tenaga medis muda dan berbakat dari Indonesia ke Korea untuk mendapatkan pelatihan dan mendalami teknologi medis terbaik sehingga mereka dapat menerapkannya di Indonesia. Program pelatihan tersebut meliputi tunjangan dana penelitian, dukungan penelitian klinis maupun akademis, konsultasi penelitian, dan memberikan kesempatan untuk mengikuti konferensi-konferensi akademis kepada tenaga medis yang sampai sekarang telah diikuti oleh 150 orang tenaga medis.

Pada tahun berikutnya, Daewoong semakin melebarkan komitmennya dengan menyasar mahasiswa-mahasiswi terbaik jurusan kedokteran dan farmasi dari universitas ternama seperti Universitas Indonesia dan ITB dengan memberikan beasiswa guna meningkatkan potensi sumber daya manusia pada bidang kesehatan. Terhitung kurang lebih terdapat 500 mahasiswa penerima beasiswa sebagai wujud kontribusi Daewoong mengembangkan teknologi farmasi di Indonesia melalui pencarian talenta lokal berbakat yang berfokus dalam kegiatan pembelajaran.

Tidak hanya mahasiswa kedokteran/farmasi di Indonesia saja, Daewoong Foundation juga berkontribusi dalam mengembangkan mahasiswa-mahasiswi Indonesia di Korea Selatan untuk menjadi pemimpin global dengan memberikan beasiswa, pelatihan, magang serta program-program lainnya. Para penerima beasiswa terbaik dari program ini telah bekerja di Daewoong Group dengan mengambil bagian dalam bisnis Daewoong di Indonesia dan menjadi jembatan antara Korea dan Indonesia.

Baca juga  Gereja Christian Ministry Church (CMC) Rayakan Natal Sinode 2019: Serukan Jemaat Proaktif Memberitakan Kabar Baik dan Pancarkan Kristus Lewat Perkataan dan Perbuataan

Selain dari segi akademis dan pelatihan SDM global, Daewoong juga berfokus pada kontribusi sosial masyarakat di bidang kesehatan. Seperti halnya dengan pelaksanaan bakti sosial layanan kesehatan Firefighter Health Initiative beberapa waktu lalu yang merupakan bentuk kolaborasi dokter berbakat Indonesia bersama pembimbing akademis mereka dari Korea. Kegiatan ini setidaknya melibatkan 40 tenaga medis terbaik dalam bidang pengobatan tulang belakang dan trauma luka bakar dari Indonesia dan Korea.

Tenaga medis yang tergabung dalam tim relawan medis tersebut antara lain dr. Luthfi Gatam, dokter spesialis tulang belakang di RS Premier Bintaro, dr. Sandy, dokter spesialis luka bakar dari RS Yarsi, Profesor Ahn Jaesung dari Chungnam National University Hospital, Mr. Chun Wook, Kepala Rumah Sakit Hangang Sacred Heart Hospital dan Profesor Park Myung-chul dari Ajou University. Mayoritas relawan medis tersebut adalah dokter Indonesia dari Daewoong Foundation yang telah melalui berbagai program seperti pelatihan tenaga medis muda, proyek penelitian akademik, dan sebagainya.

Para alumni penerima beasiswa Daewoong Foundation juga turut membantu sebagai penerjemah dalam bakti sosial layanan kesehatan tersebut. Peran alumni tersebut sebagai kesempatan untuk mengembalikan manfaat yang telah mereka terima dari Daewoong saat mereka masih menjadi mahasiswa di Korea. Para alumni ini telah menerima pelatihan dan dukungan dari Daewoong Foundation melalui program pengembangan sumber daya manusia.

Professor Ahn Jaesung dari Chungnam National University Hospital yang turun langsung dalam mengawasi pelaksanaan kegiatan ini mengungkap harapannya agar kerja sama kontribusi Daewoong untuk Indonesia bisa berjalan secara berkelanjutan.

“Saya rasa bakti sosial ini sangat bermakna karena saya sendiri dapat berpartisipasi untuk berkontribusi pada rakyat Indonesia bersama dengan para ahli medis Indonesia terbaik yang pernah saya bimbing melalui program dari Daewoong Foundation. Saya berharap kegiatan pertukaran di bidang medis antara Korea dan Indonesia dapat terus dikembangkan melalui program bakti sosial media jangka panjang dan kegiatan pertukaran akademis secara berkelanjutan,” ujarnya.

Baca juga  Mendikbud Tetapkan Empat Pokok Kebijakan Pendidikan “Merdeka Belajar”*

Melengkapi kontribusi Daewoong bagi Indonesia, pada Oktober lalu Daewoong telah menandatangani kontrak kerja sama dengan Universitas Indonesia untuk mengembangkan laboratorium Bio-Analisis senilai 3 (tiga) milliar rupiah. Daewoong Foundation juga berencana memperluas investasi pada bidang bio-analisis dan dengan pembangunan laboratorium bio-analisis di UI pada 2020 mendatang, diharapkan dapat mengembangkan infrastruktur dalam pertumbuhan bioindustri di Indonesia.

# # #

■ Tentang Daewoong Foundation

Daewoong Foundation adalah yayasan beasiswa didirikan pada 1984 yang telah berkontribusi pada promosi kesehatan nasional dan pengembangan teknologi medis melalui pengembangan sumber daya manusia. Visi dari Daewoong Foundation adalah mendukung beasiswa bagi siswa yang tinggal di dalam dan di luar Korea untuk menumbuhkan bakat global, dan memberikan penghargaan kepada para sarjana dan peneliti terkemuka untuk pengembangan kepentingan publik di masyarakat.

(Hotben)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here