GANJARAN YANG MENDIDIK

0
70

Oleh: Pdt Lundu H.M.Simanjuntak

 

(Ibrani 12:7)

Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya?

Sebagai orang percaya sebaiknya kita harus memahami bahwa Firman Allah itu juga sesekali dapat menegur kita bagaikan seorang anak yang mendapat ganjaran (hukuman) dari orangtuanya. Sama seperti seorang anak dari orangtua maka sebuah ganjaran yang diterima bukan berarti soal tanda kemarahan melainkan tanda kasih orangtua kepada anaknya.

Jika Firman Allah kita rasakan seperti sedang mengganjar kita, maka bayangkanlah kita bagaikan anak-anak Allah yang sedang mendapatkan ganjaran pengajaran. Sebuah ganjaran yang bernuansa kasih dalam rangka membimbing kita untuk menjadi anak-anak Allah yang setia akan perintahNya.

Sebuah ganjaran dari Allah pandanglah itu dengan sebuah keyakinan bahwa Tuhan Yesus sedang memperbaiki arah jalan kita kepada yang benar. Untuk itu saat kita merasakan ada ganjaran, tataplah dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada arah yang lebih sempurna.

Orang yang siap untuk mendapatkan ganjaran adalah pertanda bahwa ia sadar sebagai orang percaya dihadapan Allah dan juga sekalugus sebagai anak-anak Allah.
Status kita sebagai anak-anak Allah   nyata setelah Yesus Kristus menebus dosa-dosa kita.

Dari ayat hari ini dengan tegas dan jelas dikatakan bahwa jika kita mendapatkan ganjaran, berarti Allah sedang memperlakukan kita sebagai anak. Coba perhatikan apakah terdapat anak yang tidak pernah dihajar (dimarahi) oleh ayahnya?

Jika ada orangtua yang tidak pernah marah terhadap anaknya, maka itu sama halnya membiarkan anaknya masuk dalam jurang kejahatan. Berbahagialah jika kita mendapat ganjaran dari Allah karena itu menandakan kita benar-benar anak dihadapan Allah.

Baca juga  Tetaplah Tinggal di Dalam Kristus

Sebagai anak-anak Allah yang tidak bisa luput dari dosa maka kita mendapat ganjaran sebagai bentuk didikan Allah bagi kita. Apa yang akan terjadi jika kita tidak diganjar/dididik oleh Allah? Pasti kita akan mengalami “celaka besar” karena akan terus menerus berdosa sebab tanpa ada yang menegur.

Untuk itu pandanglah sebagai bentuk ungkapan kasih jika kita diganjar/dihajar/dididik oleh Allah. Orang yang siap untuk diganjar Allah adalah orang yang siap untuk berbuat baik kepada Allah.

Orang yang selalu siap untuk berbuat baik kepada Allah adalah juga orang yang siap untuk diganjar Allah. Ayuk kita tunjukkan bahwa kita adalah anak-anak Allah yang selalu setia kepadaNya di dalam Tuhan Yesus, Amen.

Doa:

Ya Allah aku ingin menjadi anakMu yang setia, untuk itu ganjaranMu akan kujadikan didikan bagiku, Amen.

  • SELAMAT MALAM

DAN
SELAMAT BERAKTIVITAS

(Pdt Lundu H.M.Simanjuntak-Pdt HKBP Cipayung Cilangkap-Jaktim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here