Jangan Murtad Lagi

0
79

Oleh: Stefanus Wiji Suratno

Ibrani 6:4-6 (TB) Sebab mereka yang pernah diterangi hatinya, yang pernah mengecap karunia sorgawi, dan yang pernah mendapat bagian dalam Roh Kudus, dan yang mengecap firman yang baik dari Allah dan karunia-karunia dunia yang akan datang, namun yang murtad lagi, tidak mungkin dibaharui sekali lagi sedemikian, hingga mereka bertobat, sebab mereka menyalibkan lagi Anak Allah bagi diri mereka dan menghina-Nya di muka umum.

Kebiasaan manusia setelah hari-hari raya saling memaafkan tapi setelah lewat masa memaafkan akan berbuat lagi. Yang demo tetap demo lagi, yang dendam akan membara lagi dan yang benci akan lebih membenci lagi.

Kitab Ibrani ini menasihatkan kepada Umat Tuhan tidak boleh melakukan lagi perbuatan bodoh tersebut. Ibarat peribahasa keledai tidak akan jatuh kedua kali pada lubang yang sama. Jadi kita sebagai umat Tuhan sangat dikasihi Tuhan, Tuhan maha Pengampun tapi bukan berarti kita setelah diampuni akan berbuat dosa ke dosa yang sama lagi. Kitab Ibrani ini menasihatkan agar setelah kita diampuni dosa kita sama Tuhan Yesus maka kita harus punya tekad untuk meninggalkan perbuatan lama kita dan menjadi manusia baru sehingga kita tidak menjadi orang yang murtad atau menyalibkan Tuhan yang kedua kali dan seterusnya. Apa dampaknya bila kita terus hidup murtad ?
1. Kita tidak akan masuk dalam Kerajaan Sorga ( Galatia 5 ::19-21 ; Wahyu 21 : 8 ).

2. Orang yang terus berbuat jahat tidak akan diakui oleh Tuhan Yesus, tempatnya di neraka ( Matius 7 : 21-23 ).

3. Jaga anggota tubuh kita ( tangan, kaki dan mata ) untuk tidak melakukan kejahatan agar terhindar dari api neraka ( Matius 18 : 8-9 ).

Baca juga  Mahasiswa Unika Atma Jaya Kembangkan Robot Bantuan Untuk Misi Pencarian dan Penyelamatan Bencana

4. Jangan menjadi orang munafik seperti Orang Farisi dan Ahli Taurat karena perbuatan dan omongan tidak sama ( Matius 23 : 13-26 ). Tempat orang munafik yang penuh kejahatan adalah neraka.

5. Hati-hati dalam berkata-kata karena kata-kata yang jahat akan menggiring kita masuk kedalam neraka ( Matius 5 : 22 ). Dan kuduskan anggota tubuh kita agar terhindar dari hukuman Tuhan ( Matius 5 : 29-30 ).

6. Memohon Tuhan Yesus menjagai kita dan mengkuduskan hidup kita sehingga kasih karunia dan damai sejahtera Tuhan menyertai kita serta Roh Kudus yang akan memimpin kita sampai akhir jaman. ( I Tesalonika 5 : 23; II Tesalonika 2 : 13 ).

7. Pada akhir jaman karena banyak penyiksaan akan banyak orang yang murtad. Kita harus bisa mempertahankan iman kita untuk tidak murtad ( Matius 24 : 9-14 ).

Semoga renungan ini akan memberikan iman yang kuat kepada kita untuk tetap setia pada iman kepada Tuhan Yesus.

Kesimpulan dan Doa :

Tuhan semuanya bisa meninggalkan kami baik keluarga, teman atau handai taulan tetapi kami memohon agar iman kami tetap teguh di dalam Engkau dan Engkau tidak meninggalkan kami.

Salam kasih.

Stefanus Wiji Suratno
Harvest International Theological Seminary
Dosen Program Doktor Theology and Ministry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here