Peningkatan Kinerja Allianz Life Syariah Tahun 2018, Ajak Lebih Banyak Masyarakat Untuk Berbuat Kebaikan

0
107

Jakarta, Suarakristen.com

 

Unit usaha syariah dari PT Asuransi Allianz Life Indonesia (“Allianz Life Syariah”), berhasil mencatatkan kinerja positif pada tahun 2018 dengan perolehan Pendapatan Premi Bruto sebesar Rp1,107 triliun, atau meningkat sebesar 9,1% dibanding tahun sebelumnya. Total aset juga tercatat mengalami pertumbuhan,
yakni sebesar 6,4% atau meningkat dari Rp2,7 triliun menjadi Rp2,9 triliun pada tahun 2018.

Dana Tabarru’ Allianz Life Syariah di tahun 2018 juga meningkat sebesar 8,3% menjadi Rp593,7 miliar dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp548,3 miliar. Dana Tabarru’ sendiri adalah kumpulan dana yang berasal dari kontribusi peserta asuransi syariah dan digunakan sebagai dana tolong menolong kepada peserta lain yang terkena musibah sesuai akad Tabarru’ yang telah disepakati.

Pertumbuhan positif Dana Tabarru’ menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat dalam mengamanahkan pengelolaan perlindungan asuransi jiwa syariahnya kepada Allianz Life Syariah. Hal ini juga tercermin dari jumlah peserta Allianz Life Syariah yang meningkat sampai dengan 102.094 peserta pada 2018.

Di sisi lain, Allianz Life Syariah memenuhi amanah dari para peserta dengan menyalurkan Dana Tabarru’ untuk pembayaran klaim dan manfaat asuransi kepada sesama peserta sebesar Rp412,2 miliar pada tahun 2018 atau meningkat 7,4% dibandingkan tahun 2017.

“Pertumbuhan positif ini tentu tidak lepas dari berkembangnya tren industri syariah di masyarakat dan peranan generasi millenial yang merupakan potensi besar dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Oleh karena itu, Allianz terus berinovasi untuk memperkuat posisi di dalam potensi segmen pasar yang potensial ini serta melakukan sosialisasi dan edukasi produk syariah yang bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan penetrasi asuransi jiwa, khususnya asuransi jiwa syariah,” kata Yoga Prasetyo, Pimpinan Unit Usaha Syariah Allianz Life Indonesia.

Baca juga  SALIBPHOBIA: ANTARA UAS DAN SALIBNYA.*

Allianz Life Syariah secara rutin dan berkesinambungan melakukan sosialisasi dan edukasi produk asuransi syariah, baik kepada mitra bisnis keagenan sebagai garis terdepan yang menjadi ujung tombak pemasaran, serta kepada masyarakat luas dengan bekerja sama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) secara rutin ke berbagai daerah di Indonesia.

Tidak hanya itu, mulai tahun 2018, Allianz Life Syariah juga mengkampanyekan
“Syariah is Now” sebagai langkah strategis dalam mengembangkan jaringan pemasarannya dengan fokus perekrutan terhadap generasi milenial yang berminat mengembangkan kemampuan kewirausahaan (entrepreneurship), dimana ke depannya generasi ini juga akan menjadi target pasar asuransi syariah. Beberapa langkah yang dilakukan adalah dengan mengadakan sosialisasi mengenai asuransi syariah secara rutin terutama
ke kampus-kampus dan membuka akses seluas-luasnya bagi para milenial yang ingin memperdalam pemahaman mengenai asuransi syariah.

Program #BerlipatnyaBerkah Ajak Lebih Banyak Masyarakat untuk Berbagi Kebaikan

Salah satu bentuk sosialisasi dan edukasi asuransi syariah bagi masyarakat yang dilakukan Allianz Life Syariah adalah menginisiasi program Kado Umroh 2018. Setelah mewujudkan impian 25 sosok yang menginspirasi untuk berangkat ke tanah suci dan melakukan ibadah umroh di tahun lalu, tahun ini Allianz Life Syariah kembali menghadirkan program #BerlipatnyaBerkah dan mengajak lebih banyak masyarakat untuk berbagi kebaikan.

“Allianz Life Syariah selalu berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan perlindungan asurasi jiwa berbasis syariah dengan mengajak masyarakat untuk berbagi kebaikan dan memulai #BerlipatnyaBerkah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan perlindungan asuransi jiwa, sekaligus memberi kesempatan bagi masyarakat yang layak untuk mendapatkan dan mewujudkan impian yang dimiliki, yakni berangkat ibadah umroh ke tanah suci,” kata Karin Zulkarnaen, Chief Marketing Officer Allianz Life Indonesia.

Baca juga  *SIAPA YANG PALING DIUNTUNGKAN DALAM KASUS "SALIB UAS" DAN PELECEHAN DISKRIMINATIF SAMPAI RUSUH PAPUA?*

Tahun ini, peserta yang ingin menominasikan sosok inspiratif yang layak untuk diberangkatkan umroh seperti marbot masjid, satpam perumahan, asisten rumah tangga, petugas kebersihan atau office boy di kantor untuk mendapatkan kesempatan memenangkan Program #BerlipatnyaBerkah dengan cara memposting tulisan ataupun video yang menarik melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, Youtube, ataupun blog. Agar dapat maju ke tahap selanjutnya peserta harus men-submit link postingan mereka
di berlipatnyaberkah.allianz.co.id. Cerita terbaik akan diseleksi dan akan melalui proses voting oleh masyarakat umum sampai terpilih pemenangnya.

Kompetisi #BerlipatnyaBerkah berlangsung dari 13 Mei hingga 30 Juni 2019. Pengumuman 50 cerita terbaik akan dilakukan di bulan Juli 2019. Bulan Juli sampai dengan Agustus akan dilakukan voting. Pemenang akan diumumkan pada bulan September 2019. Informasi selengkapnya mengenai program #BerlipatnyaBerkah dapat dilihat pada microsite: berlipatnyaberkah.allianz.co.id.

(Johan Sopaheluwakan)

Tentang Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Pada tahun 1989, Allianz mendirikan PT Asuransi Allianz Utama Indonesia, perusahaan asuransi umum. Kemudian, Allianz memasuki bisnis asuransi jiwa, kesehatan dan dana pensiun dengan mendirikan PT Asuransi Allianz Life Indonesia di tahun 1996. Di tahun 2006, Allianz Utama dan Allianz Life memulai bisnis asuransi syariah.
Kini Allianz Indonesia didukung oleh lebih dari 1.300 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.

Tentang Allianz di Asia
Asia adalah salah satu dari tiga wilayah pertumbuhan utama kami. Hal ini ditandai dengan keragaman budaya, bahasa dan adat istiadat. Allianz telah hadir di wilayah ini sejak 1910, menyediakan asuransi kebakaran dan maritim di kota-kota pesisir Cina. Saat ini, Allianz aktif di 14 pasar di wilayah tersebut, menawarkan beragam asuransi dengan bisnis inti pada asuransi properti dan kecelakaan, asuransi jiwa dan kesehatan dan manajemen aset. Dengan lebih dari 32.000 staf, Allianz melayani kebutuhan lebih dari 18 juta nasabah di wilayah ini di beberapa saluran distribusi.

Baca juga  SETARA Institute: Perspektif Human Security Harus Diutamakan *Jokowi Didorong Bentuk Special Envoy untuk Papua*

Tentang Grup Allianz
Allianz Group adalah perusahaan asuransi dan manejemen aset terkemuka di dunia dengan 92 juta nasabah personal dan perusahaan. Nasabah Allianz mendapatkan manfaat dari berbagai layanan asuransi personal dan perusahaan. Mulai dari asuransi properti, jiwa dan kesehatan, sampai layanan bantuan asuransi kredit dan asuransi bisnis secara global. Allianz adalah salah satu investor terbesar di dunia dengan dana kelolaan nasabah asuransi lebih dari 650 miliar Euro. Sementara Allianz Global Investor dan PIMCO sebagai manajer aset mengelola 1,436 trilliun Euro aset tambahan milik pihak ketiga. Berkat integrasi sistematik ekologis dan kriteria sosial pada proses bisnis dan keputusan investasi, Allianz memegang posisi terdepan untuk perusahaan asuransi dalam Dow Jones Sustainable Index. Pada tahun 2018, lebih dari 142.000 karyawan di lebih 70 negara meraih total pendapatan 130.6 miliar Euro dan laba operasional sebesar 11,5 miliar Euro.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here