Pencak Silat PSHT Persiapkan Diri Menghadapi Kejuaraan Wilayah 2019 dan PON Papua 2020

0
40

 

Jakarta, Suarakristen.com

 

Pencak silat atau silat adalah suatu seni bela diri tradisional yang berasal dari Indonesia. Seni bela diri ini secara luas dikenal di Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura, Filipina selatan, dan Thailand selatan sesuai dengan penyebaran berbagai suku bangsa Nusantara.

Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) adalah bela diri khas Indonesia yang diajarkan dengan turun-temurun, mengajarkan tata krama, kesopanan, berperilaku yang baik, saling membantu, menolong yang lemah dan melindungi diri dari kejahatan.

Pertemuan sore Minggu (13/04/2019) kami menemui Kiran pelatih silat dari Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT). Ia mendapat mandat dari Ketua Cabang PSHT Jakarta Utara Didi Sugiono masa bakti 2017 – 2021. “Anggota pencak silat PSHT sedang berlatih mempersiapkan diri dalam rangka Kejuaraan Silat tingkat Wilayah Jakarta Utara yang akan berlangsung di Gedung Olahraga Jakarta Utara dari tanggal 18 – 20 April 2019,” ungkapnya.

PSHT berdiri tahun 1922. Dan hari ulang tahunnya selalu diperingati setiap tanggal tanggal 1 Syuro dengan mengadakan renungan / doa kepada pendiri. Jadi PSHT berdiri 23 tahun sebelum Republik Indonesia merdeka. Itu berarti PSHT memang dipersiapkan sebagai wadah untuk mempersiapkan pejuang-pejuang guna merebut kemerdekaan Republik Indonesia. Meski perjuang rakyat Indonesia hanya dengan menggunakan senjata tradisional yang sederhana seperti golok, troya, trisula dan lain-lain tetapi dengan kemampuan silat dapat menghantarkan Indonesia ke pintu gerbang kemerdekaan dan tentu atas rahmat Allah Yang Maha Kuasa.

“Sesuai AD/ART PSHT tingkat yang berlaku bagi anggota adalah setiap 6 bulan dilakukan ujian kenaikan tingkat dimulai dengan polos (hitam), jambon (abu-abu), hijau, putih kecil dan terakhir putih besar (mori) yang disebut warga tingkat I dilanjutkan tingkat II, tingkat III. Warga tingkat III mengesahkan warga tingkat II, warga tingkat II mengesahkan warga tingkat I,” jelas Kiran.

Baca juga  2019: PEOPLE POWER MELALUI QUICK COUNT POWER

Dalam sejarah Ikatan Pencak Silat Indonesia, Persatuan Setia Hati Teratai adalah salah satu perguruan pendiri IPSI. Dan setiap tahun akan diadakan kompetisi tingkat wilayah, tingkat DKI dan tingkat Nasional serta kejuaraan SEA Games dan Asian Games serta Olimpiade di samping kejuaran-kejuaraan dunia.

Dalam kesempatan minggu sore itu PSHT giat berlatih sehubungan dengan akan diadakannya Kejuaraan Wilayah Tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara yang diselenggarakan oleh IPSI guna menjaring atlet-atlet berprestasi untuk naik ke tingkat DKI. Sebagaimana kita ketahui pembinaan Silat di Indonesia cukup menggembirakan karena perolehan 14 medali emas dari 16

Nomor yang dipertandingkan di sumbangkan silat dalam Asian Games Tahun 2018 yang diselenggarakan di kota Jakarata dan Palembang, Indonesia adalah :

– Nomor Seni Silat Asian Games 2018 :
1. Tunggal Putra: Sugianto
2. Tunggal Putri: Puspa Arumsari (PSHT)
3. Ganda Putra: Yolla Primadona Jampil/Hendy
4. Ganda Putri: Ayu Sidan Wilantari/Ni Made Dwiyanti
5. Regu Putra: Nunu Nugraha/Asep Yuldan Sani/Anggi Faisal Mubarok
6. Regu Putri: Pramudita Yuristya/Lutfi Nurhasanah/Gina Tri Lestari

– Nomor Tanding Silat Asian Games 2018 :
1. Kelas B (50-55 kg) Putra: Abdul Malik
2. Kelas C (55-60 kg) Putra: Hanifan Yudani Kusumah
3. Kelas D (60-65 kg) Putra: Iqbal Candra Pratama
4. Kelas E (65-70 kg) Putra: Komang Harik Adi Putra
5. Kelas I (85-90 kg) Putra: Aji Bangkit Pamungkas (PSHT)
6. Kelas B (50-55 kg) Putri: Wewey Wita
7. Kelas C (55-60 kg) Putri: Sarah Tria Monita
8. Kelas D (60-65 kg) Putri: Pipiet Kamelia

Dari daftar nama tersebut Puspa Arumsari dan Aji Bangkit Pamungkas adalah atlet silat dari Persaudaraan Setia Hati Teratai yang mengharumkan nama perguruan.

Baca juga  Anies Baswedan Distribusikan Kartu Lansia Jakarta

Lasimin selaku pengurus PSHT Cabang Jakarta Utara menyampaikan, “Setiap Minggu sore Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) melaksanakan training centre di halaman Walikota Jakarta Utara untuk target persiapan PON tahun 2020 di Bumi Cendrawasih, Papua,” ungkapnya.

“Target kami adalah yang lebih baik yaitu meraih medali emas sebanyak-banyaknya. Target ini merupakan target menyeluruh dari Persaudaraan Setia Hati Teratai di seluruh Indonesia,” tambah Lasimin.

Salwa Kiana Tika Putri Kelas III SD Negeri 01 Semper Timur adalah salah satu wujud prestasi dari Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) sebagai Juara Pertama peraih Medali Emas Lomba pencak silat tahun 2018 dari rayon Cilincing.

( Johan Sopaheluwakan )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here