Pernyataan Sikap KSPI Mendukung Capres Prabowo Subianto.

0
118

 

Jakarta, Suarakristen.com

 

Bertempat di Hotel Mega Proklamasi. Pegangsaan, Menteng, Kota Jakarta Pusat,Sabtu 6/4 KSPI menggelar konferensi pers.

Adapun agenda dalam Konferensi Pers adalah :

1. Penjelasan tentang kesiapan 50 ribu buruh untuk menghadiri kampanye akbar pemenangan capres prabowo sandi pada 7 April di GBK.

2. Penjelasan survei KSPI di 140 kota industri, dimana 70% buruh memilih capres Prabowo Subianto, sebagai pasangan calon presiden no urut 02.

3. Sikap serikat pekerja SPN sebagai afiliasi KSPI yang mendukung capres Prabowo Subianto.

4. Penjelasan long march jalan kaki Surabaya – Jakarta oleh buruh dalam rangkaian sosialisasi pemenangan Prabowo – Sandi. Konferensi Pers ini akan dihadiri Presiden KSPI Said Iqbal dan beberapa pemimpin buruh lain, seperti SPN, FSPMI, ASPEK Indonesia, dll.

Program Tiga Aman Untuk Buruh & Rakyat

Buruh menjadi saksi betapa kebijakan negara dalam 4-5 tahun terakhir sangat tidak pro buruh dan rakyat kecil seperti

l. Sulitnya mencari lapangan kerja.

2. Maraknya ancaman kehilangan pekerjaan karena PHK terjadi di berbagai sektor industri, dan ketika ada lapangan pekerjaan diberikan kepada Tenaga Kerja Asing (TKA).

3. Kualitas pekerjaan sangat buruk seperti pemberlakuan program pemagangan yang lebih parah dari outsourcing.

4. Lebih dari itu ketika harga-harga kebutuhan hidup meningkat, sementara kenaikan upah dibatasi yang membuat daya beli dan kesejahteraan kaum buruh dan masyarakat makin jatuh, dan ketimpangan
kekayaan realitasnya makin buruk.

5. Kualitas pelayanan Jaminan Kesehatan juga menurun karena Negara setengah hati menjalankan program BPJS kesehatan.

6. Uang Buruh di BPJS ketenagakerjaan “diambil” namun satu sisi perhatian dan perlindungan sosial pemerintah kepada buruh makin menurun.

Baca juga  Optimalkan Perkembangan Wirausaha Sosial dan UKM, Bank DBS Indonesia Kembali Hadirkan SE Bootcamp 2019

Untuk itu, dalam rangka melaksanakan amanah konstitusi, kaum buruh Indonesia berkomitmen untuk mcnjadikan konstitusi scbagai landasan kebijakan ekonomi politik bangsa ini.

Melalui kepemimpinan Prabowo-Sandiaga Uno kita membutuhkan negara yang sehat dan kuat untuk menjalankan Redistribusi kekayaan Negara yang selama ini gagal di distribusikan olch pasar dan pemilik modal.

Tiga Aman Untuk Buruh & Rakyat

l. Aman bekerja (Job Security) untuk mcningkalkan produktivitas nasional antara lain,
a. Pcnciptaan lapangan pekerjaan yang layak.
b. Hapus Outsourcing dan perbudakan berkedok pemagangan.
c. Pcngangkatan Guru dan Tenaga Honorer sebagai PNS schinggga mempunyai hubungan kerja dan perlindungan yang jelas.
d. Pcngakuan dan perlindungan status hubungan kerja dan hak kesejahteraan bagi pengemudi ojek online.
e. Menolak masuknya TKA buruh kasar unskilled worker, khususnya dari China, yang mcngancam tcrbukanya lapanagan pckcrjaan baru bagi buruh lokal. f, Pcningkatan SDM tenaga kerja melalui wajib wajib belajar 12 Tahun karena pendidikan pekerja Indonesia sekarang ini 75% berpendidikan SMP ke bawah.

2. Aman Upah/Pcndapatan (income security) untuk meningkatkan kesejahteraan dan daya beli masyarakat antar lain :
a. Meninggalkan kebijakan upah murah Dengan mencabut PP No. 78/2015 tentang pengupahan dan memberlakukan survey kebutuhan hidup layak (KHL) menjadikan 84 item. Upah Guru dan tenaga honorer minimal sebesar upah minimum yang bcrlaku di daerah masing-masing.

3. Aman Jaminan sosial (Social Sccunty) agar masyarakal hidup dalam kenyamanan
antara lain.
a. Jaminan Kesehatan gratis.
b. Jaminan Pensiun bagi pekerja swasta yang nilai benefitnya sama dengan PNS dan TNI, POLRI.
c. Jaminan penggadaan rumah murah untuk buruh dunia rakyat kccil melalui program tabungan perumahan rakyat/tapera,
d Menyelenggarakan asuransi pengangguran unemployment insurance secara bertahap.

Baca juga  Komnas Perempuan: “Tunda Pengesahan: Cegah Negara Mengabaikan Prinsip-Prinsip HAM Perempuan dan Perlindungan Kelompok Rentan

KONTRAK POLITIK SEPULUH TUNTUTAN BURUH DAN RAKYAT YANG DISEBUT SEPULTURA Berikut ini adalah isi dari SEPULTURA yang di maksud

l. Meningkatkan daya beli pekerja/buruh dan masyarakat. Serta meningkatkan upah minimum pekerja/buruh dan masyarakat dengan Peraturan Pemerintah No. 78 th 2015.(fina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here