Pernyataan Sikap PP GMKI Terkait Aksi Penembakan di Slandia Baru

0
136

Jakarta, Suarakristen.com

 

Perdamaian merupakan amanat agung manusia dalam menjaga keseimbangan alam yang menjadikannya salah satu kunci keberlangsungan peradaban manusia dan makhluk ciptaan lainnya.

Terwujudnya Perdamaian tersebut adalah upaya untuk menghadirkan nilai kemanusian secara universal yang tidak tergantung padai ras, kelompok, agama, tradisi dan budaya. sehingga peristiwa kekerasan terhadap manusia sampai pada menghilangkan nyawa seseorang dengan sengaja dan terencana adalah bentuk penghinaan terhadap HAM yang melekat sejak dilahirkan dan tindakan tersebut merupakan bentuk kegagalan peradaban manusia. Oleh karena itu aksi penembakan yang terjadi di Lindwood, Slandia Baru pada hari jumat (15/3) sangatlah menciderai nilai kemanusiaan dan perjuangan nilai perdamaian.

Atas peristiwa tersebut Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) menyatakan sikap :

1. Meminta pemerintah Indonesia mendesak PBB untuk memberikan sanksi kepada pemerintah Selandia Baru dengan menetapkan negara Selandia Baru sebagai negara yang gagal melindungi keslamatan rakyatnya dan gagal menciptakan perdamaian dunia.

2. Meminta kepada pemerintah Indonesia melalui kedubes untuk Selandia Baru agar pemerintah Selandia Baru menertibkan peredaran senjata di tangan sipil.

3. Mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak terprovokasi terhadap kejadian tersebut dan tetap menjaga kerukunan dan perdamaian ditengah-tengah kehidupan bermasyarakat.

4. Menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya bagi keluarga korban dan mengutuk keras aksi biadab penembakan tersebut.

Demilian peryataan sikap Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI).

Damai Negriku, Damai Indonesiaku.Tinggi Iman, Tinggi Ilmu, Tinggi Pengabdian.
” Ut Omnes Unum Sint ”

KETUM : Korneles Galangjingjinay
SEKUM : David Sitorus

Baca juga  Proyeksi Politik 2024 Politika Research and Consulting (PRC) dan Parameter Politik lndonesia (PPI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here