Capri Nusa Garap Proyek di Nusa Penida

0
657

 

Jakarta, Suarakristen.com

 

PT Capri Nusa Satu Property menyiapkan proyek properti pariwisata terintegrasi di Nusa Penida, Klungkung, Bali. Kelak, proyek itu berisi luxury mansion, resort and spa, hotel, dan theme park.

“Tahap awal, kami membangun beach club dan 30 villa untuk disewakan di tepi pantai Atuh, Nusa Penida, Bali,” ujar Jansen Surbakti, Direktur Utama PT Capri Nusa Satu Property, di Jakarta, Minggu (17/2).

Capri Nusa mendapat dukungan kuat dari pemerintah dan warga setempat. “Kami sangat didukung oleh pemerintah setempat didalam melakukan investasi di daerahnya dan telah mendapat dukungan warga enam pemangku adat yang mewakili masyarakat desa,” tutur Jansen.

Dia menambahkan, tahap awal pembangunan menempati areal seluas 2,5 hektare (ha) dari total luas lahan 50 ha. Pengembangan awal itu membutuhkan investasi Rp 150 miliar. Lokasi vila persis di tepi pantai dengan pemandangan laut nan biru dan tebing hijau menawan. “Selain itu, lokasi kami juga diapit tiga pulau yang menambah eksotisnya Atuh Resort and Spa,” papar Jansen.

Menurut dia, di sisi lain, proyek yang diusungnya hadir untuk  mendukung program pariwisata nasional yang digulirkan pemerintahan Presiden Joko Widodo. Prospek industri pariwisata cukup besar termasuk wisata alam, wisata budaya, serta wisata buatan seperti event olah raga dan MICE. Kontribusi sektor pariwisata bahkan menyentuh sekitar US$ 17 miliar, melampaui pendapatan dari sektor sumber daya alam seperti minyak kelapa sawit.

“Pariwisata termasuk penyumbang devisa terbesar bagi Indonesia. Resor yang kami bangun dan kelola ikut mendukung peningkatan devisa sektor pariwisata,” harap dia.

Jansen optimistis resor yang digarapnya mendapat respons antusias dari pasar. Optimisme itu karena pantai Atuh sangat potensial, belum tersentuh dan sangat indah. “Potensi pasar besar, saat akhir pekan rata-rata didatangi 12 ribu turis, namun sekitar 95% turis menginap diluar Nusa Penida karena belum banyak penginapan di lokasi proyek kami,” kata dia.

Baca juga  Penjelasan Menkumham Atas Kabar Bebaskan Napi Narkoba dan Korupsi

Terkait hal itu, lanjutnya, Atuh Resor membidik wisatawan mancanegara (wisman) asal Eropa dan sebagian Asia. “Resor kami menyasar pasar wisatawan Eropa, seperti  dari Jerman, Inggris, Perancis, dan Rusia, sedangkan dari Asia adalah wisman asal Jepang,” tukasnya.

Dalam pengembangan resor tersebut Capri Nusa berencana menghimpun dana segar dari pasar modal. Mekanisme yang ditempuh adalah dengan melakukan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) pada kuartal pertama 2019. (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here